Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

vivo APEX 2020, Purwarupa dengan Kamera Gimbal dan Pengecasan Nirkabel 60W

0 5.909

Vivo kembali memperkenalkan ponsel pintar purwarupa generasi ketiganya, APEX 2020 yang membawa fitur-fitur futuristik. Ya, lewat seri APEX, Vivo ingin mempertunjukkan fitur apa saja yang kedepannya bisa dibawa ke lini flagship maupun seri lainnya, sebagai manifestasi komitmen Vivo akan inovasi yang terus berkelanjutan.

Vivo APEX 2020 menampilkan terobosan dalam visual desain ponsel pintar masa depan. Dari bagian depannya saja, sudah terlihat kalau ponsel ini mengusung layar penuh tanpa tepian. Desainnya juga dibuat tanpa lubang, atau yang mereka sebut dengan Super Unibody. Tak hanya itu, teknologi fotografinya juga dibuat memukau.

Harry Hong, General Manager of Product, Vivo, mengatakan APEX bukan hanya sekadar purwarupa, melainkan kreasi revolusioner yang dibawa dalam teknologi mobile. “Melalui Vivo APEX 2020, kami bangga melihat visi Vivo direalisasikan, sebagai perusahaan teknologi yang terus mendorong batas-batas teknologi seluler dan menjelajahi berbagai kemungkinan,” ujar Harry Hong, dalam siaran pers yang diterima Gizmologi (29/2).

Baca juga: Review Vivo S1 Pro

Fitur Futuristik Vivo APEX 2020

Layar Vivo APEX 2020 dibuat tanpa tepian samping sama sekali, bisa dibilang lebih ekstrim dari waterfall display yang ada pada Huawei Mate30 Pro sekalipun. Dengan FullView Edgeless Display 120 derajat, layarnya melengkung di kedua sisi kiri dan kanan, dengan dimensi layar total 6,45 inci. Untuk menggantikan tombol fisik, APEX 2020 akan dilengkapi dengan tombol virtual berbasis sentuh. Sebelumnya, penggunaan teknologi serupa menimbulkan seringnya salah sentuh maupun tombol virtual yang kurang reliabel. Semoga implementasi kali ini sudah lebih ditingkatkan oleh pihak Vivo.

Masih di bagian depan, tak terlihat adanya notch sama sekali. APEX 2020 tidak menggunakan mekanisme pop-up untuk menyimpan kamera depannya, melainkan in-display camera yang tersembunyi di balik layar. Vivo menggunakan penempatan piksel layar dan desain sirkuit khusus untuk meningkatkan transmisi cahaya layar tepat di atas kamera depan hingga enam kali lipat dari bagian lain, yang secara efektif mengurangi hambatan optik. Ditambah serangkaian optimasi algoritma, kualitas foto ditingkatkan agar bisa setara dengan kamera depan konvensional.

Pada bagian belakang, terlihat sebuah modul kamera yang cukup besar dengan dua lensa berbeda. Lensa berbentuk periskop diletakkan di sisi atas, dan mempunyai kemampuan pembesaran gambar optikal Continuous Optical Zoom hingga 5x-7,5x, pertama di dunia. Vivo menyebutkan kamera APEX 2020 terdiri dari kombinasi empat lensa berbeda, dengan dua kamera tetap dan dua kamera dinamis. Pengguna bisa memanfaatkan fitur real-time focus dan pengambilan gambar dilakukan lewat algoritma multi-frame, agar hasil foto tetap jernih meski diperbesar.

Untuk pengambilan video yang lebih baik, Vivo menyematkan mekanisme gimbal ke dalam kamera utama APEX 2020. Jika dibandingkan dengan teknologi OIS yang sudah umum, sudut stabilisasi pada ponsel ini diklaim meningkat hingga 200%. Ini akan membantu pengguna untuk merekam video dengan hasil yang mulus tanpa alat bantu tambahan. Mekanisme tersebut juga bisa membantu meningkatkan waktu eksposur saat pengambilan foto, untuk kualitas fotografi minim cahaya yang baik.

Vivo Apex 2020

Selain itu, Vivo mencoba menyusul teknologi pengecasan cepat dua saudara jauhnya lewat teknologi Super FlashCharge 60W, secara nirkabel. Yup, nirkabel! Mengingat ponsel ini didesain unibodi tanpa celah bukaan sama sekali. Teknologi lain yang dibenamkan pada APEX 2020 adalah Screen SoundCasting generasi ketiga, penghapusan photobomb secara instan serta voice-tracking autofocus.

Namun perlu kembali ditegaskan, bahwa Vivo APEX ini hanyalah produk prototype atau purwarupa. Artinya, tidak akan tersedia di pasar komersil. “Ini menunjukkan aspirasi Vivo untuk terus menghadirkan rangkaian pencapaian inovasi. Vivo akan berusaha mengimplementasikan teknologi inovatif APEX, memungkinkan lebih banyak konsumen untuk menikmati teknologi tersebut,” imbuh Harry.

Semoga ke depannya, Vivo Indonesia bisa membawa ponsel purwarupa ini ke Indonesia ya. Meski tak akan dijual, setidaknya bisa sebagai acuan untuk produk-produk kedepannya, dan membuktikan bahwa teknologi yang ada benar-benar sudah bisa dicoba, alias tak hanya konsep belaka.

Beli smartphone Vivo di

Lazada.co.id Shopee.co.id Blibli.com Eraspace (Erafone)