Jakarta, Gizmologi – Pada pengumuman hari ketiga pekan ini, Apple akhirnya meresmikan varian laptop terbarunya yang sudah dirumorkan bakal hadir sejak beberapa bulan terakhir. Sesuai teaser yang sudah bermunculan, MacBook Neo tampil dalam opsi warna yang cerah, pakai prosesor milik iPhone terdahulu, dengan harga mulai USD599 alias sama dengan iPhone 17e.
Ya, selama ini opsi MacBook termurah yang bisa Gizmo friends beli adalah MacBook Air—kalau generasi terbarunya masih tergolong mahal, alternatif lain hanyalah membeli MacBook Air generasi-generasi sebelumnya. MacBook Neo jadi opsi baru yang terlihat segar, ditujukan agar lebih banyak orang bisa merasakan kecanggihan laptop Apple. Tentunya sudah mendukung fitur AI.
Meski jadi yang paling murah, spesifikasi MacBook Neo masih tergolong menarik. Hadir dengan dimensi layar setara MacBook Air, menawarkan daya tahan baterai yang tetap awet hingga seharian, serta dukungan Apple Intelligence sampai sambungan yang seamless dalam ekosistem perangkat Apple.
Baca juga: MacBook Air M5 Tawarkan Peningkatan Performa, Kapasitas Penyimpanan Kini Mulai 512GB
MacBook Neo Hadir dalam Opsi Warna Lebih Ekspresif

Dalam menghadirkan MacBook, Neo, John Ternus, Senior VP of Hardware Engineering pada Apple mengatakan bila pihaknya telah berhasil menghadirkan kebolehan komputer Mac dalam harga sangat terjangkau. “Dibangun dari awal agar lebih terjangkau bagi lebih banya orang, MacBook Neo adalah laptop yang hanya dapat diciptakan oleh Apple.”
Desain MacBook Neo sendiri kurang lebih menyerupai MacBook Air, termasuk semua sudutnya, hingga bobotnya yang sama persis yakni 1,23 kilogram. Hanya saja sedikit lebih tebal (12,7mm), namun panjang dan lebarnya sedikit lebih kompak. Tersedia dalam empat warna yakni Blush, Indigo, Silver, dan Citrus, menggunakan material aluminium agar tetap solid untuk dibawa ke mana saja.

Menariknya, keyboard pada MacBook Neo juga dibuat sewarna bodi, hanya dibuat lebih cerah—menjadikannya opsi MacBook paling berwarna saat ini. Pada kedua sisi sampingnya, Apple sematkan speaker stereo, jack audio 3,5mm, serta dua port USB-C (satu versi 3.0, satu versi 2.0). Di dalamnya, terdapat layar berukuran 13 inci yang tetap bisa menyala cerah hingga 500 nits.
Namun berbeda dengan MacBook Air terbaru, layar MacBook Neo menggunakan standar warna sRGB, alias belum DCI-P3. Setidaknya, resolusi tetap dibuat tajam setara Liquid Retina. Dan pada sisi atasnya, disematkan webcam beresolusi 1080P yang kualitasnya dapat ditingkatkan lewat ISP pada chipset. Dalam hal ini, menggunakan cip milik iPhone 16 Pro.
Performa Diklaim Tetap Lebih Kencang dari Laptop Intel Harga Setara

Ya, untuk membuat harganya bisa lebih terjangkau, MacBook Neo jalankan cip A18 Pro dengan 6 inti CPU, 5 inti GPU (dengan dukungan advanced ray tracing), 16 inti Neural Engine untuk Apple Intelligence dan fitur AI lainnya, serta kapasitas RAM 8GB tanpa opsi lain. Sementara untuk penyimpanannya, hanya tersedia dalam kapasitas 256GB atau 512GB.
Kombinasi tersebut, diklaim Apple sudah cukup untuk memberikan MacBook Neo performa yang tinggi dalam menjalankan aplikasi seperti Excel, Safari, Canva, dan lainnya dengan kecepatan sampai 50% lebih kencang, bila dibandingkan dengan laptop yang mengusung prosesor Intel Core Ultra 5. Berjalan tanpa kipas, Apple juga mengklaim daya tahan baterai MacBook Neo tahan sampai 16 jam untuk streaming video, atau 11 jam menjelajah web.
Menariknya, MacBook Neo dapat diisi daya dengan charger berkecepatan 20W. Lantas adakah bagian lain yang dipangkas untuk membuat harga MacBook Neo lebih terjangkau? Bila dilihat pada halaman spesifikasi resminya, laptop ini hadir tanpa lampu backlit pada bagian keyboard. Sementara touchpad-nya masih konvensional meski sudah mendukung input multi-touch, dan opsi Touch ID hanya tersedia pada varian dengan penyimpanan 512GB saja.

Dan tidak seperti MacBook Air, MacBook Neo hanya sematkan dua mikrofon, namun tetap mendukung fitur seperti Voice Isolation atau Wide Spectrum yang tentunya penting ketika digunakan untuk panggilan suara. Selebihnya, membawa fitur yang setara komplitnya dengan MacBook lain, lewat macOS terbaru yang menawarkan fitur seperti Writing Tools, hingga hapus obyek pada gambar.
Harga MacBook Neo dibanderol mulai USD599 atau sekitar Rp10 jutaan, sementara di negara tertentu, pelajar bisa mendapatkannya dengan harga spesial USD499 (Rp8,4 jutaan). Untuk opsi memori 512GB yang juga membawa Touch ID, dijual USD699 (Rp11 jutaan). Apakah Gizmo friends menantikan kehadiran resminya di Indonesia? Semoga bisa segera tersedia dalam waktu dekat ya.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



