Flagship dari iQOO, yakni iQOO 15 memang sudah dicap sebagai smartphone yang mumpuni untuk kebutuhan gaming. Berbagai fitur gaming terus dikembangkan, dan apakah memang smartphone ini hanya untuk kebutuhan gaming? Atau bahkan iQOO 15 bisa dijadikan sebagai smartphone “All-Rounder”?
Kami berkesempatan untuk mengulas tuntas iQOO 15, dan saya pribadi sudah menggunakan smartphone ini sebagai daily driver selama lebih dari 1 bulan, hingga pada akhirnya smartphone yang bisa saya katakan nyaman ini ditarik kembali (alias sudah selesai masa peminjaman). Maka dari itu, saya ingin menyampaikan pengalaman saya yang cukup menyenangkan ini sebagai artikel review iQOO 15 secara lengkap.
Apa saja yang membuat nyaman? Apakah dari segi performa? Dari segi desain? Atau dari fitur AI yang dibawa? Berikut adalah review lengkap iQOO 15.
Baca Juga: Review iQOO Neo 10: Smartphone Mid-Range dengan Baterai Super “Badak”
Desain

Masuk pada segi desain, di sini saya mendapatkan unit yang berwarna Legend alias putih. Berbeda dari varian yang berwarna hitam, justru warna Alpha ini merupakan warna yang ikonik dari iQOO 15. Kamu bisa melihat adanya tulisan “Monster Inside” yang menjadi ciri khas smartphone yang satu ini.
Untuk desain iQOO 15 dengan varian Legend ini menggunakan material Fiberglass Skinning, sehingga noda atau keringat tangan tidak memberikan noda pada bagian belakang. Saya bisa katakan ini menjadi salah satu nilai tambah dari iQOO 15. Mengingat, bermain game pastinya bisa membuat tangan berkeringat dan membuat noda bercak yang mengganggu estetika smartphone ini.
Selain itu, kamu juga bisa melihat adanya modul kamera dengan dilingkari Dynamic Light. Hadirnya Dynamic Light pada bagian modul kamera menjadi hal yang mampu untuk mempercantik desain dari iQOO 15, dan Dynamic Light itu juga berfungsi untuk notifikasi atau pengingat jika baterai sudah low. Termasuk bisa diaktifkan selama smartphone digunakan, dan tidak begitu menghabiskan daya smartphone.



iQOO 15 ini juga sudah mendapatkan sertifikasi IP68 dan IP69, yang berarti smartphone ini sudah tahan debu dan air. Jadi, ketika kamu tidak sengaja menumpahkan air dan terkena iQOO 15, smartphone masih bisa jalan normal. Kemudian, pada bagian layar mereka juga sudah menyematkan teknologi Wet Finger Touch, sehingga walau layar terkena air atau jari sedang basah, layar masih bisa dioperasikan dengan baik.

Tanpa casing, berat dari iQOO 15 ini berkisar 220gr, dan berat tersebut masih tergolong oke jika kamu manfaatkan untuk bermain game dengan jangka waktu yang panjang. Selain dari performa, iQOO memang sudah memikirkan kenyamanan pengguna ketika sedang bermain game, karena para gamer biasanya menghabiskan banyak waktu dan membutuhkan smartphone yang nyaman ketika digenggam.
Adanya sensor sidik jari 3D ultrasonic juga memudahkan para pengguna untuk membuka iQOO 15. Sensor tersebut disematkan pada bagian layar, dengan tingkat akurasi yang lebih tinggi sembari tetap instan, sehingga tidak mengganggu ketika hendak mengoperasikan smartphone.
Layar

