Jakarta, Gizmologi – Dari banyaknya lini produk aksesori Apple yang telah diluncurkan sejak beberapa tahun lalu, ada sejumlah jenis produk yang memang telah dinanti-nanti pembaruannya. Kalau AirPods Max akhirnya sudah pakai USB-C, kini giliran AirTag baru atau “AirTag 2” yang membawa peningkatan signifikan—namun dalam tampilan yang masih sama.
Ya, Apple pertama kali merilis AirTag sejak 2021 lalu, sebagai perangkat mungil untuk membantu penggunanya melacak barang yang hilang, atau dalam kata lain, mencegahnya agar tidak sampai hilang. Dimensinya yang kecil membuatnya pas untuk dipasangkan ke beberapa barang yang rawan hilang, sebut saja dompet, seperangkat kunci, hingga lainnya seperti koper maupun tas. Membutuhkan waktu hampir lima tahun hingga akhirnya Apple merilis AirTag 2.
“Dengan memasang AirTag di dalam wadah alat musik, seorang musisi dapat menemukan alat musiknya yang hilang dan tetap bisa tampil di malam itu. Pengguna lainnya berhasil menemukan koper berisi obat-obatan penting miliknya yang hilang. AirTag dirancang secara eksklusif untuk melacak obyek yang melindungi dari pelacakan yang tidak diinginkan,” jelas pernyataan resmi Apple (26/1).
Baca juga: Counterpoint: Pasar Smartphone Global Tumbuh Tipis di 2025, Apple Kembali Pegang Kendali
Speaker AirTag Baru Juga Dirancang Lebih Lantang

Lantas apa saja pembaruan yang membuat Apple AirTag 2 semakin andal untuk cegah barang hilang? Ada pada komponen yang disematkan di dalamnya, termasuk cip Ultra Wideband generasi kedua yang juga diusung oleh jajaran iPhone dan Apple Watch rilisan tahun lalu. Dengan begitu, AirTag 2 memiliki kemampuan untuk dideteksi dengan jarak 50% lebih jauh dari generasi sebelumnya.
Tidak hanya itu, cip Bluetooth pada AirTag 2 juga diperbarui agar juga dapat memperluas jangkauan pencarian ketika jaringan Ultra Wideband tidak tersedia. Tentunya, AirTag terbaru mendukung fitur Precision Finding, di mana proses pencarian akan lengkap dengan umpan balik berupa haptik, visual (termasuk arah) hingga suara (audio). Menariknya, Precision Finding juga dapat diakses dari Apple Watch Series 11 dan Ultra 3 ke atas, alias langsung dari pergelangan tangan.

Dan seperti yang sudah disinggung sebelumnya, AirTag 2 memiliki desain internal yang telah diperbarui. Hal tersebut memungkinkan Apple untuk sematkan speaker yang lebih lantang, di mana speaker AirTag 2 disebut 50% lebih kencang—memungkinkan untuk terdengar dari jarak hingga dua kali lebih jauh dibandingkan generasi sebelumnya.
Terkait pencarian lewat suara, disebutkan bila Apple sematkan efek atau bunyi suara baru yang khas. Dengan begitu, pengguna akan lebih mudah menemukan perangkat-perangkat penting mereka yang sudah dipasangkan atau dikaitkan dengan AirTag 2. Selain semua aspek pembaruan di atas, fitur keamanannya pun juga tetap diutamakan.
Efektif Menurunkan Risiko Barang Hilang, Siap Dijual Resmi

Ketika pertama kali dirilis, AirTag sempat menuai kontra akibat fungsinya yang disalahgunakan oleh pengguna. Namun tidak lama setelah itu, Apple menyempurnakan fungsi dan batasannya. Dan AirTag 2 dirancang “secara eksklusif untuk melacak objek, bukan orang atau hewan peliharaan.” Disebut telah gabungkan serangkaian perlindungan terbaik terhadap pelacakan tak diinginkan.
Tanpa menyebutkan secara gamblang (yang mungkin atas alasan keamanan), disebutkan bila AirTag 2 terbaru mendukung peringatan lintas platform, termasuk pengenal Bluetooth unik yang diubah secara berkala. AirTag 2 tidak menyimpan data lokasi atau riwayat secara fisik di dalam perangkat, dan semua komunikasi dengan perangkat lain dipastikan telah terenkripsi.
Memanfaatkan jaringan Find My milik Apple, AirTag 2 dapat berkomunikasi secara aman dan terenkripsi dengan perangkat lain di sekitarnya, demi mengirimkan laporan lebih presisi terkait lokasi barang yang hilang. Bahkan bila diperlukan, Apple memiliki fitur Share Item Location, yang kemudian dapat dihubungkan dengan layanan pihak ketiga tepercaya seperti maskapai penerbangan. Disebutkan kemitraan tersebut telah dapat menurunkan kejadian koper yang benar-benar hilang hingga 90%.
Sama seperti generasi sebelumnya, harga AirTag 2 tetap dibanderol USD29 (Rp488 ribuan) secara satuan, atau USD99 (Rp1,6 jutaan) untuk satu paket berisi empat produk. Kabar baiknya, pihak Apple secara resmi mengonfirmasi kehadiran AirTag 2, hanya saja masih belum ada perkiraan waktu kapan akan bisa dibeli langsung dari distributor resmi produk Apple di Tanah Air.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



