Jakarta, Gizmologi – vivo memang sempat pamerkan flagship andalannya yang bakal rilis dalam beberapa waktu mendatang, yakni vivo X300 Ultra pada gelaran MWC 2026. Namun di lain wilayah, vivo justru meresmikan varian lain dari seri X300. Yakni lewat kehadiran vivo X300 FE, yang tampil jauh berbeda dari semua varian sebelumnya.
Ya, tahun ini nampaknya vivo ingin eksplorasi lebih banyak dengan penamaan “FE” pada sejumlah produknya. Dalam waktu dekat, vivo siap merilis seri V70, yang juga hadir dalam varian baru yakni vivo V70 FE. Jadi opsi lebih murah dibandingkan V70 standar, namun justru membawa resolusi kamera tertinggi 200MP.
Bagaimana dengan spesifikasi vivo X300 FE? Smartphone ini tampil sangat identik dengan seri S50 Pro mini yang sudah debut lebih dulu di negara asalnya. Sehingga besar kemungkinan, vivo akan menggunakan nama satu ini untuk pasar global. Dan meski identik, ada penyesuaian spesifikasi yang dilakukan, termasuk pada setup kamera belakangnya.
Baca juga: vivo X300 Ultra Debut di MWC 2026, Bakal Rilis Global dengan Telephoto Extender 400mm
Kamera vivo X300 FE Tak Mengusung Sensor Utama 200MP

Ya, desain vivo X300 FE dibuat sangat berbeda dibandingkan X300 standar, meski sejatinya punya dimensi cukup identik. Hadir sebagai sedikit pilihan baru flagship berbodi kompak, bobotnya hanya 191 gram, dengan ketebalan 7,99mm. Bingkainya menggunakan bahan metal, sementara layar 6,31 inci yang kompak di depan menggunakan panel flat.
Pada modul kamera belakang, alih-alih tampil dalam lingkaran besar, justru dibuat menyerupai iPhone Air (atau Google Pixel), memiliki tonjolan yang memanjang ke samping sebagai “rumah” dari ketiga sensor kameranya. Ya, kamera vivo X300 FE masih tergolong superior secara sensor, mengusung telefoto periskop Sony IMX882 dengan 3x optical zoom. Namun sensor utamanya tak lagi 200MP, melainkan 50MP Sony IMX921.

Kedua sensor tersebut dipasangkan bersama ultra-wide angle 8MP, dan kamera selfie 50MP di sisi depan dengan sudut pandang lebar 92 derajat. vivo juga tetap sematkan lampu kilat yang bisa menyala cerah dan adaptif, sehingga pas untuk memberikan pencahayaan baik dalam jarak dekat maupun jarak jauh dengan focal length hingga 100mm.
Seperti yang sudah disebut sebelumnya, layar vivo X300 FE akan terasa pas dalam genggaman satu tangan, menggunakan panel LTPO AMOLED 120Hz dan punya lapisan anti-reflektif khusus. Bagaimana dengan performanya? Tidak menggunakan cip terbaik MediaTek, namun cip kelas flagship baru rilisan Qualcomm.
Tetap Membawa Baterai Besar, Hingga 5 Kali Pembaruan OS

Ya, performa vivo X300 FE diperkuat oleh cip Snapdragon 8 Gen 5, alias bukan versi Elite. Namun cip tersebut tetap powerful, dipasangkan dengan jenis RAM LPDDR5x Ultra dan penyimpanan UFS 4.1. Dan dalam bodi mungilnya, baterai vivo X300 FE tetap berkapasitas besar, yakni mencapai 6500 mAh. Mendukung pengisian daya hingga 90W (atau 40W secara nirkabel).
Menjalankan OriginOS 6 terbaru, vivo janjikan hingga 5 kali pembaruan versi OS dan hingga 7 tahun pembaruan keamanan rutin. Tentunya karena dirilis untuk pasar global, bakal dilengkapi layanan Google, serta fitur ekstra lainnya dari OriginOS seperti Origin Island hingga vivo Office Kit yang memudahkan sambungan dengan komputer Windows maupun Mac.
Tersedia dalam tiga opsi warna yakni Moonlight White, Cool Purple dan Graphite Black, harga vivo X300 FE dibanderol RUB60,124, atau sekitar Rp13 jutaan di Rusia, untuk varian terendah dengan kapasitas penyimpanan 12+256GB. Menurut Gizmo friends, apakah smartphone vivo terbaru satu ini lebih menggoda dibandingkan vivo X300 standar yang sudah dijual resmi?
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



