Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Review Sharp AQUOS Sense 4 Plus: Kualitas Jepang Kurang Menjanjikan

0 6.762

Dari semua keunggulan yang bisa Gizmo friends pilih dalam sebuah smartphone, mulai dari kamera bagus, layar OLED, baterai tahan lama sampai desain tipis, pernah nggak kepikiran untuk cari smartphone yang punya “kualitas Jepang”? Sama, saya tidak. Tapi kalau ada, bisa lirik Sharp AQUOS Sense 4 Plus.

Nggak, saya nggak bercanda, di halaman produk situs resminya sendiri, Sharp Indonesia benar-benar menuliskan “Japan Quality” sebagai keunggulan utama Sharp AQUOS Sense 4 Plus. Pada era di mana semua elektronik dirakit atau diproduksi dari berbagai negara dengan kualitas yang oke-oke saja, mungkin status tersebut kurang relevan.

Kecuali generasi senior, memang setahu saya kalau pilih elektronik seperti TV tabung jaman dulu lebih memilih rilisan dari merek asal Jepang. Apa pun itu, saya mengapresiasi kehadiran Sharp AQUOS Sense 4 Plus yang, secara harga dan spesifikasi di atas kertas, cukup menjanjikan. Apakah mutlak bakal punya nilai yang positif? Tentu saja tidak.

Dan benar saja, ada beberapa hal yang membuat saya agak kesulitan untuk merekomendasikan smartphone harga Rp4 jutaan yang satu ini. Memang, baru hadir resmi di Indonesia, tapi di negara asalnya sebenarnya sudah lama. Sehingga tak bisa jadi alasan atas kualitasnya yang kurang oke. Seperti apa kurangnya? Berikut ulasan lengkap tentang Sharp AQUOS Sense 4 Plus.

Desain

desain Sharp AQUOS Sense 4 Plus

Karena saya cenderung suka dengan desain smartphone yang lebih mengotak, tentunya tampilan Sharp AQUOS Sense 4 Plus terlihat bagus di mata saya, meski mungkin bagi sebagian orang terlihat kaku ya. Sudutnya tajam, desain kamera belakangnya pun unik—di tengah dan kotak, lengkap dengan sensor sidik jari di bawahnya.

Nggak terlalu tebal di 8,8mm, dan bobot mencapai 196 gram. Varian warna yang tersedia hanya Deep Fog Black, namun sejatinya smartphone ini bakal tampilkan dua warna dengan transisi di bagian tengah, layaknya Samsung Galaxy M30 terdahulu. Baik bodi dan frame terbuat dari plastik, cukup mudah kotor namun tidak terasa murahan berkat bobot yang lumayan.

Sharp AQUOS Sense 4 Plus

Desain lubang speaker di bawahnya agak berbeda, punya lubang cukup besar meski sejatinya punya sertifikasi IP68. Ya, salah satu keunggulan utama Sharp AQUOS Sense 4 Plus adalah daya tahan terhadap air dan debunya yang di atas rata-rata smartphone kelas menengah. Setiap dinyalakan, bakal ada pengingat untuk menutup baki kartu SIM dengan rapat.

Yang sedikit mengesalkan, slot SIM hybrid-nya bekerja layaknya Sony Xperia lawas. Artinya, setiap kali slot-nya dibuka atau dilepas, smartphone akan melakukan restart. Begitu pula saat dipasang, jadi kalau bisa dalam sekali waktu saja proses pasangnya sebelum harus restart dua kali.

Sambil membaca reviewnya, kamu bisa menonton video live unboxing Sharp AQUOS Sense 5 Plus berikut ini.

Layar

layar Sharp AQUOS Sense 4 Plus

Dimensi Sharp AQUOS Sense 4 Plus secara keseluruhan memang tergolong besar. Pasalnya, dimensi layar depannya mencapai 6,7 inci, dengan bezel yang sedikit tebal ditambah dua kamera punch-hole yang dimensinya pun cukup besar. Layar ini punya resolusi full HD+, refresh rate 90Hz, touch sampling rate 120Hz plus perlindungan Gorilla Glass 3.

Sharp menyebut panelnya dengan IGZO LCD, yang sejatinya mirip seperti panel IPS pada umumnya. Layarnya terang, cukup tajam dan berwarna—sayangnya, warna vibrant atau gonjreng yang ditampilkan cenderung kurang dalam hal akurasi. Dari keempat mode tone layar yang disajikan, saya hanya menyarankan opsi natural saja.

