Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Review ASUS Zenfone 4 Selfie Pro: Untuk yang Ingin Lebih Mahir Swafoto

0 1.894

Keberadaan smartphone untuk swafoto (selfie) masih tetap menjadi nilai jual yang menarik di Indonesia. ASUS walaupun bukan market leader di segmen ini, terus berusaha untuk ambil bagian mendapatkan porsi kue smartphone selfie. Setelah meluncurkan Zenfone Selfie perdananya yang fenomenal di tahun 2015, kini mereka menelurkan generasi penerusnya dengan sekaligus dua produk yaitu ASUS Zenfone 4 Selfie Pro & Zenfone 4 Selfie.

Mengapa sampai dua? ASUS memang suka begitu. Beberapa varian produknya yang mirip namun dengan spesifikasi berbeda dibuatkan seri tersendiri. Kedua produk tersebut merupakan bagian dari jajaran Zenfone 4 yang jumlahnya cukup banyak. Pada artikel ini, kami lebih fokus membahas seri Asus Zenfone Selfie 4 Pro yang merupakan flagship untuk swafoto.

Desain

Kami langsung jatuh cinta begitu melihat desain ponsel ini dengan warna merah yang begitu menggoda. Sebenarnya ada tiga pilihan warna yaitu Deepsea Black, Sunlight Gold, dan Rouge Red. Namun harus diakui warna merah ini yang memberi pengaruh alias daya pikat yang kuat. Warnanya begitu pas, tidak mencolok. Ada efek menggoda sekaligus menenangkan. Sehingga secara keseluruhan, desainnya tampak begitu indah.

Saat pertama kali menggenggam smartphone ini, yang terasa adalah kesan solid dan premium. Kedua kesan tersebut melekat erat pada perangkat ini. Impresi ini semakin kentara setelah merasakan, ternyata sang smartphone juga memiliki bodi yang tipis dengan ketebalan hanya 6.85mm serta bobot ringan yakni 147 gram.

Pada bodi bagian belakang, ASUS ZenFone 4 Selfie Pro dirancang menggunakan aluminum alloy dengan konsep unibody. Berdasarkan informasi yang kami peroleh, untuk merancang desain bodi ini, ASUS mengggunakan Nano Molding Technology atau NMT. Yaitu sebuah cara untuk membuat padanan bodi alumunium alloy dan desain yang dipakai pada device tersebut, semakin kokoh serta punya nilai estetika yang baik.

Penggunaan alumunium alloy tidak hanya membuatnya kuat, tetapi sekaligus juga menjadikan bodinya enteng. Smartphone berbobot 147 gram ini, juga sangat cantik karena memiliki bezel yang tipis dengan screen to body ratio mencapai 76,7 persen.

Secara umum, ASUS telah berjasil merancang desain ponsel yang cukup apik. Tidak ada terobosan desain atau mengikuti tren Full View Display yang sedang tren, tapi cukup sedap dipandang dan enak digenggam. Oh ya, sebelum beranjak ke bagian bawah, sebaiknya tonton sebentar video unboxing kami ya.

Layar & Antarmuka

Sebagaimana yang saya singgung di atas, desain body ASUS ini masih konvensional. Tidak ada terobosan baru yang membuatnya benar-benar berbeda. Atau pun mengikuti tren Full View Display seperti yang tengah diadopsi beberapa ponsel terkini. Penggunaan Full View Display membuat tampilan layar lebih maksimal karena memakai hampir seluruh permukaan.

Sedangkan pada ASUS ZenFone 4 Selfie Pro masih seperti ponsel pada umumnya. Layarnya dibekali layar AMOLED dengan tingkat kecerahan 500nits dan resolusi Full HD (1920 x 1080). Layar juga memakai konsep 2,5D serta dilapisi dengan pelindung Gorilla Glass.

Secara umum, kualitasnya sama dengan ponsel Full HD lainnya. Kendati masih konvensional , namun dengan bezel yang tipis rasio 76.7% screen to body, sehingga lebih efektif di mana bodynya tidak terlalu besar dan tetap tipis. Sehingga masih enak dipandang.

Tampilan layar diperkuat dengan antarmuka terbaru ZenUI 4.0 yang masih fresh.