Masuk pada bagian layar, iQOO 15 sudah menggunakan layar AMOLED 6.85 inci dengan resolusi 3168 x 1440 piksel. Kemudian, iQOO 15 memiliki refresh rate 144Hz dengan puncak kecerahan 6000 nits. Semua angka tersebut sudah mendukung kenyamanan para pengguna atau gamer sekalipun dari segi visual yang tergolong imersif.
Pengalaman saya bermain game menggunakan iQOO 15 memang cukup ideal, karena refresh rate yang maksimal dan juga FPS yang tergolong stabil. Jadi, ketika kita bermain game seperti Where Winds Meet sekalipun, masih tergolong cukup nyaman dan stabil. Kemudian, puncak kecerahan 6000 nits bisa sangat diandalkan jika kamu sering melakukan kegiatan di luar ruangan.
Nah, salah satu yang membuat layar iQOO 15 maksimal adalah mereka menggunakan Samsung 2K M14 LEAD OLED yang membuat layar bisa semakin tajam. Kemudian, ditambah layar juga sudah mencakup Dolby Vision. Klaim dari iQOO sendiri bisa terjawab dengan adanya efisiensi pemancaran cahaya hingga cakupan gamut warna yang luas. Bahkan, dengan menggunakan Samsung 2K M14 LEAD OLED ini bisa memberikan konsumsi daya 44% lebih rendah.
Sertifikasi TUV Rheinland juga sudah didapatkan oleh iQOO 15, sehingga mata bisa lebih aman ketika menatap layar dengan jangka waktu yang panjang. Mengapa? Karena tampilan cahaya menjadi lebih alami dan bebas polarisasi, dan terkesan pancaran cahaya menjadi lebih lembut.
Kamera

Smartphone gaming biasanya tidak memiliki kamera yang maksimal. Biasanya seperti itu, tetapi untuk iQOO 15 justru terbantahkan, karena smartphone ini bisa memberikan kualitas kamera yang maksimal. Bahkan, bisa saya katakan “feel” fotografi yang diberikan lewat kamera iQOO 15 ini sudah bisa menyerupai vivo X Series, walau mungkin fitur yang diberikan tidak sama lengkap.
iQOO 15 menggunakan kamera utama 50MP Sony IMX921 VCS, diperkuat OIS yang bisa berikan stabilisasi maksimal, bisa meraih standar CIPA 4.5 level DSLR. Kemudian, lensa kamera utama memiliki sensor yang cukup besar, yakni 1/1,56”, menjadi alasan mengapa iQOO 15 memiliki kamera yang maksimal.
CIPA adalah Camera and Imaging Products Association, jadi memang lembaga ini spesialis di pengujian kamera. Salah satu yang diuji adalah kestabilan kamera, dan mereka menjadi salah satu standar di industri, sehingga kamera iQOO 15 ini sudah mendapatkan pengujian dari spesialis langsung bahwa kamera mereka stabil.
Lensa ultra wide juga mencapai 50MP, sehingga kamu bisa mengambil foto dengan cakupan yang luas. Biasanya, ini yang dilupakan oleh brand yang tengah merancang smartphone gaming. Ditambah lagi kamera selfie 32MP yang bisa kamu manfaatkan untuk kebutuhan konten atau online conference sekalipun, karena bukaan lensa f/2.2 dengan Field of View 90°.
Hasil foto lengkap dari kamera iQOO 15, bisa Gizmo friends akses lewat album berikut ini.






Hadirnya kamera periskop Sony dari semua lensa yang mencapai 50MP ini membuat hasil foto menjadi sangat maksimal. Bahkan, smartphone gaming ini bisa menjawab kebutuhan kamera yang lebih serius jika dibandingkan seri sebelumnya.
iQOO 15 ini juga menawarkan beberapa mode pada kameranya, mulai dari Snapshot, Landscape and Night, Portrait, Photo, Video, Ultra HD Document, Panorama, Slo-mo, Time-Lapse, Pro, Fisheye, Supermoon, dan High Resolution. Lantas, banyaknya mode foto bisa menjadi kebebasan para pengguna untuk mengambil foto sesuai dengan kebutuhan dan selera.
Lalu, untuk pengambilan video sendiri iQOO 15 ini bisa mengambil video hingga 8K 30FPS dan 4K 60FPS dengan OIS. Jadi, kamu bisa mengambil video dengan stabil dan warna yang akurat, sehingga membuat konten menjadi lebih fun dan mudah karena kualitas kamera iQOO 15 sangat diperhatikan.
Terakhir, ada salah satu fitur AI dalam fotografi yang akan cukup membantu para pengguna. Teknologi ini dinamakan Artificial Intelligence Generated Content (AIGC), dan dengan teknologi ini kamu memungkinkan untuk menghadirkaan sentuhan AI dalam foto. Misalnya, mengganti musim, memperluas foto, hingga menghapus objek yang mengganggu foto.
Fitur

