Jakarta, Gizmologi – Samsung resmi memperkenalkan Galaxy Watch Ultra 2 dalam ajang Galaxy Unpacked 2026. Smartwatch premium terbaru ini hadir dengan sejumlah peningkatan dibanding generasi sebelumnya, mulai dari desain yang lebih tipis, layar yang lebih terang, hingga penggunaan chipset wearable terbaru dari Qualcomm, Snapdragon Wear Elite.
Galaxy Watch Ultra 2 masih mempertahankan identitas desain seri Ultra dengan bodi berbahan titanium dan bentuk squircle yang mengelilingi layar melingkar. Namun, Samsung kini membuat perangkat tersebut lebih ramping untuk meningkatkan kenyamanan penggunaan, terutama bagi pengguna yang aktif berolahraga atau mengenakannya sepanjang hari.
Melalui generasi terbaru ini, Samsung tampaknya berupaya memperkuat posisinya di segmen smartwatch premium yang saat ini semakin kompetitif. Meski tidak membawa perubahan desain yang radikal, sejumlah peningkatan spesifikasi menunjukkan fokus Samsung pada pengalaman penggunaan dan daya tahan perangkat.
Baca Juga: Samsung Galaxy Z Fold8 Debut dengan Desain Baru, Lebih Lebar dan Kompak
Desain Lebih Tipis dan Ketahanan Meningkat

Salah satu perubahan utama pada Galaxy Watch Ultra 2 adalah desain yang diklaim 12 persen lebih tipis dibanding pendahulunya. Langkah ini cukup penting mengingat Galaxy Watch Ultra generasi pertama dikenal memiliki dimensi yang cukup besar dan tebal dibanding smartwatch premium lainnya.
Samsung tetap menggunakan material titanium pada bodi perangkat untuk menjaga keseimbangan antara kekuatan dan bobot. Di sisi kanan terdapat tiga tombol fisik, termasuk Quick Button yang dapat diprogram sesuai kebutuhan pengguna untuk mengakses fungsi tertentu dengan lebih cepat.
Selain itu, Galaxy Watch Ultra 2 kini mengantongi sertifikasi IP69K. Peningkatan ini membuat perangkat memiliki perlindungan yang lebih baik terhadap debu dan semprotan air bertekanan tinggi dibanding generasi sebelumnya yang hanya mengusung sertifikasi IP68.
Layar Lebih Terang dan Performa Baru
Galaxy Watch Ultra 2 dibekali layar OLED dengan tingkat kecerahan hingga 5.000 nits. Angka tersebut meningkat signifikan dibanding Galaxy Watch Ultra generasi pertama yang memiliki tingkat kecerahan maksimum 3.000 nits. Peningkatan ini diharapkan membuat layar tetap mudah dibaca saat digunakan di bawah sinar matahari langsung.
Untuk performa, Samsung menyematkan chipset Snapdragon Wear Elite, platform wearable terbaru dari Qualcomm yang dirancang untuk menghadirkan kinerja lebih cepat sekaligus efisiensi daya yang lebih baik. Kombinasi tersebut memungkinkan Galaxy Watch Ultra 2 menjalankan berbagai fitur kesehatan, kebugaran, hingga produktivitas dengan lebih responsif.
Meski membawa sejumlah peningkatan penting, Galaxy Watch Ultra 2 tetap mengusung pendekatan evolusioner dibanding revolusioner. Bagi pengguna Galaxy Watch Ultra generasi pertama, peningkatan layar, desain yang lebih tipis, dan chipset baru menjadi nilai tambah, meski keputusan untuk melakukan upgrade tentu akan bergantung pada kebutuhan masing-masing pengguna.
Samsung Galaxy Watch Ultra 2 dibanderol dengan harga US$699,99 dan untuk pasar Indonesia sendiri mungkin dibanderol dengan harga Rp10.499.000. Memang secara posisi, ini menjadi smartwatch premium yang siap membawa konsumen untuk kebutuhan atau kegiatan ekstrim.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

