Jakarta, Gizmologi – Setelah diluncurkan secara perdana di China beberapa bulan lalu, Xiaomi akhirnya memperkenalkan lini smartphone kelas menengah mereka yakni Xiaomi Redmi Note 13 Series secara global. Hadir dalam lima varian berbeda, jumlahnya bertambah dua dari peluncuran awal. Di mana Xiaomi menambahkan dua varian Redmi Note 13 baru dalam opsi 4G.
Seperti yang Gizmo friends ketahui, di Indonesia sendiri Redmi Note 12 masih hadir dalam opsi 4G. Selain agar harga bisa lebih terjangkau, jaringan 5G masih belum tersedia secara merata di negara seperti Indonesia, sehingga konsumen masih bisa memilih versi 4G untuk alternatif. Dengan tetap membawa sejumlah keunggulan fitur menarik.
Dibandingkan dengan Redmi Note 12 Series 4G, Redmi Note 13 Series 4G membawa peningkatan spesifikasi yang cukup menyeluruh. Desainnya juga dirancang berbeda, dengan bodi belakang yang dilengkapi bulatan masing-masing sensor kamera besar tanpa modul khusus. Pada versi Pro, terdapat aksen berbeda di sekitar kamera belakang sebagai pembeda.
Untuk detail tiga varian 5G dari Redmi Note 13, bisa kamu akses lewat artikel kami sebelumnya di sini.
Bezel Layar Lebih Tipis, Belum HyperOS

Menggantikan Redmi Note 12 4G, Xiaomi Redmi Note 13 4G nampak tampil membawa desain keempat sisi lebih flat, dengan bezel layar depan terlihat jauh lebih tipis. Layar tersebut berukuran 6,67 inci, gunakan panel AMOLED full HD+ dalam refresh rate 120Hz dan tingkat kecerahan maksimum hingga 1,300 nits. Juga sudah dipasangkan bersama in-display fingerprint sensor serta perlindungan Gorilla Glass 3.
Di bagian atas layar Redmi Note 13 4G, terdapat sebuah kamera punch-hole berukuran mungil yang membawa sensor 16MP. Sementara di belakang, sensor utamanya kini meningkat ke resolusi 108MP, alias sama dengan versi 5G, sudah mendukung 3x in-sensor zoom alias zoom yang tidak mengurangi kualitas foto, memanfaatkan cropping bagian tengah sensor.

Menemani sensor tersebut, juga ada sensor ultra-wide 8MP dan makro 2MP. Lalu pada sektor baterai Redmi Note 13 4G masih mengusung teknologi 33W fast charging. Chipset-nya sendiri juga masih menggunakan Snapdragon 685 octa-core dari Qualcomm, dipasangkan dengan opsi RAM hingga 8GB dan penyimpanan internal hingga 256GB.
Walau sudah rilis untuk pasar global, Redmi Note 13 4G masih jalankan Android 13 dengan tampilan MIUI, alias belum HyperOS. Bodi smartphone ini sudah terlindungi pula oleh sertifikasi IP54 yang membuatnya tahan dari percikan air.
Redmi Note 13 Pro 4G Sudah Bawa Sensor 200MP OIS

Bagaimana dengan opsi varian Pro? Secara desain kurang lebih masih sama, hanya saja sisi depan layar Redmi Note 13 Pro 4G sudah terlindung Gorilla Glass 5. Lalu pada sektor chipset, disematkan cip Helio G99 Ultra dari MediaTek dengan opsi RAM dan memori internal lebih lega—masing-masing hingga 12Gb & 512GB. Lantas apa bedanya cip G99 Ultra dengan versi standar?
Asumsi kami, ISP-nya ditingkatkan agar mendukung sensor 200MP, mengingat G99 standar hanya mendukung 108MP. Ya, Redmi Note 13 Pro 4G bakal jadi opsi smartphone Xiaomi paling terjangkau yang membawa kamera 200MP ISOCELL HP3, lengkap bersama OIS dan kemampuan 4x in-sensor zoom. Sementara kedua sensor lain bersama kamera depannya masih sama dengan varian standar.
Selain perbedaan chipset, proteksi layar dan sensor kamera utama, baterai Redmi Note 13 Pro 4G juga dapat terisi lebih cepat berkat 67W TurboCharge. Harga Redmi Note 13 Pro 4G dibanderol mulai USD249 (Rp3,8 jutaan), sementara opsi non-Pro mulai USD179 (Rp2,8 jutaan). Apakah Indonesia bakal menyusul dengan cepat? Kita tunggu saja ya.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