Dibandingkan dengan UI versi sebelumnya, desain ZenUI 4.0 terlihat lebih bersih dengan ikon dan wallpaper yang lebih segar. Ternyata, ASUS telah menyingkirkan 29 aplikasi yang sangat jarang dimanfaatkan oleh pengguna. Agar semakin banyak ruang yang tersisa dari kapasitas internal storage yang bisa dipakai. Pantas saja, rasanya menjadi lebih ringan.

ASUS melakukan beberapa pembaruan terkait user Interface ini. Seperti galeri dengan pendekatan AI (articial intelegence) berupa facial recognition. Sehingga mampu mengelompokan foto-foto yang pernah terdeteksi sebagai famili atau teman itu ke dalam grup khusus yang telah dibuat oleh pengguna sebelumnya.

Selanjutnya Page Marker untuk browser Chrome yang dapat digunakan untuk menandai halaman web yang ingin disimpan. Kemudian Safeguard SOS yang berguna saat dalam keadaan yang tidak baik atau situasi darurat. Ketika mengaktifkan fitur ini, kita bisa menggunakan fitur SOS Call yang secara otomatis menghubungi telefon emergency seperti kepolisian dan sebagainya. Fitur satunya lagi akan mengirimkan pesan berupa lokasi Anda kepada teman yang telah Anda tentukan.

Kamera

Swafoto menjadi nilai jual utama ASUS ZenFone 4 Selfie Pro sehingga fitur kamera depan lebih diunggulkan dibanding kamera belakang, terlihat dua lensa yang bisa dipakai untuk selfie dan wefie. Kamera pertama dengan sudut pandang 83 derajat memiliki resolusi yang sebenarnya 12MP namun dalam bahasa marketingnya disebut 24 MP. Karena mengusung teknologi DuoPixel yang memungkinkan resolusi foto bisa ditingkatkan dua kali dengan kualitas yang setara. Sementara kamera satunya lagi dengan resolusi 120 derajat wide angle hanya memiliki resolusi 5MP.

Kamera selfie utama ASUS Zenfone 4 Selfie Pro terdapat di sebelah kiri memiliki diafragma lensa f/1.8 dan sensor Sony IMX362 dengan ukuran lensa 1/2.55″ serta ukuran piksel 1.4µm untuk tingkat sensitivitas cahaya 2x lebih baik. ASUS juga mengembangkan teknologi SuperPixel Engine yang mengontrol sensor sensitivitas cahaya dengan pintar dan mengurangi noise gambar, menghasilkan foto HDR berkualitas, termasuk di kondisi kurang cahaya.

Sementara lensa untuk wide angle yang bisa memotret dengan Field of View (FoV) 120 derajat terletak di sebelah kanan. Lensa tersebut memungkinkan penggunanya untuk memotret maupun merekam video dengan frame yang lebih luas.

Ketika hendak mengambil foto selfie secara wide menggunakan mode potrait, resolusi maksimal yang diperbolehkan adalah 5MP. Mode ini terbilang unik dan jarang terdapat pada smartphone yang mengandalkan kamera depannya lainnya. Namun sebenarnya akan lebih baik jika resolusinya juga 12MP sehingga hasil foto selfie wide angle akan lebih maksimal.

Satu hal lagi yang menarik, kamera depan sanggup merekam video beresolusi 4K UHD (3840 x 2160). Resolusi yang semakin tinggi memungkinkan pengalaman menonton menjadi lebih nyata, gambar lebih detil dan tajam. Walaupun proses upload dan pembuatan videonya pasti memakan waktu lebih lama. Saat merekam video selfie, EIS (Electronic Image Stabilizer) membuang semua getaran yang masuk sehingga hasil video menjadi sangat stabil. Walaupun idealnya memakai OIS (Optical Image Stabilizer), tapi masih sedikit lebih baik daripada tidak ada sama sekali.

Untuk mengambil foto bokeh dengan latar belakang yang buram, kita bisa menggunakan mode Portrait baik pada kamera depan maupun belakang. Jika digabungkan dengan mode Beautification yang meningkatkan kualitas wajah, hasilnya bakal lebih bagus lagi.

Beautification Mode secara cerdas akan meningkatkan kualitas wajah pengguna (baca: mempercantik) dengan efek seperti polesan makeup termasuk pemulusan kulit dan juga pemutih warna kulit.Tak hanya efek blush on dan perbaikan warna, modifikasi mata bahkan sampai mempertirus pipi juga tersedia. Efek pemercantik wajah juga bisa diset dalam beberapa tingkatan dan dapat dilihat secara real-time sebelum difoto dan kemudian hasilnya disimpan sebagai sebuah dokumentasi pribadi.

