Gizmologi
The Bilingual Tech Media

Menjajal Firefox Rocket, Browser Ponsel Khusus untuk Orang Indonesia

Dengan browser Firefox Rocket yang cepat dan ringan, kita bisa menghemat data dan penyimpanan pada ponsel. Jelajah web pun berlangsung singkat, meski koneksi internet lambat.

Asia Tenggara, khususnya Indonesia telah menjadi magnet baru bagi industri digital. Negara ini telah menjadi pasar Internet yang penting bagi sejumlah perusahaan teknologi, bahkan Mozilla mengembangkan browser khusus bernama Firefox Rocket. Kok bisa?

Ya, Mozilla sampai harus membuat browser Firefox Rocket yang dirancang khusus untuk orang Indonesia. Penyebabnya adalah Indonesia merupakan negara ke-5 terbesar di dunia untuk jumlah pengguna Internet serta menjadi negara mobile first yang hampir 70% populasinya mengakses Internet menggunakan perangkat mobile.

Selain itu, mereka juga telah melakukan riset pengguna. Hasil riset tersebut, ditemukan bahwa sekitar 40% pengguna muda Indonesia tidak puas dengan peramban default di ponsel mereka karena kecepatannya yang lambat. Mengingat hal ini, Mozilla mengembangkan Firefox Rocket, browser Android cepat dan ringan yang disesuaikan untuk pengguna Indonesia.

Dengan browser cepat dan ringan, kita bisa menghemat data dan penyimpanan pada ponsel. Ukuran APK Firefox Rocket yang bisa diunduh secara gratis di Google Play Store hanya 2.39MB, jauh lebih kecil dibanding browser utama Firefox Mobile yang mencapai 37 MB atau Google Chrome 31 MB. Tentu ini bakal menjadi solusi untuk ponsel low-end yang memori internalnya kecil.

Screenshot aplikasi Firefox Rocket

Dengan ukuran file yang kecil, menjalankan aplikasi ini juga tergolong sangat cepat yakni sekitar 1 detik saja. Selain itu, dengan Firefox Rocket kita bisa mengambil, berbagi konten dan browsing bisa dilakukan dengan cepat, bahkan dengan koneksi yang lambat.  Metodenya adalah dengan mengoptimalkan halaman web agar tampil lebih cepat

Jika melihat dari fungsinya, menurut kami Firefox Rocket ini lebih terlihat seperti browser versi lite dari Firefox Mobile. Karena sejumlah fitur yang tidak disertakan di sini dan hanya menghadirkan fitur penting saja. Memang lebih simple walaupun jika ingin melakukan beberapa hal, justru kesulitan. Sebagai contoh, sekadar mengganti web shortcut di tampilan utama saja tidak ada menunya.

Beberapa fitur utama Firefox Rocket antara lain Turbo Mode, Screenshot, Clear Cache, Storage Control, dan Block Images. Kita bisa melakukan browsing lebih cepat dengan Turbo Mode yang memblokir iklan untuk menyimpan data. Jika ingin lebih hemat lagi, kita dapat dengan mudah memblok loading gambar (Block Images) dan menggunakan fitur Screenshot untuk mengakses konten secara offline.

Dengan Storage Control, kita dapat menyimpan unduhan ke SD card dan mengosongkan penyimpanan ponsel dengan mudah dan menggunakan fitur Clear Cache untuk lebih banyak mengosongkan penyimpanan ponsel. Fitur paling penting bagi kami dan tidak ada di Firefox Mobile adalah Screenshot ini. Terlebih, fitur screenshot menangkap keseluruhan halaman web dari atas sampai bawah.

Sementara itu fitur yang kami pikir penting yaitu Multi Tab justru hilang di peramban ringan ini.  Joe Cheng, Mobile Browser Product Manager Mozilla, saat peluncuran browser Firefox Focus di Jakarta (7/11) berdalih, rata-rata pengguna tak pernah kembali ke tab sebelumnya. Mereka meninggalkan tab web begitu saja.

Berdasarkan riset yang dilakukan Firefox, rata-rata pengguna cukup hanya dengan single tab. Inilah yang mendasari Firefox Focus hanya tampil dengan satu tab. Kendati demikian, pihak Mozilla tetap akan berencana menghadirkan fitur ini karena menjadi permintaan nomor satu, meski belum bisa memastikan waktu rilisnya.

Saat ini, Mozilla hanya fokus mengembangkan Firefox Focus untuk pasar Indonesia saja. Namun bukan tidak mungkin jika nantinya sukses di sini, mereka akan menghadirkannya juga di pasar negera berkembang yang kondisi infrastrukturnya mirip dengan Indonesia.

This post is also available in: enEnglish (English)

%d blogger menyukai ini: