Gizmologi
The Gizmo & Technology Universe. Situs teknologi dan gadget terkini.

Review Galaxy Watch: Jam Pintar Samsung dengan Desain Klasik yang Kaya Fitur

Jam tangan pintar semakin populer sebagai alternatif gawai pendamping ponsel. Alasan paling mendasar, fungsionalitas dan kemudahan yang ditawarkan. Smartwatch memiliki banyak fitur berguna, mulai dari notifikasi hingga navigasi peta digital. Hal itu bisa jadi salah satu alasan Samsung meluncurkan jam pintar terbarunya Samsung Galaxy Watch.

Namun jam pintar ini juga berpengaruh terhadap produk wearable lainnya seperti fitness tracker, yang popularitasnya menurun. Perusahaan riset CCS Insight menyebutkan penjualan fitness tracker turun 23% di 2017. Berbanding terbalik dengan penjualan jam pintar yang meroket di periode yang sama. Statista bahkan memproyeksikan pertumbuhan penjualan jam tangan pintar nyaris dua kali lipat setiap tahunnya sejak 2014 hingga saat ini.

Nah, Samsung Galaxy Watch adalah inovasi smartwatch premium terbaru dari produsen elektronik asal Korea Selatan. Perangkat ini dapat mendampingi pengguna dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Walaupun terlihat klasik dan sederhana, jam pintar ini memiliki fitur yang kaya.

Jam pintar ini menghadirkan ekosistem Samsung Galaxy dipadu dengan masa pakai baterai tahan lama, konektivitas LTE, kemampuan kebugaran, dan desain timeless.  Banyak sekali fitur yang ditawarkan pada jam mungil ini. Baiklah, mari kita gali lebih dalam kemampuannya pada review Samsung Galaxy Watch berikut ini.

DESAIN

Pertama kali melihat jam ini, saya langsung menyukai. Dibanding dengan beberapa jam pintar Samsung sebelumnya, ini yang bentuknya paling menyerupai jam sesungguhnya. Tidak lagi seperti jam mainan, juga tidak terlihat murahan.

Penampilannya mewah dan nyaman dipakai di pergelangan tangan. Desainnya yang klasik berbentuk lingkaran dengan bingkai metalik membuatnya terasa tak lekang oleh waktu dan cocok untuk berbagai suasana. Selain itu nuansa sporty juga terasa.

Walau berdesain klasik, Samsung Galaxy Watch sebenarnya membidik kaum milenial. Merka merancang agar jam tangan ini cocok untuk digunakan dalam berbagai aktivitas milenial yang sibuk, namun tetap bergaya. Mulai dari ke acara resmi, berkumpul bersama teman, berolahraga, aktivitas air, hingga perjalanan bisnis.

Termasuk bagi kamu yang gampang bosan, strap pada jam ini bebas diganti dengan berbagai warna pilihan yang menarik sesuai dengan karaktermu.

Samsung Galaxy Watch hadir dalam dua varian yaitu ukuran besar 46mm yang lebih cocok untuk kaum pria dengan warna silver. Jam ini dibanderol dengan harga Rp4.449.000. Varian kedua adalah ukuran kecil 42mm yang cocok untuk para wanita dengan pilihan warna Midnight Black dan Rose Gold. Untuk versi jam kecil ini dibanderol dengan harga Rp4.299.000.

Selain bagian depan yang menampilkan sejumlah informasi, bagian penting lainnya dari jam ini ada di body bagian belakang. Di sinilah terdapat sejumlah sensor untuk mendeteksi aktivitas tubuh kita. Samsung telah meningkatkan jumlah sensor belakang yang menyentuh tangan agar lebih tepat dan cepat mendeteksi informasi tubuh pengguna.

Di sisi lain, memperkecil luas permukaan sensor yang menyentuh kulit dan merancangnya sedikit menonjol untuk mendeteksi kondisi pengguna dengan lebih baik. Bagian belakang ini juga berguna untuk mengisi daya baterai.

