Razer Basilisk V3 Bawa Lebih Banyak Chroma RGB & 11 Tombol Kustom

Jakarta, Gizmologi – Sebagai aksesori pelengkap komputer maupun laptop, peran tetikus (mouse) bisa dibilang penting. Ketika laptop tak memiliki touchpad yang nyaman, atau harus bermain game kelas kompetisi, dibutuhkan navigasi presisi serta pintasan-pintasan yang hanya bisa ditemukan pada mouse. Menjadi opsi baru, Razer Basilisk V3 bawa kustomisasi tingkat tinggi.

Ya, produsen aksesori, laptop dan smartphone yang mengutamakan kemampuan gaming tersebut baru saja meluncurkan salah satu aksesori periferal yang paling bisa diberikan personalisasi mengikuti kebutuhan penggunanya. Karena untuk para gamer (dan kreator konten), sekadar punya desain ergonomis saja tidak cukup, alias perlu disokong pendukung lainnya.

Salah satu poin menarik lainnya yang dibawa oleh Razer Basilisk V3 adalah harganya yang justru lebih terjangkau dari generasi sebelumnya. Berbeda dengan seri Orochi V2 yang pernah kami ulas, mouse terbaru Razer satu ini masih gunakan kabel. Lebih cocok bagi mereka yang memang tak terlalu sering berpindah lokasi untuk bekerja dan bermain.

Baca juga: Review Razer Orochi V2: Mouse Gaming Ringan & Fleksibel

Teknologi Scroll Wheel Baru Razer Basilisk V3

Razer Basilisk V3

Meski mengutamakan kustomisasi tinggi dengan banyak tombol yang bisa diubah sesuai keperluan, Razer Basilisk V3 membawa fitur unggulan yang bisa dimanfaatkan baik untuk pemain gim profesional hingga pekerja kantoran. Pasalnya, perangkat ini dilengkapi “intelligent scroll wheel” yang memiliki tiga mode berbeda.

Lewat teknologi Razer Hyperscroll Tilt Wheel, secara umum ada dua mode yang bisa dicoba. ‘tactile cycling mode’ berikan efek klik setiap putaran kecilnya, cocok ketika sedang memilih senjata atau skill dalam sebuah gim. Mode kedua adalah ‘free spin scrolling mode’, di mana roda dapat diputar secara cepat dan halus, cocok untuk perintah repetitif atau dokumen vertikal dengan banyak halaman.

Lebih pintarnya lagi, pengguna Razer Basilisk V3 bisa mengaktifkan kedua mode sekaligus lewat aplikasi Razer Synapse, di mana roda bakal berikan efek sesuai dengan kecepatan putar dari penggunanya. Di seri sebelumnya, Razer sematkan tombol khusus untuk akses kecepatan putar di bagian bawah mouse, namun kali ini harus dilakukan lewat aplikasi saja.

Dengan penamaan “tilt”, maka scroll wheel tersebut juga bisa bergerak empat arah. Selain atas bawah, juga dapat digeser ke kiri dan kanan, tingkatkan kustomisasi penggunaan.

Cocok Untuk Gaming Hingga Microsoft Excel

Razer Basilisk V3

Masih terkait kustomisasi, secara total ada 10+1 tombol yang bisa diatur ulang fungsinya masing-masing pada bodi Razer Basilisk V3. Baik untuk gim Valorant, Microsoft Excel sampai aplikasi konferensi video, bisa diatur untuk mudahkan undo/redo sampai mute/share screen.

Tak perlu khawatir pengaturan akan hilang ketika berpindah perangkat. Profil yang sudah kamu buat bisa disimpan, bahkan hingga lima memori bawaan, sehingga cocok untuk beberapa use-case sampai beberapa pengguna sekalipun.

Mouse Razer terbaru ini juga punya total 11 lampu LED individu yang tersebar mulai dari logo di balik telapak tangan, scroll wheel, dekat tombol khusus untuk atur DPI sampai aksen garis yang ada di bagian bawahnya. Masing-masing zona bisa diatur hingga 16,8 juta kombinasi warna.

Tak hanya menyala konstan, tentu Razer juga menyiapkan ragam efek menarik yang dapat dipilih. Saat ini, sudah tercatat lebih dari 150 gim yang terintegrasi dengan lampu Chroma RGB, sehingga lampu bisa respon sesuai dengan gim.

Gunakan sensor terbaru, Razer Basilisk V3 punya tingkat sensitivitas (DPI) mencapai 26 ribu poin. Aksesori gaming terbaru satu ini sudah dijual di Amerika Serikat dengan harga USD69,99, alias Rp997 ribuan. Harga tersebut lebih murah sekitar Rp150 ribu dari generasi sebelumnya, Basilisk V2.

Tinggalkan komen