Jakarta, Gizmologi – Insomniac Games kembali bikin komunitas gamer berspekulasi terkait game terbarunya, Wolverine. Studio di balik seri Spider-Man ini baru saja membagikan unggahan singkat di media sosial yang langsung memicu rumor crossover Marvel, dengan Daredevil disebut-sebut bakal muncul di Marvel’s Wolverine.
Teaser tersebut menampilkan Wolverine mengeluarkan cakarnya dan menoleh ke arah sosok tak terlihat, ditemani caption bercanda soal “claws” dan “clauses”. Permainan kata itu langsung mengarah ke Matt Murdock, pengacara buta yang dikenal sebagai Daredevil, dan fans pun mulai menghubungkan titik-titik yang terasa terlalu spesifik untuk sekadar lelucon.
Meski terdengar sepele, reaksi publik menunjukkan betapa besarnya antusiasme terhadap proyek Wolverine yang hingga kini masih diselimuti misteri. Dengan jendela rilis yang diperkirakan baru tiba pada paruh kedua 2026, setiap sinyal kecil dari Insomniac langsung dibedah habis oleh penggemar.
Baca Juga: Xiaomi SU7 Ultra Masuk Gran Turismo 7, Ajang Unjuk Gigi Teknologi EV di Dunia Virtual
Jejak Daredevil yang Tak Pernah Benar-Benar Hilang

Spekulasi ini sebenarnya punya dasar historis. Insomniac sudah lama “menggoda” keberadaan Daredevil lewat game Spider-Man. Mulai dari papan nama firma hukum Nelson and Murdock di game pertama, penggusurannya di Spider-Man 2, hingga kemunculannya kembali lewat patch pasca-rilis, semuanya terasa seperti breadcrumb trail yang disengaja.
Bahkan, sempat muncul dugaan bahwa Daredevil akan hadir sebagai DLC di Spider-Man 2, meski pada akhirnya tak pernah terwujud. Karena itu, wajar jika banyak fans menilai Wolverine bisa menjadi panggung baru bagi Matt Murdock untuk akhirnya tampil lebih dari sekadar easter egg.
Di sisi lain, jika Daredevil benar-benar hadir, ini akan menjadi momen penting bagi karakter tersebut di dunia game. Terakhir kali Daredevil mendapat game solo adalah pada 2003 di Game Boy Advance. Selebihnya, ia lebih sering muncul sebagai karakter pendukung di game ensemble seperti Marvel: Ultimate Alliance.
Teaser Berhasil Goda Gamer dan Penggemar

Namun, ada juga alasan untuk menahan ekspektasi. Insomniac dikenal gemar bermain-main dengan fans lewat referensi dan humor meta. Satu lelucon soal “lawyer lingo” belum tentu berarti konfirmasi crossover besar, apalagi studio sama sekali belum buka suara soal detail cerita Marvel’s Wolverine.
Selain itu, memasukkan Daredevil ke dalam game Wolverine juga bukan keputusan kecil dari sisi naratif dan desain gameplay. Keduanya punya tone dan gaya bertarung yang cukup berbeda, sehingga integrasinya perlu alasan cerita yang kuat agar tak terasa sekadar fan service.
Untuk saat ini, semua masih sebatas spekulasi. Tapi satu hal jelas, Insomniac berhasil melakukan apa yang mereka kuasai: memancing diskusi besar hanya dari satu postingan singkat. Apakah Daredevil benar-benar akan “lompat” ke dunia Wolverine, atau ini cuma lelucon cerdas semata, jawabannya masih harus ditunggu.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