Lebih dari sekadar perangkat untuk mendukung tampil lebih bergaya, Samsung Galaxy Watch adalah perangkat yang tangguh. Jam pintar ini dengan Corning Gorilla Glass DX+  telah bersertifikat ketahanan tingkat militer MIL-STD-810G dan rating ATM 5.

Dengan sertifikat MIL-STD-810G, berarti perangkat ini telah melalui serangkaian uji coba ekstrem pada Teknik Lingkungan dan Uji Laboratorium sesuai standar militer Amerika Serikat mencakup kelembaban, penyimpanan ketinggian, operasi ketinggian, perendaman.

Selain itu, Samsung Galaxy Watch memiliki sertifikasi ISO 22810: 2010 untuk jam tangan dengan peringkat  5 ATM. Ini berarti perangkat aman dipakai saat hujan, mandi dan aktivitas air dangkal seperti berenang di kolam renang atau lautan. Namun, tidak boleh digunakan untuk scuba diving, ski air, atau aktivitas lain yang melibatkan perubahan suhu mendadak, aktivitas air berkecepatan tinggi atau di bawah permukaan yang dangkal.

Layar

Jam pintar Samsung ini tampil dengan layar membulat 360 derajat seperti jam klasik. Karena memiliki dua varian dengan ukuran yang berbeda, nama ukuran layarnya pun berbeda.

Untuk yang tipe 46mm memiliki layar 1.3” (33mm), sedangkan tipe 42mm layarnya berukuran 1,2” (33mm). Namun perbedaan hanya pada ukuran, karena secara fitur dan teknologi keduanya sama. Layarnya jenis Circular Super AMOLED (360×360) Full Color Always On Display.

Sebagaimana jam pintar pada umumnya, kita bisa mengubah tampilan jam (watch face) sesuai dengan keinginan. Banyak sekali pilihan watch face di mana kita bisa mengubahnya melalui aplikasi Samsung Wearable di smartphone.

Layar di jam ini juga sudah mendukung touchscreen, sehingga kita bisa mengakses menu di dalamnya dengan lebih nyaman. Selain itu, alternatif navigasi menu adalah dengan memutar bezel ring di sekeliling layar yang bisa diputar 360 derajat.

Konektivitas

Sebenarnya, Samsung Galaxy Watch ini di beberapa negara tersedia dengan opsi yang telah mendukung konektivitas 4G LTE. Namun untuk pasar Indonesia hanya tersedia versi dengan konektivitas Bluetooth saja.

Samsung Indonesia berdalih, Galaxy Watch versi LTE tidak didatangkan ke Indonesia karena perusahaan telekomunikasi di Indonesia belum siap untuk menopang teknologi tersebut.

Benar juga sih. Jaringan 4G LTE sudah tersedia sejak beberapa tahun yang lalu. Namun Galaxy Watch versi LTE ini tidak memakai kartu SIM konvensional, melainkan virtual SIM alias e-SIM. SIM digital ini tidak berbentuk fisik, namun merupakan modul yang terintegrasi dengan perangkat.

Salah satu manfaat jika versinya LTE adalah kamu bisa  menjawab panggilan, berbalas pesan teks, melihat petunjuk arah pada GPS, sampai mendengarkan musik streaming tanpa perlu terkoneksi dengan ponsel. Namun jika mendukung 4G LTE, berarti harga jualnya pun akan semakin mahal. Lagian, aneh nggak sih, menelepon dari jam tangan.

Related Posts
1 daripada 26

Selain Bluetooth, perangkat ini juga telah memiliki konektivitas Wi-Fi untuk akses internet. Galaxy Watch juga mendukung NFC yang memungkinkan untuk melakukan pembayaran jika sudah ada merchant yang mendukung Samsung Pay. Tapi Samsung Pay belum tersedia di Indonesia. Jadi alangkah baiknya kalau terintegrasi dengan OVO dan GOPAY saja.