Sharp AQUOS Sense 4 Plus

Lebih pucat, memang, tapi daripada sudah edit foto bagus-bagus lalu ketika diunggah di media sosial, dilihat dari smartphone lain, warnanya bakal berubah lagi. Belum ada opsi double-tap to wake, tapi ada LED notifikasi di dekat earpiece untuk mengetahui apabila ada notifikasi masuk.

Kamera

kamera Sharp AQUOS Sense 4 Plus

Sharp cukup mengunggulkan setup empat kamera belakangnya yang dilengkapi dengan AI. Sensor utamanya beresolusi 48MP dengan diafragma f/1.8, bukan resolusi yang paling tinggi di kelasnya memang. Pun juga sensor ultra-widenya yang masih 5MP saat lainnya sudah 8MP. Ditambah dua sensor 1,9MP untuk ambil foto jarak dekat dan depth sensor.

Meski secara tampilan antarmuka agak kaku, fitur kamera Sharp AQUOS Sense 4 Plus sejatinya cukup lengkap. Ada mode skenario yang bisa dipilih, hingga mode profesional dengan shutter speed maksimum 4 detik. AI pada kameranya bisa terjemahkan pemandangan cukup akurat.

Tanpa mode malam khusus, kamera bakal ambil beberapa foto otomatis ketika pencahayaan dirasa kurang. Jeda pengambilan foto terbilang kurang instan, kualitasnya pun… tak sejajar dengan smartphone Rp4 jutaan lainnya. Detilnya masih kalah, termasuk dengan reproduksi warnanya. Apalagi kalau pakai sensor ultra-wide—di beberapa kondisi, hasil foto nampak seperti gambar kartun dengan akurasi warna yang kurang (bahkan melenceng di 1 – 2 jepretan).

Begitu pula dengan kamera depan 8MP-nya yang dibantu depth sensor 1,9MP. Kualitasnya tergolong halus, pun hasil bokehnya tak lebih bagus dari kompetitor yang hanya gunakan olah software. Gizmo friends bisa langsung cek hasil fotonya berikut ini.

n4oXoy8hO53 8eWi2DYTfchYhZKa Z2CF5C BTU H8kQ2DmvsUwkVkI48J70z3C7SwNg9vjvF1lqE3YoFbqOuVojibTER NsHqguEVw 43bUsfOTnrEGdql1rDiL6xu3naGxwMFJng=w1024 h768 p k
Sensor utama, outdoor cahaya berlimpah.
wCeQ8eX8SuEuhwRapsXy3HsjqRDYEH6GAszfA 9O QjvuGWxoONbDpqKEA 8oJWihMfr sS8dN4f9efqSZKHOtT2DbgAgk9yULFc7LnhywmBE4qJHjb OTm 0iO7DXQW8KbIX2clfw=w1024 h768 p k
Sensor ultra-wide, outdoor cahaya berlimpah.

 

2jG04ajWdiTdjdXOfdi9teQCXXj8H1QQXQcoBd5VPLX8SudTzJDIBDucDOiiZaJ9QDuCinCRrkrd3b9xR42VDo bKqce2JrdfwpZo peNO51SwS0Bwh7 mlOZTjJxaBlvnnsur9uWg=w1024 h768 p k
Sensor utama, indoor.
FTRXyVHGHVFVPkKHdBgTc0clIAjSO AuEP0Tl8 MES88I1ceUlQt3qSWF xjbsCF RXAG2rCRIOJmjMQOAxXyPsrksMfoMTax6hyykQTphMexMh0N3Z0J1 C97laXmUezExgox yEA=w1024 h768 p k
Menggunakan mode potret.

 

qaMFFw7JzFmHlToBZvi3I7XIn huuSuQUNEII7PUyL8txxv3ls4koJIt4G7LEup9DLOeRakjNSj4TZdqab8PPRQ8C4eJzScfsvdI6fQoq3izHWXMPG3Mo1zRuXTCnhreKD iyidRyw=w1024 h768 p k
Sensor utama, outdoor malam hari.
l8Vijgv67JDWvgJSH6nSwO8PaYK0ro4vqK quKnzw7D4kqr92z1PHF1gjSjdF35gMASEm1DJLGlf0D7Tip96pOC5x8GX TrINiGlSggVCblSGP8uaouMa4X2yy8 cT9nuliy xUcRw=w1024 h768 p k
Sensor ultra-wide, outdoor malam hari.

