Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Apple MacBook Pro 13 (2020) Jadi yang Terakhir Gunakan Magic Keyboard

3 7.360

Apple terus melakukan pembaruan, tak hanya pada smartphone mereka tiap tahunnya, namun juga lini laptop MacBook mereka. Kemarin (4/5), MacBook akhirnya turut memperbarui seri MacBook Pro 13 inci, dengan menghilangkan sebuah fitur yang cukup problematik bagi pengguna selama bertahun-tahun. Hilang sudah mekanisme butterfly keyboard, digantikan dengan metode tradisional.

Sebelumnya, Apple sudah menghapus mekanisme keyboard tersebut pada MacBook Pro 16 inci di akhir tahun lalu, disusul dengan MacBook Air baru yang dirilis Maret kemarin, dan MacBook Pro 13 inci menjadi yang terakhir. Selain keyboard, performa dan kapasitas penyimpanan juga ditingkatkan, tanpa perubahan pada sisi desain.

Tom Boger, Senior Director of Mac & iPad Product Marketing, Apple mengatakan jika perangkat ini cocok baik untuk mahasiswa, developer maupun profesional kreatif. MacBook Pro 13 inci generasi terbaru ini diklaim mampu hadirkan performa tinggi, layar Retina, serta baterai yang tahan seharian. “Kini kami menambahkan mekanisme Magic Keyboard, menggandakan kapasitas penyimpanan dan meningkatkan performanya, membuat perangkat ini memiliki nilai yang lebih tinggi untuk konsumen kami,” tambah Tom lewat sebuah rilis.

Fitur Baru MacBook Pro 13 (2020)

MacBook Pro 13 (2020)

Dengan begitu, sudah tidak ada lagi seri MacBook baru yang menggunakan mekanisme Butterfly Keyboard, digantikan oleh Magic Keyboard dengan 1mm key travel untuk pengalaman mengetik yang lebih stabil dan nyaman. Selain itu, keyboard baru ini dilengkapi tombol Esc fisik, Touch ID untuk keamanan, serta desain arrow keys yang lebih mudah digunakan. Selain itu, tentunya masih ada Touch Bar di bagian atas untuk tingkatkan produktivitas.

Dengan kapasitas penyimpanan dua kali lebih besar, varian termurah MacBook Pro 13 inci dilengkapi memori 256GB, hingga opsi tertinggi sampai 4TB untuk profesional yang banyak menyimpan file video. Varian tertentu laptop ini juga sudah menggunakan prosesor Intel Core generasi ke-10 quad-core terbaru, dengan Turbo Boost hingga 4,1GHz. Konsumen yang beralih dari varian dual-core akan merasakan peningkatan 2,8 kali lebih cepat. Untuk kemampuan olah data visual Intel Iris Plus Graphics punya performa 80% lebih cepat untuk olah data video 4K, proses render dan untuk pemakaian gaming. Grafis ini juga mendukung Apple Pro Display XDR hingga resolusi penuh, 6K.

Opsi kapasitas RAM tertinggi MacBook Pro 13 inci terbaru ini tersedia sampai 32GB. Dan mulai 16GB, Apple menggunakan RAM 3733MHz untuk performa yang lebih cepat lagi saat digunakan untuk multitasking. Sebelumnya, terdapat rumor jika Apple akan membuat layar varian ini lebih besar yaitu 14 inci. Namun tidak terjadi, Apple tetap menggunakan layar 13 inci Retina Display yang sudah mendukung P3 wide color gamut, True Tone display serta kecerahan hingga 500 nits.

Baca juga: Apple Memperbarui MacBook Air dengan Performa Dua Kali Lebih Baik

Harga MacBook Pro 13 (2020)

MacBook Pro 13 (2020)

MacBook Pro 13 inci (2020) ini sudah mulai tersedia di Apple Store Amerika Serikat, dapat dipesan secara online lewat web resmi mereka serta aplikasi Apple Store. Harga yang ditawarkan mulai dari USD1299 (Rp19 jutaan), dan potongan USD100 untuk pelajar yang bisa tergabung dalam program Apple Education.

Varian termurah dari MacBook Pro 13 akan mendapatkan benefit kapasitas penyimpanan lebih besar, namun masih menggunakan prosesor yang sama seperti generasi sebelumnya, yaitu Intel Core generasi ke-8. Varian dengan prosesor baru dan RAM lebih cepat dimulai seharga USD1800 (Rp27 jutaan).