Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Sony ZV-1, Kamera Saku yang Dirancang Khusus untuk Para Vlogger

0 7.450

Kamera saku (pocket) atau point-and-shoot masih cukup populer untuk digunakan para vlogger. Meski kamera pada smartphone sudah memiliki kualitas yang cukup bagus, kamera pocket tetap miliki sensor yang lebih superior dan masih lebih mudah untuk dibawa-bawa, jika dibandingkan dengan DSLR. Salah satu produsen kamera saku yang cukup terkenal, Sony, merilis Sony ZV-1 yang difokuskan untuk vlogging.

Sebelumnya Sony dikenal dengan lini seri RX100 mereka, yang kini sudah mencapai generasi ke-7. Dengan ZV-1, Sony mencoba untuk berikan fitur-fitur yang memudahkan para vlogger merekam momennya dengan lebih mudah, serta menghapus beberapa fitur yang sekiranya tidak diperlukan dari RX100 Mark VII, agar harga jualnya masih bisa setara atau lebih murah.

Menurut Kazuteru Makiyama, President Director PT Sony Indonesia, kamera terbaru Sony ZV-1 ini dihadirkan untuk memenuhi kebutuhan dan permintaan masyarakat akan perangkat kamera berkualitas yang mudah digunakan untuk merekam video kasual.

“Memiliki desain inovatif yang dilengkapi dengan teknologi, pengaturan, dan mode terbaru, kamera ini memungkinkan pemula untuk merekam video sederhana dengan cara yang tidak dapat mereka lakukan sebelumnya. Kamera Sony ZV-1 hadir untuk membuat subjek di dalam video dapat stand out di lingkungan apapun. Setiap fiturnya dioptimalkan untuk pengambilan video sederhana,” ujar Kazuteru di Jakarta (27/05).

Keunggulan Kamera Sony ZV-1

Dari sisi luar, desainnya terlihat simpel dan tak jauh berbeda dari seri RX100. Sony masih gunakan sensor 20.1MP Exmor RS CMOS berukuran 1 inci pada Sony ZV-1. Hanya saja lensa yang digunakan adalah sama seperti pada RX100 generasi ke-3 hingga ke-5, yaitu 24-70mm. Jarak zoom atau pembesarannya memang tak sejauh generasi terbaru, namun lensa ini miliki bukaan atau aperture lebih baik di f/1.8-2.8. Kamera ini juga dilengkapi ND filter untuk memudahkan perekaman video di kondisi cahaya melimpah.

Ketika layarnya dibuka, terlihat jika Sony ZV-1 gunakan mekanisme yang berbeda. Jika layar Sony RX100 hanya bisa diputar ke atas, Sony ZV-1 jauh lebih fleksibel. Layar tersebut masih berdimensi 3 inci dengan 921 ribu warna, mendukung sistem sentuh untuk fokus. Mekanisme ini juga ditujukan agar layar tidak mengganggu aksesoris yang bisa dipasangkan di sisi atas bodi kamera.

Sony ZV-1 tak lagi dilengkapi dengan pop-up electronic viewfinder, sebuah fitur yang lebih umum untuk fotografer. Area tersebut digantikan dengan multi-interface shoe yang bisa dipasangkan dengan mic eksternal atau aksesori lainnya. Sementara tiga mikrofon bawaannya ditingkatkan dengan perlindungan suara angin.
Selain tak miliki EvF, fitur yang dihapus lainnya adalah built-in flash, sebuah ring untuk atur fokus di sekeliling lensa, serta material bodi yang tak lagi gunakan magnesium. Sony ZV-1 juga masih gunakan port micro USB untuk pengecasan.

Kamera ini mampu rekam video hingga resolusi 4K 24/30fps, juga opsi untuk rekam video slow motion hingga 960fps. Tersedia juga opsi interval shooting untuk video time-lapse. Agar video terlihat stabil, Sony ZV-1 dilengkapi dengan stabilisasi digital (EIS) maupun optik (OIS).

Dua Mode Khusus Untuk Vlogging

Dengan segala perubahan hardware tersebut, Sony berikan dua fitur yang akan sangat memudahkan penggunanya ketika merekam video. Yang pertama adalah pintasan untuk masuk ke mode “Background Defocus”, dimana jika fitur ini diaktifkan, kamera akan otomatis hasilkan efek bokeh maksimal, menggunakan aperture terbesar dan pengaturan lainnya secara otomatis.

Selain itu, ada juga pintasan mode “Product Showcase”. Sony ZV-1 miliki teknologi fokus yang sangat cepat, dapat mengunci fokus ke wajah sampai mata objek yang ada di depan lensa. Dengan mode ini, kamera akan memprioritaskan fokus ke objek apapun yang memiliki jarak terdekat. Ini sangat berguna untuk vlogger kecantikan yang sering menunjukkan produk ke depan wajah, atau pengulas gadget yang menunjukkan smartphone-nya.

Baca juga: Sony Xperia 1 II Tingkatkan Kemampuan Kamera dengan Optik Zeiss

Harga Kamera Saku Sony ZV-1

Sisi-sisi Sony ZV-1

Dengan segala fitur yang dihadirkan khusus untuk memudahkan perekaman video, Sony ZV-1 dibanderol seharga USD799 atau sekitar Rp11,7 jutaan. Namun Sony memberikan harga promo USD749 (Rp11 jutaan) yang berlaku sampai 28 Juni mendatang.

Sony juga merilis sebuah aksesoris yang dibuat khusus untuk Sony ZV-1, yaitu GP-VPT2BT Shooting Grip. Ini adalah grip tambahan, tanpa efek stabilisasi. Namun grip tersebut dilengkapi sebuah remote khusus untuk kontrol kamera dari jarak jauh. Sony menjualnya satu paket dengan kartu memori 64GB seharga USD149 (Rp2 jutaan).