Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Youtap & Pemkot Semarang Bekerjasama Digitalisasi Pelaku UMKM

1 351

Para pelaku usaha kini dituntut untuk beradaptasi dengan teknologi. Salah satunya adalah UMKM, menjadi salah satu yang paling terdampak oleh pandemi Covid-19 saat ini. Mereka harus dapat bertransformasi agar tetap dapat meraup keuntungan dan bertahan di masa sulit seperti sekarang, yaitu masa adaptasi kebiasaan baru.

Sebagai penyedia solusi all-in-one untuk bisnis, Youtap Indonesia melihat jika sudah sepatutnya digitalisasi UMKM perlu digaungkan serta didorong. Bukan hanya untuk bertahan di masa sekarang, namun juga agar dapat menyambut peluang di masa mendatang. Untuk itu, Youtap bekerja sama dengan pemerintah kota Semarang untuk realisasikan solusi aplikasi dagang pada ekosistem-ekosistem strategis UMKM.

Baca juga: Youtap Resmi Hadir, Jadi Teman Dagang Para UMKM Indonesia

Youtap Digitalisasi UMKM di Pasar & PKL Kota Semarang

Youtap & Pemerintah Kota SemarangEkosistem strategis UMKM yang dimaksud di antaranya adalah pasar dan PKL. Youtap ingin terus proaktif dalam mendukung pedagang, agar tetap bertahan dan tumbuh melalui penggunaan teknologi digital. Solusi yang ditawarkan mulai dari kemampuan pencatatan penjualan, kelola dagangan sampai penerimaan pembayaran non-tunai yang dinilai lebih aman selama masa pandemi berlangsung.

Berikan solusi secara komprehensif dan tepat bagi para pedagang, aplikasi dagang Youtap juga dinilai mudah dipahami oleh berbagai kelompok usia, dapat diunduh dari smartphone. Herman Suharto, CEO Youtap Indonesia menyebutkan jika pihaknya ingin UMKM bisa memahami potensi yang dimiliki, serta semakin baik dalam mengelola bisnis mereka.

Lewat sebuah rilis yang diterima Gizmologi di Jakarta (19/8), Herman menambahkan, “Sebagai bagian dari program Bersih Sehat Aman kami di masa pandemi ini, kami terus mendorong pembayaran untuk dilakukan secara non-tunai.” Dengan bekerjasama dengan Pemkot Semarang, Youtap berharap dapat membantu pemberdayaan UMKM, agar mereka siap bertahan di masa sekarang dan tetap maju memulai langkah digital.

Di wilayah Semarang sendiri, sudah tercatat sekitar 40 ekosistem pedagang yang terdigitalisasi dengan menggunakan sistem Youtap. Beberapa di antaranya adalah Pasar Peterongan, PKL Simpang 5, PKL Kalisari, PKL Kota Lama dan PKL Imam Barjo. Jumlah tersebut akan terus meningkat seiring dengan upaya Youtap untuk mendigitalisasi para UMKM.

Sementara untuk metode transaksi non-tunai sendiri, tercatat Jawa Tengah memegang angka tertinggi dalam adopsi transaksi cashless bagi mitra merchant baru, sebesar 34%. Data tersebut dihimpun selama dua minggu memasuki masa kenormalan baru. Dengan tidak memberikan uang fisik yang menyebabkan kita harus kontak fisik, persebaran virus bisa lebih ditekan.

Juga Berikan Solusi Untuk Jaga Kebersihan

Fasilitas cuci tangan Youtap Indonesia
Selain sediakan program antar barang, Youtap berikan fasilitas cuci tangan ke beberapa pasar dan perumahan.

Walikota Semarang, Hendrar Prihadi tentu memberikan apresiasi terhadap Youtap, dalam upayanya untuk mendorong digitalisasi pelaku UMKM di Semarang. “Sejalan dengan semangat Bergerak Bersama, maka upaya pemerintah dalam mendorong perekonomian, khususnya di kota Semarang ini menjadi terasa lebih mudah dengan adanya kerja sama antara pemerintah, swasta dan masyarakat,” tambahnya.

Lewat inisiatif sekaligus fasilitas yang diberikan, Hendrar berharap semangat serta kegigihan bisa jauh meningkat dari para pelaku usaha, dalam beradaptasi di masa kenormalan baru hingga akhrinya roda ekonomi bisa berjalan dengan lancar. Selain itu, Youtap juga turut membangun ratusan wastafel di Semarang, setelah sebelumnya di Bandung dan Tangerang Selatan.

Youtap menghadirkan fasilitas cuci tangan tersebut tidak hanya di lokasi perbelanjaan, melaikna juga area lain seperti kantor camat, puskesmas, fasilitas publik lainnya hingga kantor walikota. Juga membagikan masker yang akan dibagikan di area pasar untuk ciptakan lingkungan yang lebih sehat di ekosistemnya.