FITUR JAM PINTAR

Samsung Galaxy Watch memiliki fitur yang tergolong sangat lengkap untuk jam tangan. Hadir dengan Intelligent Timekeeping, Galaxy Watch berfungsi layaknya asisten pribadi. Saat terbangun di pagi hari, fitur ini akan segera menyediakan morning briefing dengan menyediakan informasi serta jadwal mengenai aktivitas seharian, informasi cuaca, hingga kondisi kesehatan.

Bagi pelupa seperti saya, jam ini cocok untuk dimiliki. Sayangnya jam ini hanya unit review yang dipinjamkan saja. Hehehhe. Karena terdapat My Day watch face yang akan meringkas jadwal selama 10 jam ke depan, disertai dengan pengingat agar tidak melupakan deadline atau telat menghadiri acara. Dan saat menjelang istirahat malam, akan memberikan gambaran aktivitas yang akan dijalani keesokan harinya. Rajin ya.

Samsung Galaxy Note9 dan Samsung Galaxy Watch

Itu baru fitur asisten pribadi yang mendukung aktivitas sehari-hari. Belum lagi kemampuannya untuk menjaga tubuh tetap bugar. Saat disibukkan dengan aktivitas atau di dalam perjalanan panjang,  Samsung Galaxy Watch dapat dengan sigap membaca kondisi tubuh yang mulai lelah dan perlu untuk melakukan peregangan tubuh.

Itu karena Samsung Galaxy Watch memiliki fitur Personalized Fitness Training. Fitur ini menyediakan sampai dengan 39 exercise yang berbeda dan dapat merekam jejak latihan yang telah dilakukan oleh pengguna, Sehingga mengetahui seberapa besar kalori yang telah terbuang. Selain itu juga juga dapat mendeteksi 6 gerakan utama secara otomatis seperti berjalan, lari, dan bersepeda.

Bukan hanya olahraga biasa, namun dalam aktivitas cepat yang memacu adrenalin, Samsung Galaxy Watch dapat mengukur level stres pengguna. Caranya dengan mendeteksi dan menganalisa keadaan fisik melalui pendeteksian scanning pada lengan. Dan tidak hanya mengetahui level stres yang dialami, smartwatch ini juga memberikan saran seperti panduan pernapasan untuk meredakan tekanan stres yang dirasakan.

Setelah menjalani aktivitas harian yang padat, kita juga dapat melihat dan menganalisa kualitas waktu tidur melalui fitur Advanced Sleep Analysis  yang menyediakan data kebiasaan tidur serta panduan relaksasi.

Memakai nama “Galaxy”, maka jam pintar ini memiliki kelebihan bisa terhubung dengan ekosistem Samsung Galaxy. Di antaranya adalah untuk menjaga keamanan informasi dan data, jam ini dibekali fitur Samsung Knox. Perangkat ini juga memungkinkan untuk terhubung ke perangkat Internet of Things yang ada di rumah menggunakan fitur Smart Thing.

Jam pintar ini dapat mengakses layanan Samsung Health dengan terhubung ke aplikasi smartphone. Kemudian menjalankan layanan asisten digital Bixby yang menjadi andalan Samsung. Nmun saya yakin ini adalah fitur yang sangat jarang digunakan oleh pengguna Samsung. Terlebih dengan dukungan bahasa yang sangat terbatas yaitu Korea (tentu saja), Inggris, Spanyol dan China.

BATERAI

Galaxy Watch dan dock wireless charging

Setiap hari kita mengisi daya baterai smartphone dan laptop, ini saja sudah menjadi rutinitas yang membosankan. Ditambah lagi dengan mengisi daya baterai jam pintar? Mending nggak deh.

Bagaimanapun juga, jam bukanlah perangkat utama. Sehingga jika baterai cepat habis, maka pasti akan mengganggu. Nah, bagaimana dengan Samsung Galaxy Watch? Untungnya baterai smartwatch ini terbilang cukup awet, walaupun tentu tidak bisa dibandingkan dengan jam konvensional yang bisa tahan berbulan-bulan.

