Jakarta, Gizmologi – PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) resmi menghadirkan Hyundai IONIQ 9 di Indonesia melalui ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Kehadiran model ini sekaligus menambah jajaran keluarga IONIQ di Tanah Air, sekaligus memperkuat strategi Hyundai dalam memperluas pilihan kendaraan listrik premium bagi konsumen Indonesia.
IONIQ 9 diposisikan sebagai SUV listrik premium tiga baris yang mengedepankan kenyamanan kabin, teknologi elektrifikasi, serta performa. Hyundai membekalinya dengan baterai berkapasitas besar, sistem penggerak All-Wheel Drive (AWD), hingga sejumlah teknologi baru yang sebelumnya belum banyak ditemui di segmen kendaraan listrik premium di Indonesia.
Selain menjadi produk baru, Hyundai juga membuka pre-booking IONIQ 9 selama GIIAS 2026 dengan harga spesial Rp1,49 miliar. Meski membawa spesifikasi yang tergolong kompetitif di kelasnya, kehadiran IONIQ 9 juga akan menghadapi persaingan yang semakin ketat di segmen SUV listrik premium, yang kini mulai diisi berbagai merek global.
Baca Juga: Kia Resmi Pasarkan The All-New Seltos di Indonesia, Harga Mulai Rp359 Juta
Andalkan Kabin Luas dan Teknologi Premium

Sebagai SUV listrik tiga baris, Hyundai menonjolkan kenyamanan sebagai salah satu nilai utama IONIQ 9. Mobil ini menawarkan kabin yang lega untuk seluruh penumpang, lengkap dengan kursi elektrik di baris kedua yang dirancang untuk meningkatkan kenyamanan selama perjalanan. Hyundai juga membekalinya dengan Digital Side Mirrors, teknologi yang diklaim menjadi yang pertama hadir di segmen kendaraan penumpang Indonesia.
Dari sisi performa, IONIQ 9 mengusung baterai berkapasitas 110,3 kWh yang dipadukan dengan sistem AWD. Kombinasi tersebut menghasilkan tenaga hingga 427,7 PS dan torsi maksimum 700 Nm. Hyundai mengklaim SUV listrik ini mampu menempuh jarak hingga 734 kilometer berdasarkan standar pengujian NEDC, serta mencatat akselerasi 0-100 km/jam dalam waktu 5,2 detik.
Dukung Fast Charging 800 Volt
Untuk menunjang penggunaan sehari-hari maupun perjalanan jarak jauh, Hyundai membekali IONIQ 9 dengan arsitektur kelistrikan 800 volt yang mendukung pengisian daya ultra-cepat DC hingga 350 kW. Dalam kondisi optimal, baterai dapat diisi dari 10 persen hingga 80 persen hanya dalam waktu sekitar 24 menit. Teknologi ini menjadi salah satu nilai tambah karena mampu memangkas waktu pengisian dibanding sistem pengisian konvensional.
Selama GIIAS 2026, Hyundai juga menghadirkan berbagai program penjualan untuk konsumennya, mulai dari promo pembiayaan, program trade-in, hingga layanan purna jual. Di sisi lain, keberhasilan IONIQ 9 di pasar Indonesia nantinya tidak hanya bergantung pada spesifikasi dan teknologi yang ditawarkan, tetapi juga bagaimana Hyundai mampu bersaing di segmen SUV listrik premium yang kini semakin ramai dengan kehadiran berbagai kompetitor baru.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

