Garmin Forerunner 55 Diresmikan, Smartwatch Khusus Pelari Harga Rp3 Jutaan

Menjaga kebugaran tubuh dengan berolah raga sehari-hari cukup penting bagi masyarakat. Terutama bagi mereka yang bekerja dari rumah, di mana kegiatan sepanjang hari banyak dihabiskan di dalam tempat tinggal. Untuk mereka yang memilih jenis olahraga lagi, Garmin baru saja rilis smartwatch terbarunya, Garmin Forerunner 55.

Sesuai dengan namanya, Garmin Forerunner 55 adalah smartwatch atau jam tangan pintar yang diciptakan khusus untuk berlari. Secara global, Garmin Forerunner 55 diluncurkan bersama dengan seri 945 LTE. Bedanya, versi yang rilis resmi kali ini hadir untuk pelari pemula, di mana rata-rata jarak tempuh ada di kisaran 10km per minggu.

Ada beberapa fitur baru yang membuatnya lebih superior dari generasi sebelumnya. Pada versi baru, pengguna kini juga bisa berolahraga selain lari, plus memiliki fitur yang diturunkan dari seri Venu. Juga dirancang cocok untuk pengguna wanita, dengan tracker khusus agar bisa memantau kesehatan lebih baik.

Baca juga: Garmin Venu 2S & Venu 2 Hadir di Indonesia, Sekaligus Ekspansi Toko ke Medan

Peningkatan Spesifikasi Garmin Forerunner 55

Garmin Forerunner 55

Perangkat ini tampil dengan profil yang cukup tipis. Meski dirancang khusus untuk berolahraga, ketebalannya hanya 11,6mm saja, memiliki bobot sekitar 37 gram. Dirancang untuk berikan kenyamanan terbaik, material strap silikonnya bakal tetap nyaman untuk lari 5K hingga sesi HIIT.

Layar Garmin Forerunner 55 dilengkapi dengan layar sirkular 1,04 inci, beresolusi 208×208 piksel dan berjenis transflective. Artinya, layar bakal terus menyala. Untuk melakukan navigasi, ada total 5 tombol yang berada di sekitar sisi bodi. Dirancang sama seperti generasi lainnya agar pengguna Garmin selalu merasa familiar untuk menggunakannya.

Untuk mendeteksi kegiatan lari, Garmin Forerunner 55 dilengkapi dengan berbagai sensor lengkap, mulai dari GPS/GLONASS/Galileo hingga sensor detak jantung. Jenis lari yang bisa dideteksi, termasuk lari dalam ruangan hingga track run, di mana smartwatch bakal aktifkan GPS untuk menghitung waktu lap time. Plus virtual run sampai pilates.

Tak hanya itu, berkat standar 5 ATM, jam terbaru Garmin satu ini punya daya tahan air hingga kedalaman 50 meter, sehingga dilengkapi pula dengan fitur pool swim untuk melacak olahraga renang. Baterainya dua kali lipat lebih lama, hingga 14 hari dalam mode smartwatch, atau 20 jam dengan GPS+HR selama berkelanjutan.

Fitur Fitness Age 2.0 dari seri Venu hadir di Garmin Forerunner 55, berikan saran untuk olahraga yang lebih baik. Plus fitur pelacakan lain seperti PacePro (LITE) untuk perencanaan strategi kecepatan aktivitas per kilometer, atau daily suggested workouts (LITE) yang beri saran olahraga di keesokan harinya.

Juga Cocok Untuk Pengguna Wanita

Garmin Forerunner 55

Setelah aktivitas olahraga, bakal muncul recovery time atau saran waktu untuk beristirahat, sesuai dengan durasi, beban olahraga dan kondisi fisik penggunanya. Lengkapnya sensor pada perangkat ini juga bisa hadirkan fitur incident detection, yang secara otomatis kirim pesan ke kontak darurat saat pengguna terdeteksi terjatuh.

Untuk pengguna wanita, Garmin juga melengkapi fitur kesehatan pada Garmin Forerunner 55, di mana pengguna bisa melacak status menstruasi hingga kehamilan atau pregnancy tracking. Fitur stress tracking dan Body Battery hadir untuk melacak kesehatan harian, berikan saran terbaik untuk beristirahat setelah aktivitas harian.

Di Indonesia, Garmin menunjuk Erajaya sebagai distributor resmi smartwatch terbarunya. Garmin Forerunner bakal mulai tersedia mulai hari ini (15/7), dibanderol seharga Rp3,199 juta. 100 pembeli pertama bakal mendapat bonus aksesoris topi berlogo Garmin.

Selisih harga yang tak terlalu jauh bila dibandingkan dengan seri Forerunner 45. Konsumen bisa mendapatkan jam tangan pintar dengan desain stylish dan tipis, sekaligus kemampuan untuk mendeteksi lebih banyak jenis olahraga. Plus pemantauan kesehatan harian, dengan fitur standar lain seperti notifikasi dan lainnya.

Tinggalkan komen