China, Gizmologi – Walaupun lebih banyak rilis perangkat tablet, laptop serta wearable di Indonesia, Huawei masih merilis smartphone flagship terbaru di negara asalnya. Huawei Mate 60 Pro hadir untuk menantang flagship tahun ini dengan berbagai keunggulan menarik, tampil dalam desain yang dibuat berbeda.
Selain Mate Series, umumnya vendor asal China satu ini juga merilis flagship lain lewat P Series, seperti Huawei P50 Pro yang tersedia sebagai flagship terakhir yang hadir resmi. Sampai saat ini, Huawei Indonesia masih belum merilis pilihan smartphone baru, termasuk dalam segmen mid-range maupun entry level sekalipun.
Secara desain, Huawei Mate 60 Pro masih mengusung tampilan modul kamera belakang dengan lingkaran besar—menunjukkan kemampuan fotografinya. Tampilan depannya pun berubah, memiliki tiga lubang kamera punch hole alih-alih dalam sebuah bentuk pill yang lebar seperti iPhone 14 Pro Series. Bagian performa dari smartphone ini juga cukup “menarik”.
Baca juga: Huawei FreeBuds SE 2, TWS Harga Terjangkau dengan Baterai Hingga 40 Jam
Kembali Membawa Sensor Kamera dengan Variable Aperture

Secara dimensi, layar Huawei Mate 60 Pro tergolong cukup besar, mencapai 6,82 inci. Panel yang digunakan berjenis OLED LTPO 120Hz yang berjalan adaptif agar lebih hemat daya. Bukan Gorilla Glass, lapisan kacanya terlapis oleh rancangan sendiri, disebut “Kunlun Glass” dengan proses pengembangan yang memerlukan waktu hingga empat tahun sampai debut Januari lalu.
Di bagian atas layar, terdapat tiga sensor berbeda yang digunakan untuk fitur Face ID lebih jauh. Terdiri dari sensor kamera ultra-wide 13MP serta dua sensor lain untuk mendeteksi wajah lebih akurat (3D face mapping) termasuk laser. Berlanjut ke sisi belakang, terdapat lingkaran hitam besar yang membawa tiga sensor kamera terpisah.

Sensor utama kamera Huawei Mate 60 Pro masih sama seperti generasi sebelumnya, beresolusi 50MP dengan OIS dan diafragma yang bisa diubah, mulai f/1.4 hingga f/4.0. Sensor tersebut ditemani dengan sensor ultra wide-angle 12MP f/2.2, dan telefoto 48MP f/3.0 dengan OIS, serta pembesaran optik hingga 3,5x sampai digital zoom 100x.
Tentu Huawei memberikan cukup banyak fitur kamera kepada flagship terbarunya satu ini. Lewat sistem kamera XMAGE, hadir mode Super Night, Super Macro, Multi Camera untuk PoV lebih dari satu sensor, sampai 4D predictive focus tracking yang menjamin gambar tidak blur.
Huawei Mate 60 Pro Dibanderol Mulai Rp14 Jutaan

Menjalankan HarmonyOS 4 tanpa layanan Google, Huawei Mate 60 Pro juga mengusung sebuah fitur yang pertama kali dipopulerkan lewat iPhone 14 Series. Yakni dukungan sambungan ke satelit secara langsung, baik untuk berkirim pesan sampai melakukan panggilan. Tentunya fitur ini memiliki batasan tertentu, termasuk hanya bisa digunakan di China.
Spesifikasi performanya bisa dibilang unik. Pasalnya, Huawei tidak menyebutkan secara gamblang chipset apa yang digunakan pada Huawei Mate 60 Pro, meski diduga menggunakan seri Kirin rancangan sendiri. Kapasitas RAM-nya tergolong luas yakni 12GB, dengan pilihan penyimpanan hingga 1TB dan dukungan kartu memori tambahan NM card alias jenis khusus.
Dengan kapasitas 5,000 mAh, baterai Huawei Mate 60 Pro mendukung super fast charging 88W, juga secara wireless hingga 50W. Baru tersedia di negara asalnya, harga Huawei Mate 60 Pro dibanderol mulai CNY6,999 (Rp14 jutaan) untuk versi memori 512GB. Tersedia dalam empat pilihan warna, yakni hijau, silver, ungu, dan hitam.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




