Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Review Nokia Power Earbuds Lite: TWS Pertama, Baterai Prima

1 4.677

Dengan semakin banyaknya produsen smartphone yang juga merambah untuk rilis perangkat IoT, membuat HMD Global selaku pemegang lisensi merk smartphone Nokia tertantang untuk ikut terjun melebarkan sayapnya. Sepanjang tahun 2020, ada dua perangkat earphone TWS yang diluncurkan, salah satunya yaitu Nokia Power Earbuds Lite.

Ya, Nokia Power Earbuds Lite adalah earphone TWS yang menjadi penawaran paling terjangkau dari keduanya. Berbeda dengan smartphone, tak banyak yang bisa diberikan oleh masing-masing produsen untuk membuatnya beda dari yang lain. Dalam kata lain, diferensiasi yang ditawarkan oleh HMD lewat TWS terbarunya bisa dibilang tidak banyak.

Yang diunggulkan, sesuai dengan namanya adalah “power”. Power di sini bukan berarti keluaran suara yang kencang dengan dentuman bass menggelegar, tetapi lebih ke daya tahan baterai. Dibandingkan earphone TWS sekelasnya, rilisan HMD punya masa pakai penggunaan total yang lebih lama. Sebuah fitur yang cukup krusial untuk aksesori yang umumnya digunakan sepanjang hari.

Lalu apakah penawaran awal dari HMD Global ini cocok dan bisa berkompetisi dengan earphone TWS lainnya yang sudah ada di pasaran? Berikut pengalaman saya menggunakan Nokia Power Earbuds Lite selama dua pekan pemakaian.

Desain

Desain Nokia Power Earbuds Lite

Melihat dari segi tampilan, tentunya kamu tidak bisa bilang kalau earphone TWS yang satu ini “Nokia banget”, karena memang tidak mencerminkan Nokia sama sekali. Secara keseluruhan, profil Nokia Power Earbuds Lite tampil sederhana. Tidak terlihat kinclong maupun menarik perhatian, tapi juga secara positif.

Charging case-nya punya ukuran relatif kecil untuk kapasitas baterai yang besar. Tampil dalam warna yang tidak mencolok, finishing-nya gunakan permukaan doff. Tidak licin, namun juga sedikit sulit untuk dibersihkan dari bekas sidik jari. Bobot totalnya masih cukup ringan di 48 gram.

Nokia Power Earbuds Lite

Nokia tidak memberikan lampu indikator di bodi luar, hanya ada logo Nokia di depan dan port USB-C di belakang. Saat tutupnya dibuka, kamu akan disambut dengan empat lampu indikator kapasitas baterainya, seluruhnya berwarna putih. Mekanisme tutupnya sendiri cukup kuat, meski terasa kesan plastiknya.

Desain earbud-nya sendiri juga sangat simpel. Meski terlihat besar, saat dipasang ke telinga, tidak terlalu terlihat saat sedang digunakan. Cocok bagi kamu yang tidak suka model seperti AirPods. Masing-masing earbud dilengkapi lampu indikator untuk proses pairing. Materialnya juga plastik, dengan desain eartip custom. Ada tiga opsi ukuran yang bisa dipilih.

Nokia Power Earbuds Lite

Di telinga saya, desain earbud-nya membuat suara luar hampir tidak terdengar sama sekali, serasa punya fitur active noise cancellation. Bisa dianggap sebagai nilai plus, namun jika berlama-lama, membuat telinga saya terasa lelah. Ini bisa berbeda di tiap orang, ya. Yang pasti, tetap aman digunakan meski sedang berkeringat atau hujan sekalipun, berkat sertifikasi IPX7.

Fitur

Nokia Power Earbuds Lite

Sama seperti tampilannya yang sederhana, Nokia Power Earbuds Lite juga tidak memiliki banyak fitur di dalamnya. Di situs resminya, tidak ada keterangan perihal jumlah mikrofon di masing-masing earbud. Namun sepengelihatan saya, hanya ada satu dan terletak di bagian bawah luar. Juga tidak ada fitur khusus seperti noise-cancelling untuk telepon.

Dan benar saja, saat digunakan untuk melakukan panggilan suara, seringkali saya harus berbicara sedikit lebih keras dibandingkan ketika saya menggunakan Galaxy Buds Plus. Namun masih lebih nyaman untuk berkomunikasi dari Galaxy Buds versi pertama. Dengan kata lain, oke saja, alias tidak spesial.

Perangkat ini juga belum mendukung protokol Google Fast Pair serta seamless switching—harus diputus terlebih dahulu sebelum ingin disambungkan ke perangkat lain. Namun setidaknya, ada fitur wear detection yang dapat hentikan musik ketika perangkat dilepaskan ke telinga.

Pengoperasian

Nokia Power Earbuds Lite
Masing-masing earbud dilengkapi dengan panel sentuh. Dan seperti yang terlihat, keduanya sangat mudah kotor, meski juga mudah dibersihkan.

Karena tidak ada aplikasi khusus, pengguna tidak bisa mengatur pintasan gestur dari masing-masing sisi earbud. Namun yang saya suka dari Nokia Power Earbuds Lite adalah pintasannya yang cukup banyak. Total ada empat pintasan, termasuk mengendalikan volume langsung dari earbud.

