Jakarta, Gizmologi – Produsen aksesori dari Tiongkok, Anker, terus berkomitmen menjadikan dirinya sebagai ‘raja’ solusi pengisian daya dan konektivitas dengan menghadirkan inovasi lewat docking station baru. Bernama resmi Anker Nano Docking Station (13-in-1), perangkat ini hadir untuk menjawab dilema klasik para pekerja hybrid.
Konsep perangkat baru ini menjadi solusi praktis bagi mereka yang butuh butuh setup lengkap di meja kerja, tapi malas mencabut satu per satu kabel saat harus meeting keluar. Dikutip dari Notebookcheck, perangkat ini baru saja mendarat di Jerman dan diprediksi akan segera menyusul ke negara lain.
Gizmo friends akan mendapatkan stasiun kerja 13-in-1 yang masif. Namun, saat harus bepergian, cukup cabut bagian modul hub kecilnya, dan kalian siap beraksi dengan konektivitas esensial di dalam tas. Untuk saat ini, Anker Nano Docking Station (Model 13-in-1) dibanderol dengan harga €139.99 di pasar Jerman, atau jika dikonversikan ke Rupiah berkisar di angka Rp2,3 jutaan. Angka yang cukup masuk akal mengingat kalian “membeli” dua perangkat sekaligus: docking station desktop dan USB-C hub travel.
Baca juga: Xiaomi Watch 5 Resmi Meluncur, Punya Fitur eSIM dengan Layar AMOLED
Spesifikasi Teknis Anker Docking Station

Secara teknis, Anker tidak main-main dalam membenamkan spesifikasi di kedua bagian perangkat ini. Pada Unit Dasar (Dock Station), kalian akan dimanjakan dengan: Triple Display Support: Dua port HDMI dan satu DisplayPort yang mendukung resolusi hingga 4K@60Hz. – dengan catatan pengguna MacOS harus bersabar karena tampilan layar eksternal akan mirroring, sementara Windows mendukung extend penuh; Daya Buas: Port USB-C upstream dengan daya 100W untuk mengisi laptop, plus input daya total 140W; Konektivitas Lengkap: Gigabit Ethernet, Audio Jack 3.5mm, serta kombinasi port USB-C (10Gbps) dan USB-A untuk periferal.
Sementara itu, Unit Lepas-Pasang (Detachable Hub) yang menjadi bintang utamanya juga tak kalah canggih: Mendukung pengisian daya passthrough USB-C hingga 85W; Satu port HDMI tambahan (4K@60Hz) untuk presentasi mendadak; Slot SD dan TF card, serta port USB-A/C berkecepatan 5Gbps.
Desain modular ini membuat meja kerja terlihat jauh lebih rapi karena kabel-kabel ‘berat’ tetap tertanam di unit dasar, sementara portabilitas tetap terjaga lewat modul hub-nya. Belum ada informasi resmi kapan perangkat pintar ini akan masuk ke Indonesia. Namun, melihat agresifnya Anker di pasar tanah air, rasanya tak butuh waktu lama bagi kita untuk bisa mencicipi kepraktisan manajemen kabel ala Anker Nano ini.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



