Gizmologi
The Gizmo & Technology Universe. Situs teknologi dan gadget terkini.

Begini Layanan Halodoc Goes to Hospital Bisa Pangkas Waktu Tunggu Tebus Obat

Usai memeriksakan diri ke dokter, pasien belum bisa langsung pulang ke rumah. Ada tahapan lagi yang terkadang bisa membuat waktu terasa habis, yakni mengantri lagi untuk menebus obat. Layanan Halodoc Goes to Hospital belum lama ini diluncurkan untuk memungkinkan pasien memperoleh obat tanpa menunggu lama.

Layanan Halodoc Goes to Hospital merupakan produk baru dari aplikasi kesehatan Halodoc yang ingin membantu pasien dalam menebus resep obat di rumah sakit, baik racikan mau pun non racikan. Layanan Halodoc Goes to Hospital ini diperkenalkan pada pekan lalu di Jakarta oleh Halodoc dengan menggandeng Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI).

Halodoc Goes to Hospital merupakan upaya kami dalam membangun sinergi positif dengan rumah sakit dalam mendukung RS menghadirkan pelayanan prima bagi setiap pasiennya,” ujar Jonathan Sudharta, CEO Halodoc.

“Layanan ini dapat diakses oleh setiap pasien, baik pasien umum maupun pasien BPJS, pasien baru maupun pasien yang rawat jalan yang sudah rutin menebus obat di rumah sakit,” ujar Jonathan.

Untuk memanfaatkan layanan Halodoc Goes to Hospital, pasien terlebih dahulu mendapatkan resep obat dari dokter di rumah sakit sesuai dengan indikasi yang diberikan. Setelah itu pasien dapat melakukan pembayaran atas layanan konsultasi yang diberikan oleh dokter berikut dengan resep obat yang ingin ditebus di kasir. Pada saat proses pembayaran inilah, pihak rumah sakit akan membantu dengan memberikan penawaran kepada pasien apakah mau menggunakan pengantaran obat melalui layanan Halodoc Goes to Hospital.

Apabila pasien setuju menggunakan layanan ini, maka pasien akan diminta mengisi data tambahan untuk pengiriman obat seraya mendapat penjelasan mengenai aturan pakai oleh apoteker rumah sakit mengenai obat yang ditebusnya. Setelah semua tahapan tersebut terpenuhi, pasien dapat langsung meninggalkan rumah sakit dan menunggu pihak Halodoc mengantarkan obat ke alamat yang dikehendaki oleh pasien.

Baca juga: Geliat Industri Startup Pikat AWS Perluas Layanan Cloud di Indonesia

Layanan Halodoc Goes to Hospital sendiri disambut positif oleh PERSI.

“Teknologi digital sangat cepat berkembang dan mulai masuk ke komunitas kesehatan salah satunya RS. Hal tersebut akan membantu RS dalam menunjang pelayanan ke pasien secara lebih efisien dan efektif,” kata dr. Kuntjoro AP, M. Kes, Ketua Umum PERSI.

Hingga akhir 2019, Halodoc menargetkan dapat menjalin kerjasama dengan 500 rumah sakit sebagai tahap awal perluasan layanan Halodoc Goes to Hospital. Per 19 September 2018 sendiri, Halodoc sudah bekerjasama dengan 76  rumah sakit baik swasta maupun non swasta yang tersebar di beberapa kota di Indonesia, seperti Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Bandung, Karawang dan Bandar Lampung.