Jakarta, Gizmologi – Pekan yang cukup sibuk di dunia teknologi terutama smartphone, karena ada cukup banyak vendor yang merilis produk baru baik secara global maupun di negara asal masing-masing. Selain Google dan realme, Sony juga ikutan rilis Xperia 1 V, masih fokus pada keunggulan spesifikasi kameranya.
Walaupun sensor kameranya banyak digunakan di smartphone terbaik mulai Android hingga iPhone, masih menjadi misteri mengapa vendor asal Tokyo, Jepang satu ini masih belum bisa membuat kamera smartphone-nya mudah digunakan dan populer seperti hardware-nya. Selama ini, seri Xperia hanya diminati oleh para penggemar Sony, atau di kalangan profesional.
Hal tersebut juga karena ketersediaan perangkat yang lebih terbatas, serta harganya yang memang lebih premium dibandingkan flagship kompetitor. Lewat Xperia 1 V, Sony tingkatkan kualitas hardware serta software sekaligus. Akhirnya membawa sentuhan fotografi komputasi untuk hasil foto maupun video lebih bersaing. Plus, opsi aksesori yang tetap lengkap.
Baca juga: Sony ZV-E1 Hadir Sebagai Kamera Full-Frame Paling Kecil dan Ringan
Sensor Kamera Xperia 1 V Dirancang Spesial

Secara tampilan, desain Xperia 1 V bisa dibilang masih mirip, meski sejatinya berbeda ketika dilihat lebih dekat. Baik bagian depan dan belakang sama-sama terproteksi Gorilla Glass Victus 2. Namun bodi belakangnya diberikan lapisan tekstur khusus, begitu pula dengan bagian sisi bingkainya. Keduanya membuat smartphone Sony terbaru satu ini lebih nyaman digenggam dan tidak licin.
Sony pun masih memberikan jack audio 3,5mm, lengkap dengan slot kartu microSD untuk keleluasaan penyimpanan data. Membawa klaim pertama di dunia, sensor kamera utama Xperia 1 V punya dimensi 70% lebih besar dari generasi sebelumnya, berdiameter 1/1,35 inci dengan diafragma f/1.9, serta didukung oleh OIS.
Punya resolusi 52MP, sensor milik Xperia 1 V ini cukup unik atas dua poin utama. Pertama, sensornya berjenis multi-aspect, di mana saat memilih antara rasio 4:3 atau 16:9 tidak akan memberikan efek cropping terlalu besar. Kedua, sensor Exmor T yang digunakan adalah yang pertama dengan dua later “Transistor Pixel” berbeda.
Sony janjikan kemampuan low-light dua kali lebih baik dibandingkan generasi sebelumnya, sekaligus menghadirkan night mode untuk pengambilan gambar pada kondisi yang benar-benar gelap. Memanfaatkan AI, Sony pun pede untuk menghapus sensor 3D ToF dan tetap menghasilkan fokus cepat nan akurat.
Bawa Fitur Kamera Khusus Vlogger

Selain sensor utama yang punya upgrade besar, dua sensor lainnya kurang lebih masih sama; telefoto 85-125mm f/2.3-f/2.8 yang bisa berikan zoom secara kontinyu layaknya kamera digital, serta ultra-wide 16mm dengan autofocus. Mode real-time Eye AF & Product Showcase yang awalnya diperkenalkan pada Sony ZV-1, juga diturunkan ke smartphone terbarunya ini, pas untuk para vlogger.
Sony juga memperbarui aplikasi Photo Pro dan Video Pro, kini memiliki tampilan vertikal atau portrait untuk pengambilan konten video pendek yang semakin populer. Tentunya Xperia 1 IV sudah gunakan cip Snapdragon 8 Gen 2, dipasangkan dengan RAM 12GB & penyimpanan internal hingga 512GB.

Layar 6,5 inci 4K OLED di depan diklaim punya kecerahan yang lebih tinggi, sementara speaker stereonya diperkuat dengan amplifier baru dan output suara lebih kencang. Sony juga berhasil mengoptimalkan kinerja hardware, merancang konsumsi daya kamera 20% lebih hemat dan sistem pendingin 60% lebih luas, mencegah timbulnya overheat.
Baterai Xperia 1 V tetap berkapasitas 5,000 mAh, mendukung fast charging 30W. Dijual secara pre-order, harga Xperia 1 V dibanderol USD1,399 atau sekitar Rp20 jutaan untuk konsumen di Amerika Serikat. Membuatnya bersanding dengan Galaxy S23 Ultra dan flagship candybar premium lainnya.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