Membahas tentang fitur, iQOO 15 ini menjadi salah satu smartphone yang menghadirkan banyak fitur baru. Smartphone ini diwadahi dengan OriginOS 6. Jadi, selain membuat tampilan menjadi lebih segar, OriginOS 6 ini membuat smartphone menjadi lebih mulus ketika dioperasikan.
Fitur yang cukup terlihat adalah dari segi gaming. Kamu bisa mendapatkan Performance Panel ketika kamu bermain game. Dengan panel tersebut, kamu bisa dengan mudah mengatur kinerja smartphone dalam bermain game, kamu bisa memilih Battery Saver Mode, Balanced Mode, dan MONSTER Mode. Selain itu, kamu juga bisa mengatur refresh rate dari iQOO 15.
Kamu ingin mulai melakukan live streaming? Istimewanya, iQOO 15 ini memberikan beberapa fitur yang mendukung kegiatan live streaming. Spesifikasi live streaming dan kegiatan screen mirror mampu mencapai 2K 60FPS dengan 20Mbps. Nah, dari fitur ini kamu bisa dengan nyaman melakukan live streaming.



Kemudian, mereka juga menghadirkan Origin Island. Singkatnya, ini merupakan sebuah notch pada smartphone yang dibuat lebih intuitif dan informatif. Misalnya animasi saat mengisi daya, atau saat memutar musik untuk sajikan pintasan kendali musik instan. Namun tidak hanya itu, juga memberikan fungsi drag-and-drop, mempermudah perpindahan file antar aplikasi.
Membahas tentang AI, iQOO 15 ini menghadirkan beberapa kebutuhan AI. Mulai dari Kreasi AI dan Takarir AI yang bisa kamu manfaatkan ketika kamu sedang mencatat atau membutuhkan penerjemah. Maka dari itu, kamu bisa menyelesaikan pekerjaan dengan lebih efisien nan cepat, sembari memberikan hasil yang optimal.
Speakernya stereo dan iQOO 15 memberikan tambahan fitur seperti Gaming HyperSense Audio dan External Spatial Audio. Kedua fitur tersebut biasanya memungkinkan para gamer untuk mendapatkan audio yang lebih realistis walau tidak menggunakan headphone atau earphone gaming sekalipun. Ya, ini akan sangat berguna ketika kamu sering bermain game FPS Battle Royale.
Kualitas speaker iQOO 15 sendiri tergolong sekadar oke saja, bukan yang terbaik di segmennya, namun iQOO janjikan peningkatkan kualitas melalui pembaruan perangkat lunak yang siap digulirkan Februari ini. eSIM? Sudah dipastikan iQOO 15 ini mendukung eSIM, sehingga kamu tidak perlu khawatir jika kamu sudah bermigrasi ke eSIM, karena iQOO 15 ini bisa kamu gunakan tanpa menggunakan SIM fisik seperti pada umumnya.
Performa

