XL Axiata Beri Edukasi Layanan dan Jaringan 5G di Bali

Jakarta, Gizmologi – Pada Rabu (13/10) lalu di Denpasar, XL Axiata menggelar sesi edukasi dalam rangka perkenalan layanan dan jaringan 5G kepada masyarakat Bali. Bali dianggap memiliki nilai strategis dalam pengembangan layanan 5G, mengingat perannya sebagai destinasi wisata super prioritas. Serta jadi tempat dilangsungkannya pertemuan-pertemuan tingkat dunia.

Dalam ajang edukasi pengenalan jaringan 5G XL tersebut, hadir pula Direktur Teknologi & Chief Teknologi Officer XL Aciata, I Gede Darmayusa, Direktur & Chief Commercial Officer XL Axiata, David Arcelus Oses, dan Group Head XL Axiata East Region, Dodik Ariyanto.

“Acara ini merupakan salah satu tahapan dari persiapan XL Axiata untuk menggelar layanan 5G secara komersial dan massif nantinya. Bersama kota-kota penting lainnya, Bali menjadi salah satu wilayah yang akan menjadi prioritas implementasi jaringan 5G XL karena Bali adalah salah satu etalase Indonesia,” ujar I Gede Darmayusa. “Setiap tahun jutaan wisatawan domestik dan manca negara datang ke Bali, mereka akan menilai kenyamanan Bali antara lain dari keberadaan layanan data dan internet yang tersedia. Di situlah kita bisa ikut mendukung kebangkitan pariwisata Bali,” lanjutnya.

Pelanggan XL Axiata dapat yang penasaran dengan kemampuan jaringan 5G XL, dapat datang langsung ke XL Center Sunset Road di Jalan Sunset Road No. 818, Kuta, Kabupaten Badung, Bali. Pelanggan yang sudah memiliki smartphone yang mendukung 5G XL Axiata bisa mencoba langsung layanan 5G dari handset pelanggan, serta edukasi terkait jaringan 5G dari customer care representative XL Axiata.

Baca juga: Induk Perusahaan Lakukan Perbincangan, XL Axiata-Smartfren Bakal Merger?

XL Axiata Dukung Pembukaan Pariwisata Bali

Jelang dibukanya kembali objek wisata di Bali, XL Axiata juga memastikan bahwa jaringan mereka di Bali dalam kondisi prima. Peningkatan terus dilakukan XL Axiata, terutama untuk membangun jaringan 4G XL di seluruh penjuru Bali. Baik dalam peningkatan kualitas layanan data dan suara di wilayah perkotaan, maupun perluasan ke area yang belum terjangkau sebelumnya.

“XL Axiata sangat antusias dengan rencana pembukaan pariwisata (di Bali). Untuk itu, jaringan XL Axiata sudah kami siapkan guna menyambut segala keperluan mendukung kembalinya para wisatawan baik domestik maupun mancanegara,” ujar I Gede Darmayusa.

Meski industri pariwisata sempat mati suri setahun terakhir akibat pandemi, namun trafik data XL di Bali tetap mengalami peningkatan sekitar 16%. Dengan kenaikan trafik tertinggi ada di Singaraja dan Denpasar sebagai ibukota provinsi. Demikian juga sejak Bali dibuka kembali untuk wisatawan domestik pada awal Agustus 2021 lalu, trafik layanan data di jaringan 4G XL juga terlihat naik dan terus meningkat hingga saat ini.

Langkah konkrit menyambut dibukanya pariwisata di Bali, dapat dilihat dari cakupan area yang telah dipayungi jaringan XL. Ada 716 desa/ kelurahan di 57 kecamatan dan 9 kabupaten/kota di Bali kini sudah memiliki layanan. Dengan lebih dari 6.600 BTS, 2.400 di antaranya merupakan BTS untuk jaringan 4G.

Tinggalkan komen


Bagi 10 responden terpilih, berhak mendapatkan
saldo e-wallet masing-masing senilai Rp100 ribu.