 

ANZslU5oYPWnG6RgOSz pABC8LC0okgqzPiaV82oN9ULluykyy2GPXAeneDvVHiYIzkd63BdBCfTpmLQ11TbiGnyUQgoOqkkCHTbu2F9GHK9Fyo49frsKJV1ALyObqQhRsXWTt 4og=w1024 h768 p k
Kamera depan, outdoor cahaya berlimpah.
Hasil foto lengkap dari kamera Sharp AQUOS Sense 4 Plus bisa diakses di album Google Photos berikut.

Baik kamera depan maupun belakang sanggup rekam video hingga resolusi 4K. Dan dalam resolusi tertinggi sekalipun, EIS-nya masih bisa aktif. Cukup membantu untuk stabilisasi video meski di kondisi low-light sekalipun. Alih-alih memperhalus video, Sharp AQUOS Sense 4 Plus memilih tampilkan banyak noise di kondisi gelap.

Fitur

Veil View Sharp AQUOS Sense 4 Plus

Tak banyak beri kustomisasi secara tampilan, Sharp AQUOS Sense 4 Plus jalankan Android 10 yang menyerupai stock Android. Awalnya saya mengira pengalamannya bakal serupa Pixel atau Nokia, namun dari hari ke hari, ada aja hal-hal kecil mengganggu dari tampilan antarmuka yang satu ini.

Pertama, tampilan app drawer atau menunya tak bisa dikustomisasi secara khusus. Stock Android juga tidak bisa? Betul, namun di smartphone ini, aplikasinya tidak urut sesuai abjad. Tak hanya itu, untuk memindahkan aplikasi ke home screen butuh total dua tahap; digeser ke atas, lalu baru diatur kembali setelah sudah di halaman depan.

Opsi mengambil tangkapan layar secara utuh juga tak saya temukan, hanya ada cara untuk melakukan cropping instan. Sementara fitur lainnya standar, seperti Gaming Mode yang bisa minimalisir notifikasi saat bermain. Oh ya, Sharp berikan setup speaker stereo pada AQUOS Sense 4 Plus. Lantang, namun kualitasnya masih di bawah Poco X3 NFC maupun realme 7 Pro.

Sharp AQUS Sense 4 Plus juga punya mode layar yang unik, disebut dengan Veil View. Bila opsi ini dinyalakan, seluruh layar akan menampilkan pola menyilang warna warni. Dengan begitu, orang di sekitar bakal kesulitan melihat isi konten dari smartphone layar besar ini. Ada juga mode khusus yang bisa sesuaikan kontras ketika digunakan di bawah sinar matahari, supaya terlihat lebih jelas.

Performa

Skor Antutu Sharp AQUOS Sense 4 Plus

Chipset yang digunakan tergolong umum digunakan pada smartphone kelas menengah saat ini, yaitu Qualcomm Snapdragon 720G. Cip tersebut dipasangkan dengan RAM 8GB LPDDR4x dan penyimpanan internal 128GB. Bisa ditambahkan kartu microSD sampai kapasitas 1TB, namun bakal mengambil slot SIM sekunder.

Untuk penggunaan sehari-hari, tergolong mulus tanpa kendala. Baik kecepatan buka aplikasi hingga multitasking lancar-lancar saja. Mungkin berkat bantuan sistem operasi yang nggak neko-neko, ditambah refresh rate tinggi yang membuat efek transisi berjalan mulus.

Kalau ingin menggunakan smartphone ini untuk bermain gim, sepertinya bakal kurang cocok. PUBG Mobile masih sangat oke, namun untuk Genshin Impact bakal banyak alami frame drop meski dengan pengaturan grafis rendah sekalipun.

Baterai

Meski secara kapasitas tak terlalu besar, baterai 4,120 mAh milik Sharp AQUOS Sense 4 Plus bisa dibilang sangat cukup untuk penggunaan intensif dalam satu hari penggunaan. Bila tidak intens, bisa tahan sampai hampir dua hari dengan screen-on time mencapai 4 jam.

Pengisian dayanya yang membutuhkan waktu agak lama. Dengan dukungan USB Power Delivery, 30 menit pengisian menambah daya 33%. Lanjut mencapai 63% di satu jam pertama, 96% di satu jam kedua dan penuh dalam waktu kurang lebih 2,5 jam.

