Jakarta, Gizmologi – Platform ride-hailing Grab mengikuti arahan Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat perlindungan sosial dan mendorong ekonomi digital yang inklusif. Mengawali tahun 2026, Grab mengumumkan dana senilai Rp100 miliar untuk mitra pengemudi. Melalui peluncuran Grab untuk Indonesia, perusahaan asal Singapura tersebut menghadirkan dukungan berkelanjutan yang dirancang dalam tiga babak untuk menemani perjalanan Mitra Pengemudi, mulai dari perlindungan, apresiasi, hingga peluang pengembangan diri.
Komitmen Rp100 miliar tersebut diwujudkan melalui tiga babak dukungan yang dirancang untuk menemani perjalanan Mitra Pengemudi, mulai dari perlindungan, apresiasi, hingga pengembangan kapasitas. Neneng Goenadi, Chief Executive Officer, Grab Indonesia, menyampaikan inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang Grab. Seluruh langkah ini dimungkinkan dengan tetap menjaga keberlanjutan model kemitraan dan struktur bagi hasil yang telah berjalan.
Neneng menambahkan, Grab lahir dan tumbuh bersama para Mitra Pengemudi. Karena itu, ke depan kami ingin terus melangkah bersama mereka yang setiap hari telah berjuang bersama Grab melayani jutaan masyarakat Indonesia. “Dukungan yang kami hadirkan akan terus menyesuaikan kebutuhan dan fase perjalanan para Mitra, namun satu hal yang tidak akan berubah adalah komitmen kami untuk terus menemani, saling menguatkan, dan tumbuh bersama Mitra Pengemudi, hari ini dan di masa mendatang,” ujar Neneng, saat jumpa pers di Jakarta (13/1).
Tiga Babak Dukungan Grab bagi Mitra Pengemudi Berprestasi
Sebagai informasi, Pemerintah juga telah merilis Paket Ekonomi Akselerasi 2025 dengan memberikan relaksasi iuran BPJS Ketenagakerjaan sebesar 50 persen agar jaminan sosial semakin terjangkau dan inklusif. Grab juga telah bekerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk mendorong sosialisasi kepesertaan secara berkala kepada Mitra Pengemudi dengan menghadirkan kemudahan pendaftaran dan pembayaran program BPJS Ketenagakerjaan Bukan Penerima Upah (BPU) melalui aplikasi GrabDriver.
Namun, terkait program Grab untuk Indonesia ini, tidak semua pengemudi terdaftar akan langsung menjadi tanggungan perusahaan. Hanya mereka yang dianggap sebagai mitra berprestasi yang iurannya akan ditanggung Grab.
Sayangnya, terkait kriteria ”mitra berprestasi” itu, belum ada penjelasan lebih rinci dari Grab. Perusahaan hanya memastikan kriterianya berdasarkan kinerja dan keaktifan setiap mitra pengemudi. Kabarnya, Grab bakal mengirim informasi ini kepada semua mitra pengemudi.
Perlu menjadi catatan juga bahwa bantuan iuran tidak akan serta-merta berlaku selamanya, tetapi akan dievaluasi secara berkala. Apabila pada bulan tertentu, seorang pengemudi tidak memenuhi kriteria berprestasi, Grab tidak akan membayar iuran BPJS Ketenagakerjaan pada bulan tersebut.
Selanjutnya jika pada periode berikutnya pengemudi kembali memenuhi kriteria, ia bisa menerima bantuan iuran lagi. Dari sekitar 3,7 juta orang pengemudi terdaftar di Grab, menurut Neneng, ratusan ribu pengemudi bakal masuk kriteria mitra berprestasi.
Berikut ini penjelasan Tiga Dukungan Grab dalam Tiga Babak untuk Mitra Driver:
Babak Pertama – Menjaga Rasa Aman dengan BPJS Ketenagakerjaan Gratis bagi Mitra Berprestasi
Melalui kolaborasi dengan BPJS Ketenagakerjaan, Grab memfasilitasi pembayaran iuran Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) bagi ratusan ribu Mitra Pengemudi berprestasi, tanpa mengubah fleksibilitas kemitraan. Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan Bukan Penerima Upah (BPU) ini dihadirkan sebagai tambahan lapisan perlindungan agar Mitra dapat berusaha dengan lebih aman dan tenang.
Babak Kedua – Memberi Makna berupa Bonus Hari Raya (BHR) bagi Mitra Berprestasi
Melalui Bonus Hari Raya (BHR) 2026, Grab melanjutkan apresiasi tambahan bagi Mitra Pengemudi berprestasi atas konsistensi layanan, dalam semangat kebersamaan di momen Hari Raya. BHR merupakan bentuk apresiasi ekstra, bukan tunjangan rutin maupun kebijakan upah, dan dijalankan dengan menjunjung prinsip kemitraan yang adil dan berimbang.
Babak Ketiga – Melangkah Bersama berupa Program Mitra Naik Kelas – GrabAcademy
Melalui GrabAcademy, Grab mendorong Mitra Pengemudi untuk mengembangkan keterampilan agar tetap produktif, siap naik kelas, dan mampu menangkap peluang di era ekonomi digital. Program ini membuka peluang jangka menengah dan panjang, tercermin dari lebih dari 3.400 Mitra Pengemudi yang kini juga bergabung menjadi Mitra Merchant, serta lebih dari 1.700 Mitra GrabBike yang naik kelas menjadi Mitra GrabCar.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