Walaupun pada seri ini Asus menitikberatkan fokus pada kamera depan untuk kebutuhan swafoto, namun kualitas kamera belakangnya juga cukup baik. Di belakang, ada lensa kamera beresolusi 16MP yang dipersiapkan untuk menemani aktivitas fotografi penggunanya.

Beberapa kemampuan yang dimiliki kamera belakang antara lain sistem autofocus yang cepat (0,03 detik) menggunakan teknologi PDAF (Phase Detection Autofocus Technology) System, sistem stabilisasi pengambilan video elektronik yang dinamakan Electronic Image Stabilization (EIS) untuk shooting Full HD. Yang menarik, kamera belakang ini juga mampu mengambil video hingga resolusi 4K dan menjepret foto dengan mode RAW.

Hasil Foto ASUS Zenfone 4 Selfie Pro

Selfie (kamera depan)
Selfie auto (night)
Selfie beauty mode
Selfie auto (outdoor)
Kamera utama (indoor)
Photo session

We Love Photo

Model

Jalanan Jakarta di malam hari

Kamera belakang (outdoor)
Gedung Apartemen

Pembangunan Underpass Kuningan

Galeri Hasil Foto Lengkap
ASUS Zenfone 4 Selfie Pro” height=”450″ />

Konektivitas

ASUS Zenfone 4 Selfie Pro dibekali dengan konektivitas yang sangat lengkap. Ponsel ini memakai SIM Card Dual SIM jenis Nano di mana keduanya bisa aktif bersamaan. Salah satu slotnya bersifat hybrid yang bisa diganti dengan micro SD. Menurut kami, dengan kapasitas 64GB sudah mencukupi sehingga tidak perlu micro SD lagi. Kalaupun butuh kapasitas tambahan, lebih enak memakai layanan cloud.

Konektivitas 4G LTE sudah menjadi hal wajib di mana ponsel ini mendukung LTE Cat  yang secara teori bisa mengunggah data dengan kecepatan hingga 50 Mbps dan mengunduh data hingga 150 Mbps. Tentu saja ini tergantung dari jaringan operator seluler.  Ponsel ini mendukung frekuensi FDD-LTE (Bands 1, 3, 5, 7, 8, 20)
TD-LTE (Band 40)  yang artinya sebagian besar kartu 4G LTE dari operator seluler bisa dipakai di sini.

 

Sayangnya, ada dua poin dalam hal konektivitas ini yang menurut kami menjadi minus dari ASUS Zenfone 4 Selfie Pro. Yaitu masih belum mengadopsi terbaru USB Type C yang membuat proses tansfer data antar perangkat dan isi daya menggunakan kabel menjadi lebih cepat. Ponsel ini masih sertia dengan port model lama micro USB 2.0. Padahal kebanyakan smartphone terbaru sudah mengadopsi Type C.

Selain itu, ZenFone 4 Selfie Pro juga masih belum memiliki NFC di mana saat ini fiturnya cukup penting terutama untuk masyarakat yang tinggal di perkotaan besar. Untuk konteks di Jakarta, kegunaan utama NFC adalah memudahkan kita top-up dan mengecek saldo kartu e-money.

Performa

Sebelum membahas lebih lanjut, kita bahas sedikit spesifikasi teknis utama dari ASUS ZenFone 4 Selfie Pro ZD552KL. Smartphone ini memiliki jeroan mesin antara lain, CPU Qualcomm Snapdrgon 625 octa core SoC (8x ARM Cortex A53), GPU Qualcomm Adreno 506, RAM 4GB, storage 64GB, layar resolusi Full HD, sistem operasi Android 7.1.1 yang dilapisi oleh user interface atau sistem antarmuka ZenUI 4.0.

Dari sisi kinerja, setelah menggunakan ponsel ini dalam kurun waktu 1 minggu, performa smartphone ASUS ZenFone 4 Selfie Pro ZD552KL cukup mumpuni untuk menjalankan aplikasi terkini, grafis dan game. Kemampuan prosesornya saat bekerja, baik dalam modus single-core ataupun multi-core cukup mumpuni.