Dengan chipset 10 nm (nanometer), prosesor Galaxy Watch lebih kecil dan mengkonsumsi daya lebih sedikit dari model sebelumnya, tetapi juga diklaim lebih kuat. Daya tahan baterai jam ini cukup prima karena bisa bertahan sampai dengan 80 jam. Dari pengujian yang saya lakukan pada varian 42mm, Galaxy Watch mampu bertahan setidaknya selama 3 hari pemakaian.

Untuk pengisian daya sangat gampang. Tidak perlu mencolokkan kabel ke jam, melainkan tinggal menempelkannya pada dock wireless charging yang sudah disediakan pada paket penjualan. Sayangnya, teknologi wireless charging yang ada di dock ini bersifat proprietary dari Samsung. Sehingga kita tidak bisa asal meletakkan pada perangkat pendukung wireless charging.

KESIMPULAN

 Samsung Galaxy Watch adalah jam tangan yang tak hanya bagus dari desain, namun juga kaya fitur. Dibanding jam tangan yang telah dibuat sebelumnya seperti Gear S, Samsung telah berhasil melakukan peningkatan yang cukup signifikan di industri wearable ini.

Dibanderol dengan harga Rp4 juta, sudah jelas Samsung membidik kelas premium. Jika yang dibidik kelas menengah ke atas inipun, harga 4 juta masih tergolong terjangkau. Karena banyak jam mewah yang harganya di atas Rp10 jutaan.

Namun Samsung harus berhadapan dengan kompetitor terbesarnya yang juga sama-sama berasal dari produsen smartphone. Siapa lagi kalau bukan Apple yang di segmen ini memiliki Apple Watch. Selain itu juga dari pemain yang sudah dikenal cukup kuat di kalangan sports enthusiast seperti Garmin dan Fitbit.

Bagaimanapun juga, produk Samsung tetap memiliki tempat istimewa bagi penggemarnya. Dukungan ekosistem Galaxy pun menjadi nilai tambah. Nah, jika kamu tertarik dengan jam tangan pintar Samsung Galaxy Watch, kamu bisa langsung beli di Bukalapak.com

Spesifikasi Samsung Galaxy Watch

Model Galaxy Watch 46mm Galaxy Watch 42mm
Display 1.3” (33mm), Circular Super AMOLED (360×360)

Full Color Always On Display

Corning Gorilla Glass DX+

1.2” (30mm), Circular Super AMOLED (360×360)

Full Color Always On Display

Corning Gorilla Glass DX+

Size 46 x 49 x 13

63 (without strap)

41.9 x 45.7 x 12.7

63 (without strap)

Color Silver Midnight black, Rose Gold
Strap 22mm (interchangeable)
Color: Onyx black, Deep Ocean Blue, Basalt Grey
20mm (interchangeable)
Color: Onyx black, Luar grey, Terracotta Red, Lime yellow, Cosmo Purple,Cloud grey, Natural Brown
Battery 472mAh 270Ah
AP Exynos 9110 Dual Core 1,15 GHz
OS Tizen Based Wearable OS 4.0
Memory 768 RAM + 4GB Internal memory
Connectivity Bluetooth 4.2, WiFi b/g/n, NFC, A-GPS/Glonass
Sensor Accelerometer, Gyro, Barometer HRM, Ambient Light
Charge WPC based Wireless Charging
Durability 5ATM + IP68/MIL-STD 810G
Compatibility Android 5.0 or later

iOS 9.0 or later

Price Rp4.449.000 Rp4.299.000

 

81%
Keren!

Review Samsung Galaxy Watch

Dibanderol dengan harga Rp4 jutaan, Samsung Galaxy Watch adalah jam tangan pintar premium yang tak hanya bagus dari desain, namun juga kaya fitur.

  • Design
  • Display
  • Features
  • Battery
Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan Balasan

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

%d blogger menyukai ini: