Jakarta, Gizmologi – Game Science merilis trailer gameplay Black Myth: Zhong Kui pada 20 Agustus 2026 lalu. Trailer sepanjang 15 menit itu menampilkan tokoh protagonis utama sekaligus salah satu bos yang dihadapi dalam permainan. Ini adalah update pertama yang substansial sejak Game Science mengumumkan Black Myth: Zhong Kui di Gamescom Opening Night Live 2025, hampir setahun yang lalu.
Black Myth: Zhong Kui sendiri menjadi entri kedua dalam seri Black Myth yang dikembangkan Game Science, dan berawal dari inspirasi kreatif utama dari Zhong Kui dari Cina. Tidak seperti Wukong yang lalu, game ini bukan direct sequel tapi eksplorasi karakter mitologi Cina yang berbeda dengan cerita dan tujuan yang unik. Gamer bisa langsung memainkan seri ini tanpa perlu memainkan edisi Wukong terlebih dulu.
Seperti Black Myth: Wukong 2024 yang terinspirasi dari cerita Monkey King dari Journey to the West, Black Myth: Zhong Kui akan memberi pemain pandangan tentang figur lain dari mitologi Cina kuno. Zhong Kui dalam tradisi Cina dipercaya sebagai pejabat Taoist yang mengesankan, mampu menguasai 80.000 iblis (demon) dan berfungsi sebagai pemburu hantu. Game Science belum mengungkap setiap detail tentang versi mereka dari karakter ini, jadi interpretasi eksak Zhong Kui dalam game tetap menjadi salah satu misteri terbesarnya.
Ada optimisme tentang mekanisme gameplay yang lebih variatif untuk seri terbaru nanti. Harapan untuk dapat mengendalikan iblis yang berhasil ditaklukan muncul ke permukaan. Tidak seperti Wukong yang memang fokus pada kemampuan persenjataan saja.
Game Science juga sudah mengumumkan PC dan platform konsol mainstream seperti PS5, Xbox X|S masih jadi platform andalan. Sayangnya belum ada keterangan mengenai tanggal rilis resmi. Saat ini diperkirakan Black Myth: Zhong Kui akan hadir pada 2027 nanti, dengan kemungkinan lebih lama lagi.
Baca juga: FFWS SEA Fall 2026: Tim Indonesia Siapkan Strategi, Pemain Asing Jadi Opsi Baru
Black Myth: Zhong Kui Masih Dikembangkan dan Bisa Berubah

Trailer gameplay yang ditampilkan diambil in-game dari build yang sedang dikembangkan, dengan versi rilis final mungkin berbeda. Game Science juga secara eksplisit menyatakan bahwa beberapa aksi yang ditampilkan di layar bersifat “experimental” dan mungkin tidak akan ada di game final. Ini adalah penanda yang jelas bahwa footage yang dilihat pemain adalah snapshot dari proyek yang masih jauh dari sempurna. Setiap frame yang ditampilkan baru gambaran, bukan jaminan atas apa yang akan datang.
Dalam trailer tersebut tokoh utama tampaknya menyatu dengan entitas yang dipanggil untuk melawan seorang boss raksasa.Mekanik ini mengingatkan pada sistem summoning atau transformation yang mungkin akan menjadi bagian dari sistem pertarungan. Trailer juga mengakhiri dengan beberapa cuplikan cutscene dan kilasan Zhong Kui sendiri yang mengawasi sebuah kota di kejauhan, memberi sense of scale dan ekspresi visual yang besar. Boss yang terlihat diberi nama Da Bang Zhen Jun, menunjukkan bahwa Game Science sedang menyelami lore Taoist secara mendalam untuk enemy design mereka.
Game Science menggambarkan Black Myth: Zhong Kui sebagai action RPG dengan gaya bermain Soulslike yang intens, melanjutkan tipe pengalaman berbasis pertarungan yang membantu membuat Black Myth: Wukong sukses. Sifat supernatural dari cerita Zhong Kui membuka pintu ke berbagai musuh dan pertemuan mitologi yang luas. Namun detail seperti sistem pertarungan lengkap, mekanik progres, equipment, skill tree, dan sistem RPG lainnya belum semuanya dijelaskan
Game Science juga telah menyatakan bahwa desain dan fase aset akan menjauh dari AIGC dan bahwa tidak ada tterburu-buru untuk mengikuti tren. Ini adalah sinyal bahwa studio tetap berkomitmen pada kualitas craft dan design yang handal, bukan mengejar shortcuts teknologi AI generatif.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