Mengedit video hasil rekaman kamera Asus Zenfone Selfie 4 Pro langsung di perangkatnya menggunakan aplikasi FilmoraGo ataupun Kinemaster tidak ada masalah. Kami merasa sangat puas dengan performa yang diberikan smartphone yang satu ini.

Multitasking juga terasa amat lancar. Tidak ada kendala ketika harus berpindah dari satu aplikasi ke aplikasi lainnya ketika sistem sedang berjalan. Secara teknis, di atas kertas kecepatan prosesornya mampu mendulang speed hingga 2.20GHz dan performa tersebut terasa gegas. Kesimpulannya, tidak ada yg perlu dikhawatirkan dari performa smartphone ini.

Spesifikasi Asus ZenFone 4 Selfie Pro

ASUS ZenFone 4 Selfie Pro (ZD552KL)
Klik foto di atas untuk melihat spesifikasi lebih detail

General

Device Type Smartphone
Model / Series ASUS ZenFone 4 Selfie Pro (ZD552KL)
Released 25 Oktober, 2017
Status Available
Price IDR 4.999.000

Platform

Chipset Qualcomm Snapdragon 625 Mobile Platform 4nm,
CPU 64-bit Octa-core Processor
GPU Adreno 506
RAM (Memory) LPDDR3 4GB
Storage eMCP 64GB, support micro SD hingga 2TB
Operating System Android 7.0 Nougat
User Interface ASUS ZenUI 4.0

Design

Dimensions 154.02 x 74.83 x 6.85 mm
Weight 147 g
Design Features Color: Deepsea Black, Sunlight Gold, Rouge Red
Battery 3000mAh non-removable battery with fast charging
Teknologi powersaving FinFET LPP (Low Power Plus)

Network

Network Frequency FDD-LTE, TD-LTE, TD-SCDMA, WCDMA/HSPA+/DC-HSDPA, GSM/GPRS/EDGE

FDD-LTE (Bands 1, 3, 5, 7, 8, 20)
TD-LTE (Band 40)

WCDMA (Bands 1, 5, 8)

GSM (850, 900, 1800, 1900 MHz)
SIM Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by), Hybrid
Data Speed LTE Cat4: UL 50 / DL 150 Mbps

Display

Screen Type AMOLED
Size and Resolution 5.5-inci Full HD (1920 x 1080)
Touch Screen Capacitive touch panel with 10 points multi-touch
Features rasio 76.7% screen-to-body

kecerahan 500nits

lebih dari 100% NTSC high color gamut display

2.5D Corning® Gorilla® Glass untuk proteksi layar terbaik

1.7mm slim bezel

Bluelight filter untuk perlindungan mata
Panel sentuh kapasitif dengan 10 titik multi touch (mendukung sentuhan sarung tangan)

Camera

Multi Camera Yes (Front)
Rear 16 MP Sony IMX 351, F/2.2 aperture
Front Dual Camera: 12 MP (Sony IMX362 DuoPixel 24 MP,1/2.55" sensor large, 1.4µm pixel, F1.8 aperture) + 5 MP wide-angle 120°
Flash LED Flash (front & rear)
Video [email protected]
Camera Features Pixel Master, SelfieMaster, GIF, Panorama, Time lapse, Slow Motion

Connectivity

Wi-fi Wi-Fi 802.11 b/g/n, hotspot, WiFi Direct
Bluetooth Bluetooth 4.2
USB micro USB 2.0, USB On-The-Go
GPS Yes, with A-GPS, GLONASS, BDS
HDMI No
Wireless Charging No
NFC
Infrared No

Smartphone Features

Multimedia Features - Xvid/MP4/H.265 player
- MP3/WAV/eAAC+/FLAC player


Hi-Res audio 192kHz/24-bit standard
FM Radio Yes
Web Browser HTML5 (Android Browser)
Messaging SMS (threaded view), MMS, Email, Push Mail, IM
Sensors Sensor fingerprint depan (0.2 detik unlock, mendukung 5 fingerprints), Accelerator, E-Compass, Gyroscope, Proximity sensor, Ambient light sensor, Front RGB sensor
Other - 5-magnet speaker dengan NXP Smart Amp
- Dual internal microphones dengan Teknologi ASUS Noise Reduction
- Document viewer
- Photo/video editor