YouTube Sembunyikan Jumlah “Dislike” Demi Kesehatan Mental Konten Kreator

Jakarta, Gizmologi – YouTube memutuskan untuk menyembunyikan jumlah ‘dislike’ (ikon jempol ke bawah/tidak suka) pada video yang diunggah. Perubahan ini ditujukan demi kesehatan mental konten kreator dari serangan dislike atau bentuk perundungan lainnya.

Hal itu disampaikan YouTube dalam blog resminya, dengan berlakunya kebijakan ini, para penonton YouTube tak lagi bisa melihat angka jumlah dislike di sebuah video. Meski demikian bukan berarti tombol ‘dislike akan dihilangkan.

Pengguna YouTube masih bisa melihat ikon dislike dan meng-kliknya, apabila mereka tidak suka dengan isi konten di dalam video yang sedang mereka tonton. Selain itu, kreator konten atau pengunggah video, tetap dapat melihat jumlah dislike yang ia terima melalui halaman YouTube Studio bersamaan dengan data analitik terkait performa video mereka.

Dilansir TechCrunch, jumlah dislike di video akan mulai dihilangkan secara bertahap di semua platform YouTube, termasuk semua perangkat dan web. Langkah ini mengikuti eksperimen yang dilakukan YouTube beberapa bulan yang lalu untuk melihat apakah perubahan seperti ini bisa mengurangi serangan dislike atau pelecehan.

“Dalam masa uji coba, kami mendengar bahwa beberapa pengguna melihat jumlah dislike sebagai pertimbangan untuk menonton sebuah video,” jelas YouTube dalam sebuah pernyataan.

Kesehatan Mental Konten Kreator

YouTube menjelaskan bahwa jumlah ketidaksukaan publik dapat memengaruhi kesejahteraan pembuat konten. Bahkan tak sedikit penonton yang kerap melakukan trolling untuk menambah jumlah dislike di sebuah video.

Di sisi lain, jumlah dislike sering dipakai oleh penonton sebagai indikator kualitas konten video yang diunggah. Misalnya video yang bersifat spam atau clickbait pasti memiliki jumlah dislike yang cukup besar.

“Kami tahu beberapa pengguna mungkin tidak akan setuju dengan kebijakan ini, namun, kami percaya ini langkah yang tepat untuk platform YouTube,” imbuh YouTube.

YouTube bukan satu-satunya platform media sosial yang menyembunyikan metrik seperti jumlah like dan dislike. Instagram belum lama ini meluncurkan fitur di mana pengguna bisa menyembunyikan jumlah like yang ada di postingannya.

Menurut Instagram, hal itu bertujuan untuk mengurangi tingkat kecemasan dan komparasi sosial antara penggunanya, supaya tak sekadar berlomba atau adu banyak likes. Selain itu, jumlah likes juga disembunyikan supaya pengguna tidak terobsesi dengan angka metrik tersebut, yang konon dapat memengaruhi kesehatan mental.

Tinggalkan komen