Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Cara Membuat Status WhatsApp dengan Foto & Video

Fitur Status WhatsApp memungkinkan kita untuk memajang foto, video pendek, dan GIF, sebagai status yang bakal hilang dalam 24 jam.

0 5.267

Hari ini, media sosial ramai dengan hadirnya fitur baru status WhatsApp yang konsepnya serupa dengan Snapchat dan Instagram Stories. Sesuai namanya, fitur Status WhatsApp ini memungkinkan kita untuk memajang foto, video pendek, dan GIF, sebagai status di aplikasi WhatsApp. Status tersebut bakal hilang dalam 24 jam.

Jan Koum, CEO & Pendiri WhatsApp, pada tulisan di blog resminya, mengatakan delapan tahun silam, tepatnya Februari 2009, mereka mulai membuat satu baris kode yang kemudian melahirkan sebuah aplikasi WhatsApp.

Ide orisinil di balik proyek ini adalah untuk membangun aplikasi yang memungkinkan kita untuk mencari teman dan kontak yang lain tahu apa yang sedang kita kerjakan. Inilah tampilan sebulan sebelum ditambahkannya fitur messaging, versi pertama aplikasi WhatsApp.

Bahkan setelah menambahkan fitur messaging, fungsionalitas status yang “hanya teks” di WhatsApp tidak berubah. Kemudian, Jan Koum dan rekannya Brian berencana untuk membuat proyek yang meningkatkan kemampan fitur status WhatsApp.

Hari ini, bertepatan dengan menjelang usia 8 tahun WhatsApp yang dirayakan tiap 24 Februari, layanan pesan instant yang sekarang dimiliki Facebook tersebut meluncurkan fitur terbarunya.

“Mulai hari ini, kami mengeluarkan update untuk status WhatsApp, yang memungkinkan Anda untuk berbagi foto dan video dengan teman dan kontak di WhatsApp dengan cara yang mudah dan aman. Karena bahkan status update Anda dienkripsi secara end-to-end,” ujar Jan Koum.

 

 

Langkah Membuat Status WhatsApp

Pertama, Anda harus memperbarui aplikasi WhatsApp yang bisa dilakukan melalui Google Play Store untuk perangkat Android dan App Store bagi pengguna iPhone.

Setelah berhasil di-update, buka aplikasi WhatsApp. Anda bakal menemukan tampilan baru aplikasi WhatsApp di mana terdapat tab baru bertuliskan “Status” di antara tab “Chats” dan “Calls” di bagian atas. Selain itu, ada juga tab ikon kamera di sisi paling kiri.

Selanjutnya, langkah ketiga adalah mulai membuat konten. Anda bisa mengunggah foto, video pendek, atau GIF, lewat tab ikon kamera tadi. Aplikasi akan langsung membuka kamera untuk menjepret momen atau merekamnya dengan batas durasi 35 detik. Andapun dapat mengambil foto, video pendek, atau GIF, yang tersimpan di galeri smartphone.

Langkah keempat, hias konten. Anda bisa menuliskan teks, memberi goresan warna-warni, serta menempelkan stiker pada konten yang hendak diunggah. Konsep ini mirip dengan yang ada Snapchat atau Instagram Stories.

Langkah terakhir, pasang konten status dan lihat konten status teman. Di sini, Anda bisa memilih agar konten status itu bisa dilihat semua kontak di WhatsApp atau hanya untuk kontak-kontak tertentu saja. Kamu bisa melakukannya lewat pengaturan “Status Privacy”.  Jika ingin melihat konten status yang dibagikan teman, Anda bisa berkunjuk ke tab bertuliskan “Status”. Ingat, konten yang Anda bagi hanya bertahan 24 jam. Setelah itu, konten akan dihapus WhatsApp.