Gizmologi
The Gizmo & Technology Universe. Situs teknologi dan gadget terkini.

Setelah iCloud & Apple Music, Kini Muncul Layanan Majalah Berbayar Apple?

Kalian mungkin tertarik membayar bulanan untuk Apple Music atau iCloud. Tetapi maukah kalian melakukannya untuk layanan majalah berbayar Apple di tengah maraknya berita online lewat gawai kalian?

Layanan majalah berbayar Apple dikabarkan akan segera diperkenalkan ke pengguna, seperti diberitakan oleh situs Bloomberg pada hari ini. Hal ini dilakukan menyusul akuisisi Apple terhadap aplikasi majalah bernama Texture bulan lalu. Texture merupakan sejenis Netflix tetapi untuk majalah. Aplikasi ini menyediakan akses ke sekitar 200 publikasi dengan terlebih dahulu membayar US$9,99 atau sekitar Rp137 ribu per bulannya.

Tak lama setelah membeli Texture, Apple memberhentikan sekitar 20 pegawai Texture, ungkap beberapa orang yang paham dengan rencana korporasi Apple ini kepada Bloomberg. Info lain menyebutkan Apple berencana mengintegrasikan staf Texture yang masih ada ke dalam tim Apple News yang lalu meluncurkan layanan majalah berbayar Apple kelas premium selama satu tahun.

Penerbit yang tergabung dalam layanan berita berbayar Apple ini akan memperoleh laba dari bisnis jasa ini.

Layanan majalah berbayar Apple. Foto oleh cnbc.comJika benar-benar terealisasi, layanan majalah berbayar Apple akan menambah deretan tawaran layanan yang selama ini sudah disediakan oleh Apple ke penggunanya. Termasuk layanan yang sudah ada adalah penyimpanan data melalui iCloud dan streaming musik lewat Apple Music, tulis cnet.com.

Related Posts
1 daripada 21

Apple membentuk Apple Music setelah membeli produsen headphone dan penyedia streaming Beats pada 2014. Lalu kini, Apple membeli Texture. Dua-duanya mengambil model bisnis yang sama jadi tak heran rumor layanan majalah berbayar Apple menyeruak di kalangan media. Apple sendiri masih belum memberikan tanggapan atas laporan ini.

Baca juga: Apple Baru Saja Rilis Update iOS 11.3. Yuk Ketahui 5 Fitur Pentingnya

“Kami berkomitmen menghadirkan jurnalisme dari sumber yang terpercaya dan mempersilahkan majalah memproduksi dengan rancangan dan alur cerita yang bagus bagi pembaca,” kata Eddy Cue, wakil presiden senior Apple untuk software dan layanan internet dalam sebuah pernyataan usai Apple membeli Texture pada Maret 2018.

Pertama kali diluncurkan pada 2010, Texture telah menjadi layanan majalah berbayar terdepan yang membuat pelanggannya dapat mengakses majalah populer dunia sembari berada di perjalanan. Konten majalah pun berkelas dengan mutu gambar bermutu tinggi. Beberapa majalah yang bisa dinikmati dalam Texture, di antaranya “People”, “Fortune”, dan “Vanity Fair”, yang mayoritas membahas tentang gaya hidup dan hiburan.

Layak ditunggu apakah layanan majalah berbayar Apple ini jadi kenyataan. Hal ini disebabkan sudah terlampau banyak situs berita atau majalah online dengan berbagai macam konten yang gratis bagi siapa pun.

Perlu dinanti juga apakah layanan majalah berbayar Apple ini akan memasukkan brand majalah lokal dengan pembaca setia, seperti “Tempo”, “Femina” atau “Gatra”. Atau apakah layanan hanya memunculkan majalah gaya hidup yang terkenal di luar negeri saja?

 

Get real time updates directly on you device, subscribe now.