Jakarta, Gizmologi – Segmen entry-level semakin kompetitif di awal 2026. Salah satu yang terbaru adalah Infinix SMART 20 yang diluncurkan beberapa hari menjelang momen lebaran. Smartphone ini menyasar pengguna muda dengan fokus pada desain, daya tahan baterai, dan pengalaman harian yang mulus.
Smartphone ini langsung menarik perhatian karena membawa kombinasi fitur yang jarang ditemui di kelas harga Rp1 jutaan, mulai dari layar 120Hz, baterai besar, hingga desain yang sekilas mengingatkan pada smartphone flagship. Dari kesan awal memperhatikan perangkat ini, Infinix SMART 20 terasa seperti paket “value for money” yang cukup solid untuk pengguna muda maupun first-time smartphone user. Lantas, seperti apa kesan awalnya?
Desain Stylish, Sekilas Mirip iPhone Terbaru
Salah satu hal yang langsung mencuri perhatian adalah desain belakangnya. Infinix SMART 20 mengusung modul kamera dengan dua lensa besar yang disusun sederhana dalam satu area, sebuah pendekatan yang sekilas mengingatkan pada desain iPhone generasi terbaru.
Meski tentu berada di kelas harga berbeda, sentuhan desain ini membuat tampilannya terasa lebih premium dibandingkan smartphone entry-level kebanyakan. Apalagi dengan finishing bodi bertekstur dan pilihan warna yang cukup berani seperti Sunlike Orange dan Cloudline Blue. Warna lain seperti Polaris Titanium hingga Shadow Black memberi pilihan sesuai karakter pengguna muda.
Tak hanya soal tampilan, dimensi bodinya juga cukup impresif. Dengan ketebalan hanya sekitar 7,7mm, perangkat ini terasa tipis dan nyaman digenggam. Material belakangnya menggunakan finishing bertekstur dengan desain 3D yang membuatnya terlihat lebih modern dan tidak mudah meninggalkan sidik jari.
Secara ergonomi, bodinya cukup nyaman digenggam satu tangan. Sudut-sudutnya dibuat rounded (R-corner) sehingga tidak terasa tajam di tangan. Meskipun masih menggunakan material plastik, build quality terasa solid untuk kelas harga Rp1 jutaan.
Layar 120Hz, Value yang Jarang di Kelasnya
Salah satu daya tarik utama Infinix SMART 20 ada pada sektor layar. Smartphone ini dibekali panel IPS LCD berukuran 6,78 inci dengan resolusi HD+ dan refresh rate hingga 120Hz.
Pengalaman awal saat scrolling terasa cukup halus, terutama ketika berpindah antar menu atau media sosial. Menariknya, refresh rate ini bersifat adaptif dengan pilihan 45Hz, 60Hz, 90Hz, hingga 120Hz untuk menyesuaikan kebutuhan dan efisiensi baterai.
Tingkat kecerahan layar juga cukup baik, mencapai hingga 700 nits (HBM), sehingga masih relatif nyaman digunakan di bawah sinar matahari langsung.
Selain itu, layar sudah menggunakan desain punch-hole yang membuat tampilannya terasa lebih modern dibanding notch model lama. Rasio layar ke bodi mencapai sekitar 90%, memberikan pengalaman visual yang lebih imersif.
Performa Harian Cukup untuk Kebutuhan Esensial
Untuk dapur pacu, Infinix SMART 20 mengandalkan chipset MediaTek Helio G81 Ultimate. Prosesor ini dipadukan dengan RAM 4GB yang bisa diperluas hingga 8GB dengan fitur extended RAM.
Dalam penggunaan awal, performanya terasa cukup responsif untuk kebutuhan harian seperti browsing
media sosial, streaming video, gaming ringan. Perpindahan aplikasi juga cukup lancar, meski tentu tidak bisa disamakan dengan smartphone kelas menengah. Namun untuk target pengguna entry-level, performa ini sudah tergolong memadai.
Penyimpanan internal tersedia hingga 128GB (bahkan varian tertentu hingga 256GB), dan masih bisa diperluas dengan microSD hingga 2TB, cukup lega untuk menyimpan berbagai file dan konten.
Salah satu keunggulan utama Infinix SMART 20 adalah kapasitas baterainya yang besar, yakni 5200mAh. Dalam penggunaan awal, baterai ini mampu bertahan seharian untuk penggunaan normal
Mendukung streaming dan media sosial tanpa khawatir cepat habis. Pengisian daya memang masih di 10W (dengan dukungan hingga 15W), jadi bukan yang tercepat. Namun sebagai kompensasi, tersedia fitur reverse charging 5W yang bisa digunakan untuk mengisi perangkat lain.
Fitur Unik Voiceprint Noise Cancellation
Salah satu fitur yang cukup menarik dan jarang ditemui di kelas harga ini adalah Voiceprint Noise Cancellation. Fitur ini bekerja dengan mempelajari karakter suara pengguna melalui rekaman sekitar 25–30 detik. Setelah itu, sistem akan memprioritaskan suara pengguna saat melakukan panggilan, sekaligus meredam suara bising di sekitar seperti kendaraan, angin, atau keramaian.
Dalam pengalaman awal, fitur ini terasa cukup membantu saat melakukan panggilan di lingkungan ramai. Suara menjadi lebih jelas di sisi penerima.
Kamera Standar, Cukup untuk Dokumentasi

Di sektor kamera, Infinix SMART 20 dibekali kamera utama 8MP dan kamera depan 8MP. Hasil foto di kondisi cahaya cukup tergolong standar. Secara umum detail cukup untuk kebutuhan media sosial, warna cenderung natural, dynamic range terbatas. Untuk kondisi low light, hasilnya masih biasa saja, sesuai ekspektasi di kelas entry-level. Namun Infinix menyertakan beberapa mode seperti Super Night
Portrait, AI Cam, Pro mode. Perekaman video sudah mendukung hingga 2K 30fps, yang cukup menarik untuk kelas harganya.
Harga dan Ketersediaan Infinix SMART 20 di Indonesia
Infinix SMART 20 hadir dengan harga yang cukup agresif:
4GB/64GB: Rp1.299.000 (flash sale)
4GB/128GB: Rp1.399.000 (flash sale)
Dengan harga tersebut, perangkat ini jelas menyasar pengguna yang mencari smartphone terjangkau dengan fitur kekinian.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.







