Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

OnePlus 8 Series, Smartphone Flagship dengan Snapdragon 865 & Layar Fluid AMOLED

1 18.654

Lewat sebuah acara yang diselenggarakan secara daring (online), OnePlus akhirnya meresmikan smartphone flagship mereka di awal tahun 2020. OnePlus 8 & 8 Pro hadir dengan chipset Snapdragon 865 dan peningkatan di aspek layar serta kameranya.

Meski gagal di Indonesia karena tidak bisa memenuhi aturan TKDN, namun OnePlus berhasil menembus Amerika Serikat. Pasar yang tergolong sulit dimasuki oleh brand dari China, bahkan Huawei saja tidak bisa menembusnya.

OnePlus bekerja sama dengan operator Verizon agar bisa meraih lebih banyak konsumen di Amerika Serikat mencicipi produknya. Kerja sama tersebut sekaligus membuat OnePlus 8 Series kompatibel dengan jaringan 5G dari T-Mobile serta Verizon.

Jika sebelumnya flagship OnePlus masih memiliki beberapa kekurangan dalam segi kelengkapan fitur, kali ini mereka mencoba menyelesaikan situasi tersebut. Seperti apa kemampuan perangkat ini? Yuk simak ulasan singkat berikut ini.
Baca juga: 4 Alasan Samsung Galaxy M31 Bisa Bikin #stayproductive Meski Bekerja di Rumah

Spesifikasi OnePlus 8 Pro

OnePlus 8 Pro

Smartphone pertama yang diperkenalkan oleh OnePlus adalah versi terbaiknya, OnePlus 8 Pro. Desain kacanya dibuat melengkung sama seperti pada 7 Pro, hanya saja kini mengadopsi kamera depan punch-hole, alias tak lagi pop-up camera. Lebih konvensional, tapi dengan kualitas jauh lebih baik.

Layar luas 6,78 inci Fluid AMOLED milik OnePlus 8 Pro mampu menjalankan refresh rate hingga 120Hz dalam resolusi Quad HD+, plus touch sampling rate 240Hz untuk meminimalisir lag saat disentuh. Layar ini mendapatkan nilai terbaik dari hasil uji tes DisplayMate, dengan akurasi warna akurat, dukungan 10-bit, HDR10+ dan MEMC yang bisa menginterpolasi konten video 24fps menjadi 120fps.

Salah satu alasan utama kenapa OnePlus tidak menggunakan mekanisme pop-up camera adalah hadirnya sertifikasi IP68. Ya, akhirnya OnePlus 8 series dibuat tahan air dan debu. Selain itu, OnePlus 8 Pro juga akhirnya mendukung wireless charging hingga 30W. Baterai 4.510 mAh yang diusung dapat diisi secara nirkabel, 50% hanya dalam 30 menit. Untuk pengecasan menggunakan kabel, masih sama dengan Warp Charge 30T.

Baca juga: OPPO Ace 2 Hadir dengan Dukungan Wireless Charging Tercepat di Dunia

Kamera juga menjadi bagian yang meningkat signifikan. OnePlus 8 Pro jadi smartphone pertama mereka dengan empat sensor kamera. Sensor kamera utamanya 48MP f/1.78 dengan dimensi yang jauh lebih besar di 1/1,4 inci (Sony IMX689). Sensor ultra-wide angle-nya juga beresolusi 48MP f/2.2 (IMX586) dengan fungsi macro 3cm, plus sensor 8MP f/2.4 telefoto, mendukung pembesaran 3x hybrid zoom dan 30x digital zoom. Yang keempat adalah Color Filter lens 5MP f/2.4 untuk efek foto artistik.

Kemampuan video-nya juga sangat diunggulkan dalam acara perilisan. Dengan fitur 3-HDR, video yang dihasilkan punya dynamic range yang lebih baik bahkan dari iPhone 11 Pro. Resolusi 4K 60fps juga dilengkapi stabilisasi video, kombinasi OIS & EIS.

OnePlus 8

Beralih ke sang adik, OnePlus 8. Dimensi layarnya sedikit lebih kecil di 6,55 inci, beresolusi 1080p+ dan dukungan refresh rate 90Hz. Akurasi warnanya diklaim sama seperti varian Pro. Tanpa dukungan wireless charger, baterai 4.300 mAh di OnePlus 8 mendukung Warp Charge 30T, 50% dalam waktu 22 menit.

Spesifikasi kameranya masih mirip seperti pendahulunya, OnePlus 7T. Sensor utama menggunakan Sony IMX586 48MP, dengan kamera ultra wide-angle 16MP serta kamera macro 2MP. Sedangkan di sisi depan, ada kamera 16MP f/2.4 yang sama seperti versi Pro.

Keduanya sama-sama menggunakan prosesor Snapdragon 865, mendukung jaringan 5G mmWave & Wi-Fi 6. Ada dua pilihan RAM dan ROM untuk masing-masing smartphone, 8GB/12GB (LPDDR5 untuk 8 Pro) & 128GB/256GB (UFS 3.0). Peningkatan lain yang dihadirkan adalah speaker stereo dengan dukungan Dolby Atmos, serta haptic feedback yang ditingkatkan untuk pengalaman gaming lebih imersif.

Harga OnePlus 8 Series

OnePlus 8 seriesBaik OnePlus 8 dan OnePlus 8 Pro akan dijual bersamaan mulai tanggal 24 April mendatang di Amerika Serikat, dengan tiga opsi warna; Onyx Black & Glacier Green, plus tambahan warna Interstellar Glow (OnePlus 8) dan Ultramarine Blue (OnePlus 8 Pro). OnePlus 8 dijual seharga USD 699 (Rp10,9 jutaan) & USD 799 (Rp12,4 jutaan), sedangkan OnePlus 8 Pro lebih mahal di USD 899 (Rp14 jutaan) & USD 999 (Rp15,6 jutaan), masing-masing untuk varian 8/128GB & 12/256GB.

Dengan harga tersebut, OnePlus 8 series sudah tak bisa lagi disebut sebagai affordable flagship, “jabatan” yang selalu dibawa dari seri awal, OnePlus One hingga beberapa seri setelahnya. Namun masih sangat wajar, mengingat kualitasnya sudah jauh membaik, dan bisa disandingkan secara langsung dengan Galaxy S20 series maupun iPhone 11 series.