Tangerang Selatan, Gizmologi – Garmin tampaknya tidak main-main mengukuhkan namanya sebagai “smartwatch-nya anak lari”. Hal ini bisa dilihat dari hajatan race Garmin Run Indonesia 2023 yang digelar di kawasan Gading Serpong, Tangerang Selatan, Minggu (24/9/2023).
Acara yang merupakan rangkaian dari Garmin Run Asia Series 2023 bisa dibilang menjadi salah satu agenda race yang paling diantisipasi, mengingat slot kepesertaan ludes dalam kurun waktu satu bulan sejak pendaftaran dibuka.
Melihat antusiasme seperti ini, Scoppen Lin, Assistant General Manager Garmin Asia mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta dan komunitas pelari yang berpartisipasi. Menurutnya, kesuksesan Garmin Run Indonesia 2023 tidak mungkin ada tanpa dukungan dari penggemar lari di Indonesia.
“Kami berharap dapat terus menginspirasi dan mendukung pelari untuk menaklukkan setiap tantangan yang mereka hadapi,” ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima Gizmologi, Senin (25/9/2023).
Sesuai namanya, Garmin Run Asia Series 2023 merupakan ajang lomba lari bertaraf internasional yang diikuti oleh tujuh negara di Asia, seperti Indonesia, Taiwan, Thailand, Malaysia, Jepang, Hongkong, dan Vietnam. Jika ditotal, secara keseluruhan peserta race ini mencapai 40 ribu orang.
Sementara itu untuk di Indonesia sendiri, Garmin Run Indonesia 2023 diikuti oleh 5.000 peserta dari berbagai usia dan tingkat keahlian. Mengusung tema “From Zero to Hero” kategori race tersedia mulai dari 5K, 10, 21K, dan Kids Dash dengan start dan finish berlangsung di Uptown Park – Summarecon Mall Serpong.
Selain peserta dari kalangan umum, race ini juga diikuti oleh para penggiat olahraga ternama, seperti pelari elit Jauhari Johan, dr. Tirta, Emilia Nova, dan Sally Tanudjaja. Adapun nama-nama tersebut merupakan sosok yang telah memanfaatkan fitur dan teknologi dari Garmin, mulai dari merencanakan latihan, melihat kemajuan hasil latihan, dan adaptasi tubuh terhadap serangaian sebelum memulai race.
Misalnya saja Jauhari Johan yang mengaku menggunakan Garmin Forerunner 965 bukan hanya untuk lomba lari, tetapi juga untuk memantau kebugaran. Perangkat ini dinilai sangat membantu latihan berbasis ilmiah di Garmin Run Club (GRC), sehingga bisa memecahkan rekor terbaik dan terhindar dari cedera.
“Di latihan berbasis ilmiah Garmin, saya memanfaatkan fitur Running Science seperti HRV dan Running Power untuk memantau kemajuan lari saya sebelum lomba hari ini,” ujarnya.
Rangkaian Acara Garmin Run Indonesia 2023
Nah, dalam rangka menyambut Garmin Run Asia Series 2023, Garmin juga mengadakan rangkaian acara online dan offline Road to Garmin Run 2023 di berbagai kota, seperti Jakarta, Tangerang, dan Bantung. Selain itu, ada juga Garmin Asia Virtual Run 2023 yang diikuti oleh pengguna Garmin di seluruh Asia dengan hadiah total senilai US$85.000 dan perjalanan gratis ke Taiwan.

Dalam rangka memperkenalkan apa itu latihan berbasis ilmiah, Garmin juga mengadakan rangkaian seminar yang membahas mengenai manfaat fitur HRV, nutrisi yang dibutuhkan, dan tips dalam mempersiapkan lomba lari agar sukses mencapai garis finish.
Di media sosial, melalui akun resmi Instagram @garminid dan @garmingrc.id, Garmin juga memberikan berbagai informasi dan tips dalam mempersiapkan Garmin Run Asia Series 2023. Di antaranya tips seputar fitur Race Predictor yang memberikan prediksi target untuk lomba lari dan Training Plan yang memandu pelari untuk latihan setiap hari dengan beragam menu yang disesuaikan dengan data kesehatan pengguna.
Lalu apa sih manfaatnya pelatihan berbasis ilmiah yang diperkenalkan Garmin? Tak lain agar pelari dapat menyelesaikan lomba dengan finish strong dan meminimalisir cedera.
“Kami berkomitmen untuk menyediakan smartwatch dengan fitur dan metrik pelatihan yang berwawasan dan umpan balik langsung, sehingga pelari dapat mendorong batasan mereka dan mencapai kemampuan terbaiknya,” pungkas Scoppen.
Baca juga: Mencoba Canggihnya Fitur Muscle Map untuk Latihan Strength Training dari Garmin
Selama pengambilan racepack di tanggal 22-23 September 2023 hingga Garmin Run Indonesia 2023 berlangsung juga digelar booth yang memungkinkan peserta maupun masyarakat umum untuk mencoba kecanggihan dari fitur smartwatch Garmin.

Selain itu, ditebar juga diskon menarik hingga 25% untuk beberapa smartwatch, seperti Forerunner 255S yang dibanderol menjadi Rp4.371.750 dari harga normal Rp5.829.000 dan Forerunner 55 yang harga normalnya Rp3.199.000 menjadi Rp2.399.250.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