Kesimpulan

Kelengkapan Sharp AQUOS Sense 4 Plus

Di awal saya sebutkan bila secara spesifikasi, smartphone ini nampak menjanjikan. Namun nyatanya, setelah kurang lebih satu minggu penggunaan, Sharp nampaknya masih kesulitan untuk bermain di kelas yang lebih terjangkau. Mungkin kualitas maksimal dari sebuah smartphone Jepang milik Sharp hanya terbukti di yang harganya belasan juta?

Yang pasti, untuk semua yang ditawarkan, Sharp AQUOS Sense 4 Plus masih belum bisa bersaing dengan kompetitor yang sudah lebih dulu ada di pasaran saat ini. Kecuali kamu mencari smartphone dengan sertifikasi IP68, atau merek anti-mainstream dengan “kualitas Jepang”, maka silakan saja membeli yang satu ini.

Review Sharp AQUOS Sense 4 Plus
7.8 / 10 Reviewer
{{ reviewsOverall }} / 10 Users (0 votes)
Design8.5
Display7
Camera7.5
Performance8
Battery8
Features7.5
Pros
- Desain tidak mainstream
- Dimensi layar besar 90Hz
- Sertifikasi IP68
Cons
- Reproduksi warna layar kurang baik
- Tampilan UI sedikit membingungkan
- Kualitas kamera tak setara pesaingnya
Summary
Untuk harga Rp4 jutaan, masih banyak pilihan lainnya yang mungkin lebih menarik untuk Gizmo friends. Kecuali menginginkan smartphone tahan air, Sharp AQUOS Sense 4 Plus cocok jadi pilihan.
Review menurut pengguna Tulis review kamu
Order by:

Be the first to leave a review.

User AvatarUser Avatar
Verified
{{{ review.rating_title }}}
{{{review.rating_comment | nl2br}}}

This review has no replies yet.

Avatar
Show more
Show more
{{ pageNumber+1 }}
Tulis review kamu

Your browser does not support images upload. Please choose a modern one

Spesifikasi Sharp AQUOS Sense 4 PlusSharp AQUOS Sense 4 Plus - APS

General

Device Type Smartphone
Model / Series Sharp AQUOS Sense 4 Plus
Released 21 Januari, 2021
Status Available
Price Rp4.499.000 (8GB/128GB)

Platform

Chipset Qualcomm Snapdragon 720G (8nm)
CPU Octa-core (2x2.3 GHz Kryo 465 Gold & 6x1.8 GHz Kryo 465 Silver)
GPU Adreno 618
RAM (Memory) 8 GB (LPDDR4x dual channel)
Storage 128 GB
External Storage Up to 1TB (hybrid slot)
Operating System Android 10

Design

Dimensions 166 x 78 x 8.8 mm
Weight 196 gram
Design Features Warna: Deep fog black
Polycarbonate back
IP68 water & dust resistant
Battery 4,120 mAh
USB Power Delivery

Network

Network Frequency GSM, WCDMA, TD-LTE, FDD-LTE
GSM: 850/900/1800/1900MHz WCDMA: Bands 1/5/8 FDD-LTE: Bands 1/3/5/8 TD-LTE: Bands 38/40/41
SIM Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by)
Data Speed 4G LTE

Display

Screen Type IPS IGZO capacitive touchscreen, 16M colors, 90Hz refresh rate
Size and Resolution 6.7 inch, 2400x1080
Touch Screen Yes
Features Veil View
Touch sampling rate 120Hz

Camera

Multi Camera Yes (Rear)
Rear 48 MP, f/1.8, PDAF; 5 MP Ultra-wide, f/2.2; 1,9 MP Portrait, f/2.4; 1,9 MP Macro, f/2.4
Front 8MP + 1,9MP depth sensor
Flash Yes
Video 4K, 30/60fps 1080P, 30/60fps 720P, 30/60fps, EIS
Camera Features AI Scene Detection
Manual Mode
Auto-cropping

Connectivity

Wi-fi Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, dual-band, Wi-Fi Direct, hotspot
Bluetooth v5.1, A2DP, LE
USB USB Type C
GPS GPS, aGPS, GLONASS, BDS
HDMI No
Wireless Charging No
NFC
Infrared No

Smartphone Features

Multimedia Features - MP4/H.264/FLAC player
- MP3/eAAC+/WAV player
- Document viewer
- Photo viewer/editor
FM Radio Yes
Web Browser HTML5
Messaging SMS (threaded view), MMS, Email, Push Email, IM
Sensors Magnetic Induction Sensor / Light Sensor / Proximity Sensor / Gyro-meter / Acceleration Sensor
Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.