iQOO 15 sendiri memiliki performa yang mumpuni, karena sudah menggunakan Snapdragon 8 Elite Gen 5. Mengingat, itu merupakan cipset yang turut memberikan banyak peningkatan performa dalam pasar smartphone flagship. Paduan dengan GPU Adreno 840 juga menjadi aspek pendukung bahwa smartphone ini bisa mendapatkan performa yang mumpuni.
Saya pribadi menggunakan game Where Winds Meet dan saya bermain secara rutin setiap hari, dan yang saya rasakan memang smartphone ini bisa dengan nyaman mencapai grafis rata kanan. Dalam artian, kamu bisa mendapatkan kesan gameplay yang mulus walau kamu bermain game berat sekalipun.
Saya menguji iQOO 15 ini menggunakan AnTuTu V11, dan skor yang didapat memang mendekati apa yang dijanjikan. Nah, angka tersebut memang sangat baik jika kamu memanfaatkan smartphone ini untuk kebutuhan sehari-hari, yakni selain gaming. Bahkan, hadirnya Supercomputing Chip Q3 ini juga turut memberikan peran yang signifikan.
Misal, kamu bermain game Where Winds Meet atau game Genshin Impact yang terus menghadirkan efek yang banyak. Supercomputing Chip Q3 mampu memberikan Ray-Tracing secara real-time. Sederhananya, Supercomputing Chip Q3 merupakan sebuah teknologi yang dipadukan dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5 dengan kegunaan Meningkatkan frame rate game agar lebih mulus (hingga 144 FPS) tanpa membebani chipset utama, sehingga baterai lebih hemat.
Kemudian, Supercomputing Chip Q3 ini juga berguna untuk Mengubah game resolusi rendah menjadi tampilan 2K yang lebih tajam dan detail. Ya, bisa dikatakan untuk melakukan upscalling pada game yang kita mainkan, sehingga gamer bisa mendapatkan kesan visual yang imersif.
iQOO 15 menghadirkan RAM 16GB LPDDRX5 Ultra Pro dengan memori internal 512GB. Jujur, untuk ukuran smartphone RAM dan ROM tersebut memang sangat besar, sehingga kamu tidak hanya bisa menyimpan banyak game, melainkan file atau dokumen penting dalam smartphone. iQOO 15 juga menawarkan beberapa konfigurasi, yakni 12GB+256GB dan yang tertinggi 16GB+1TB.
Berdasarkan pengalaman pribadi menggunakan iQOO 15 dengan kegiatan gaming yang panjang dan intens, saya merasa temperatur cukup mengganggu saya. Walau mereka menggunakan Cooling System VC 8K, dan mereka juga mengklaim ini akan memberikan nuansa yang “adem” ketika bermain game, tetapi saya cukup terganggu dengan suhu panas, terutama ketika saya bermain tanpa casing.
Baterai
Masuk pada sisi baterai. smartphone ini menghadirkan kapasitas baterai yang mencapai 7000mAh dengan jenis baterai Anoda Silikon. Baterai ini mampu memberikan kinerja yang ditingkatkan, dan salah satunya suhu yang lebih optimal. Jadi, kamu bisa bermain game atau menonton film dengan jangka waktu yang panjang, tetapi suhu baterai masih tetap optimal.
Fitur Bypass Charging 2.0 juga dihadirkan dalam iQOO 15. Singkatnya, fitur ini memungkinkan kamu untuk bermain game sambil melakukan charging, dan kegiatan ini tidak mempengaruhi kesehatan baterai, tetapi memberikan peningkatan performa pada chipset.
Adapter yang diberikan mencapai 100W FlashCharge, sehingga kamu bisa mengisi baterai dengan waktu yang singkat. Namun, jika kamu ingin mengisi wireless charging, iQOO 15 memiliki 40W untuk wireless charging.
Kesimpulan
Berdasarkan pengalaman saya menjadikan iQOO 15 sebagai daily driver, saya bisa tekankan bahwa ini bukanlah smartphone “khusus” gaming. Melainkan, iQOO 15 merupakan smartphone “All Rounder”. Kamu bisa mendapatkan smartphone dengan performa maksimal, kaya akan fitur, dan kamera yang maksimal.
OriginOS 6 dan Android 16 dalam iQOO 15 ini juga sudah menjawab kebutuhan para pengguna untuk mendapatkan smartphone flagship sebenarnya. Penggunaan display Samsung 2K M14 LEAD OLED menjadi pilihan yang tepat, karena bisa memberikan kualitas layar yang imersif, dengan segudang fitur AI pendukung yang juga membuatnya pas untuk diandalkan termasuk saat bekerja.
Kemudian, paket penjualan yang diberikan juga cukup lengkap. Mulai dari casing, adapter FlashCharge 100W, dan kabel Type-C. Jadi, iQOO sendiri sudah membeirkan esensial yang lengkap untuk smartphone seharga mulai dari Rp12.999.000 (12GB+256GB).
Spesifikasi iQOO 15

