Jakarta, Gizmologi – Platform berbagi konten dan aplikasi, Shareit mencatatkan pertumbuhan bisnis sebesar 220% di Tahun 2021/2022. Aplikasi ini juga telah di-install lebih dari 2.4 miliar pengguna dan menjangkau jaringan bisnis di 150 negara.
Sebagai perusahaan teknologi generasi berikutnya, SHAREit Group optimis untuk terus memperkuat komitmennya dalam menyediakan akses konten digital dan membantu bisnis untuk berkembang. Di mana pertumbuhan ini menunjukkan bahwa tren aplikasi terus akan berkembang dan menjadi pilihan merek untuk mencapai target audiens mereka.
“Kami percaya bahwa semua konten digital harus bisa diakses secara merata oleh semua orang, sehingga para pengguna kami dapat membagikan konten mereka dengan cepat dan sesuai dengan target audiens,” ujar Partner dan Global Vice-President SHAREit Group, Karam Malhotra dalam keterangannya.
Shareit, merupakan aplikasi yang berfokus pada permintaan pelanggan, menyajikan konten hiburan untuk pengguna global seperti video pendek dan game. Serta fungsi praktis seperti file sharing, pembersih cache, transfer game, pengaturan file, dan berbagai aplikasi menarik lainnya
Baca Juga: Fokus Pada Periklanan, SHAREit Kembangkan Ekosistem Digital Indonesia di 2022
Platform Berbagi Konten SHAREit

Lewat fitur-fitur tersebut, membuat total pendapatan platform periklanan SHAREit juga meningkat tiga kali lipat pada tahun 2022. Secara jumlah total pelanggan global yang meningkat hampir 30% secara year on year (yoy).
Aplikasi Shareit juga berhasil menempati posisi ke 4 dalam laporan AppsFlyer Performance Index secara global dalam hal volume dan kekuatan peringkat kategori non gaming pada indeks IAP. Pencapaian tersebut telah menempatkan Shareit sebagai aplikasi yang dipercaya dalam mengakses konten hiburan dan berbagi data.
Kedepannya, SHAREit terus berupaya menggerakan pertumbuhan ekonomi digital melalui aplikasi-aplikasi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Sejauh ini, Shareit juga telah mendirikan kantor dan mengembangkan tim nya di Singapura, Indonesia, Filipina, Pakistan, Bangladesh, UEA, Israel, dan lainnya dengan jumlah karyawan lebih dari 1.000 orang di seluruh dunia.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