Tap sekali di kiri dan kanan untuk play/pause musik, sementara untuk menurunkan volume bisa tap earbud kiri dua kali (atau kanan dua kali untuk naikkan suara). Tap tiga kali untuk skip lagu, sementara untuk memanggil asisten Google atau Siri bisa dengan menahan dua sisi earbud. Terhitung cukup lengkap, tidak banyak earphone TWS yang bisa berikan pintasan sebanyak ini.

Mendukung konektivitas Bluetooth 5.0, kualitas sambungannya ke smartphone bisa dibilang cukup baik. Masih bisa terganggu kalau pengguna melewati beberapa gedung tinggi di area SCBD, tapi juga masih dalam taraf normal. Juga tidak ada masalah kalau kamu mau pakai hanya earbud bagian kiri atau kanannya saja.

Sedikit catatan, selama masa pakai dua minggu, saya dua kali mengalami glitch di mana pitch lagu dari Spotify sedikit berubah 1-2 tingkat. Terjadi dalam beberapa detik, kemudian otomatis kembali normal. Semoga hanya terjadi di unit yang saya ulas saja.

Baterai

Nokia Power Earbuds Lite

Bagian ini menjadi keunggulan yang ditawarkan oleh HMD Global lewat Nokia Power Earbuds Lite. Kapasitas baterainya tergolong besar—60 mAh di masing-masing earbud, dan 600 mAh di charging casenya. Gunakan port USB-C, perangkat ini belum mendukung wireless charger. Namun pengisiannya tak memakan waktu lama, kurang lebih satu jam.

Lalu bagaimana dengan daya tahannya? Untuk sekali pakai, sesuai klaim, bisa sampai 5 jam. Tergolong standar, memang. Namun charging case-nya bisa berikan daya kembali sampai enam kali, alias total waktu hingga 35 jam. Sehingga tak perlu mengisi daya terlalu sering tiap minggunya.

Kualitas Audio

Nokia Power Earbuds Lite

Untuk keluaran suara dari earbud-nya, bisa dibilang tergolong baik dan powerful. Untuk sebuah perangkat dengan ukuran driver 6mm ya, jadi tidak bisa disamakan dengan lainnya yang punya dimensi driver lebih besar. Karakteristiknya cenderung hangat dengan bass yang lebih dominan. Sehingga bakal cocok untuk kebanyakan orang, kecuali kamu yang utamakan treble atau clarity.

Mendengarkan lagu dari Tame Impala, Arctic Monkeys sampai pop seperti Ariana Grande masih cocok-cocok saja. Kualitasnya pun tetap setara, baik ketika saya menyambungkannya ke Samsung Galaxy M51 maupun iPhone XR.

Kesimpulan

Kelengkapan Nokia Power Earbuds Lite

Saat ulasan ini dibuat, Nokia Power Earbuds Lite dibanderol seharga 60 Euro di luar negeri, atau sekitar Rp1 juta. Pihak HMD Indonesia sendiri belum menjual atau umumkan harga, meski dipastikan bila perangkat audio kecil satu ini bakal hadir resmi di Tanah Air. Di harga yang sama, perangkat ini memiliki beberapa kompetitor yang punya kualitas cukup baik.

1MORE ColorBuds tampil dengan warna yang ngejreng dan kustomisasi tingkat tinggi, lalu juga ada realme Buds Air Pro sudah dilengkapi fitur ANC dan transparency mode. Sementara rilisan HMD yang satu ini hadir sangat sederhana, baik secara fitur dan tampilan. Kalau memang mengejar daya tahan baterainya saja, ditambah desain tidak mencolok, Nokia Power Earbuds Lite cukup layak untuk dipilih.

Spesifikasi Nokia Power Earbuds Lite

Speaker: 6mm graphene driver per earbud
Mic: 2 microphones (1 per earbud)
Warna: Charcoal, Fjord, Snow
Berat: 5 gram (earbud), 43 gram (case)
Charging port: USB-C
Baterai: 60 mAh (per earbud), 600 mAh (charging case)
Waktu Charge : -+60 menit (lewat kabel)
Music playback: 5 jam
Total playback: 35 jam
Konektivitas: Bluetooth 5.0
Daya tahan: IPX7 tahan cipratan air, keringat & hujan
Fitur: touch gesture
Harga resmi: 60 Euro (Rp1 Jutaan)
Review Nokia Power Earbuds Lite
8 / 10 Reviewer
{{ reviewsOverall }} / 10 Users (0 votes)
Design8
Audio Quality8
Features7
Battery9
Pros
- Desain simpel & tidak mencolok
- Kedap suara luar
- Jumlah gestur sentuh lengkap
- Total waktu penggunaan awet
Cons
- Kualitas telepon kurang baik
- Tidak ada aplikasi khusus
- Case & earbud mudah kotor
Summary
Untuk earphone TWS rilisan awal dari HMD Global, Nokia Power Earbuds Lite cukup berkualitas dan benar-benar mampu tawarkan durasi penggunaan yang lama. Hanya saja fiturnya kurang lengkap, sehingga mungkin bakal kurang menarik perhatian konsumen yang sedang mencari earphone TWS.
Review Pengguna Tulis review kamu
Order by:

Be the first to leave a review.

User AvatarUser Avatar
Verified
{{{ review.rating_title }}}
{{{review.rating_comment | nl2br}}}

This review has no replies yet.

Avatar
Show more
Show more
{{ pageNumber+1 }}
Tulis review kamu

Your browser does not support images upload. Please choose a modern one

1 Komen
  1. […] Review Nokia Power Earbuds Lite: TWS Pertama, Baterai Prima […]

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.