General
| Device Type | Smartphone |
| Model / Series | iQOO 15 |
| Released | 02 Desember, 2025 |
| Status | Available |
| Price | Rp13.999.000 (16+512GB) |
Platform
| Chipset | Snapdragon® 8 Elite Gen 5 Mobile Platform |
| CPU | Octa-core (2x4.6 GHz Oryon V3 Phoenix L + 6x3.62 GHz Oryon V3 Phoenix M) |
| GPU | Adreno 840 |
| RAM (Memory) | 16GB LPDDR5X Ultra |
| Storage | 512GB UFS 4.1 |
| External Storage | - |
| Operating System | Android 16 |
| User Interface | OriginOS 6 |
Design
| Dimensions | 163.65 mm × 76.80 mm × 8.17 mm |
| Weight | 220g |
| Design Features |
Glass film 3D ultrasonic single fingerprint sensor IP68/IP69 dust/water resistant (up to 1.5m for 30 min) |
| Battery |
7000 mAh 100W + 40W Wireless Charging Bypass Charging 2.0 Li-On Battery |
Display
| Screen Type | Samsung 2K M14 LEAD OLED |
| Size and Resolution | 6.85 inches 3168 × 1440 508 PPI |
| Touch Screen | Multi-touch capacitive screen |
| Features |
144Hz 6000 nits P3 wide color gamut P3 wide color gamut AMOLED |
Network
| Network Frequency | GSM / HSPA / LTE / 5G |
| SIM | Dual-SIM |
| Data Speed | HSPA, LTE, 5G |
Camera
| Multi Camera | Yes (Rear) |
| Rear | 50 MP, f/1.9, 24mm (wide), 1/1.56", 1.0µm, PDAF, OIS 50 MP, f/2.6, 85mm (periscope telephoto), 1/1.95", 0.8µm, PDAF, OIS, 3x optical zoom 50 MP, f/2.1, 15mm (ultrawide), 1/2.76", 0.64µm, AF |
| Front | 50 MP, f/2.0, 21mm (wide), 1/2.76-inch, 0.64µm, PDAF |
| Flash | Yes |
| Video | 8K@30fps, 4K@24/30/60fps, 1080p@30/60/120/240fps, gyro-EIS |
| Camera Features | Snapshot, Landscape and Night, Portrait, Photo, Video, Ultra HD Document, Pano, Slo-mo, Time-lapse, Pro, Fisheye, Supermoon, High Resolution |
Connectivity
| Wi-fi | Wi-Fi Display; 2×2 MIMO; MU-MIMO; Wi-Fi 6; Wi-Fi 7; 2.4G & 5G dual band; 2.4G & 6G dual band |
| Bluetooth | 6.0 |
| USB | USB Type-C, USB 3.2 Gen1 |
| GPS | GPS (L1+L5), GLONASS (G1), BDS (B1I+B1c+B2a), GALILEO (E1+E5a), QZSS (L1+L5) |
| HDMI | No |
| Wireless Charging | Yes |
| NFC | |
| Infrared | Yes |
Smartphone Features
| Multimedia Features | Gaming HyperSense Audio dan External Spatial Audio |
| FM Radio | No |
| Web Browser | HTML 5 |
| Messaging | SMS, MMS, Online |
| Sensors | Fingerprint (under display, ultrasonic), accelerometer, gyro, proximity, compass |
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




