Jakarta, Gizmologi – Xiaomi resmi meluncurkan aksesori pendingin air portabel terbaru di bawah sub-brand Black Shark, yakni Black Shark 6 Ultra. Kehadiran perangkat ini bisa didapat untuk pasar Tiongkok dengan harga sekitar $66 atau CNY 459. Perangkat inovatif yang ditujukan untuk ponsel pintar, tablet, dan konsol genggam ini mengusung desain yang mirip dengan pendingin PC desktop dengan mengintegrasikan kipas aktif, pompa, radiator, serta sistem koneksi magnetik.
Sistem pendingin mutakhir dalam Black Shark 6 Ultra mengandalkan pompa air internal yang diklaim sebagai unit high-performance dengan kecepatan putaran yang menembus 1200+ RPM. Pompa tersebut bekerja secara berkesinambungan dengan sebuah radiator berukuran masif yang mencakup area seluas 165.900 mm². Untuk memaksimalkan pelepasan panas dari unit radiator, Xiaomi juga membenamkan kipas dengan 7 bilah dalam paket pendinginnya.
Perpaduan spesifikasi pendinginan mekanis tingkat PC tersebut menghasilkan performa termal yang sangat ekstrem untuk ukuran perangkat seluler. Berdasarkan klaim dari pihak pabrikan, pengaturan sistem pada aksesori ini mampu membuat suhu operasional perangkat turun drastis hingga 56° C. Kemampuan pelepasan panas yang luar biasa ini memungkinkan perangkat yang terhubung untuk tetap berada pada suhu ekstrem hingga -31° C, bahkan saat sedang menjalankan beban pemrosesan yang sangat berat.
Untuk menghubungkan modul pendingin air utama dengan perangkat pengguna, Black Shark 6 Ultra memanfaatkan lampiran magnetik khusus yang dirancang untuk kompatibilitas multi-perangkat. Lampiran magnetik ini tidak hanya sekadar berfungsi sebagai konektor fisik, tetapi juga secara aktif dilengkapi dengan cip pendingin TEC (Thermoelectric Cooling) di bagian dalamnya. Kehadiran cip pendingin terdedikasi ini bertujuan untuk memastikan performa penurunan suhu yang jauh lebih stabil saat dioperasikan secara terus-menerus.
Baca juga: Pencapaian Xiaomi Sepanjang 2025, Jadi Tablet Nomor Satu di Indonesia?
Black Shark Hadir dalam Desain Ergonomis dan Fungsionalitas Ekstra

Salah satu aspek paling menonjol dari Black Shark 6 Ultra ialah rancangan yang dapat menjauhkan bodi perangkat dari unit kipas, radiator, dan pompa utama. Struktur pemisahan ini menawarkan keunggulan ergonomis yang sangat signifikan dibandingkan dengan mayoritas pendingin ponsel pintar konvensional di pasaran. Berbeda dengan pendingin seluler terintegrasi lainnya, perangkat ini dirancang secara khusus agar sama sekali tidak meniupkan sisa udara panas ke arah tangan pengguna saat sedang asyik bermain gim.
Meskipun menawarkan mekanisme pendinginan cairan yang kompleks, lampiran magnetik yang menempel pada perangkat pengguna tetap dirancang dengan mementingkan aspek mobilitas. Xiaomi mencatat bahwa komponen lampiran tersebut dibuat sangat ringan dengan bobot penambahan yang hanya berada di angka 69 gram. Dimensi ketebalan komponen penempelnya juga dipertahankan cukup ramping di angka 12,8 mm, sehingga meminimalisasi hambatan fisik pada perangkat saat digenggam.
Tidak ketinggalan perkara daya dan gimmick menarik,dengan kebutuhan daya 48W, perangkat ini juga menyertakan berbagai ornamen tambahan khas gawai gaming. Unit utama penampung air dari perangkat ini dipercantik dengan pencahayaan lampu RGB dinamis yang menambah kesan futuristik pada meja pengguna. Di samping itu, Xiaomi juga menyematkan sebuah layar LED informatif yang akan terus menampilkan angka suhu permukaan perangkat secara real-time.
Meskipun saat ini diluncurkan dengan harga perkenalan yang sangat kompetitif di Tiongkok, masih belum ada kejelasan apakah Xiaomi berencana membawa Black Shark 6 Ultra ini berekspansi secara resmi ke pasar global. Namun, mengingat aksesori periferal Black Shark selama ini memiliki rekam jejak distribusi yang cukup baik di beberapa wilayah tertentu, ketersediaan internasionalnya tetap menjadi sangat terbuka.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



