Alodokter Teruskan Kolaborasi dengan Kemenkes RI, Bantu Pasien Isoman COVID-19

Semakin meningkatnya jumlah kasus baru COVID-19 di Indonesia, mengharuskan adanya kolaborasi dari pihak resmi dengan penyedia layanan kesehatan agar dapat bersama-sama membantu menurunkan dampak pandemi tersebut. Sebagai perusahaan pengembang teknologi solusi kesehatan di Indonesia, Alodokter sendiri telah berperan positif terhadap pandemi sejak 2020.

Didukung langung oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI), Alodokter sudah hadirkan pendampingan telekonsultasi dokter pribadi secara gratis untuk tiap pasien COVID-19 yang jalani isolasi mandiri sejak Mei tahun lalu. Sebuah kondisi yang sangat diperlukan saat ini, mengingat pusat karantina maupun rumah sakit sedang dipenuhi oleh mereka yang mengalami gejala berat.

Sebelumnya, pada awal bulan Juni kemarin, platform telemedisin ini baru saja menerima pendanaan dari MDI Ventures dan Samsung Ventures. MDI Ventures sendiri merupakan anak perusahaan milik Telkom Group, dan telah menajdi investor regular yang sudah berikan suntikan dana pada periode sebelumnya.

Cara Alodokter Berkontribusi dalam Penanggulangan COVID-19

Pelatihan Vaksinator Alodokter

Bersamaan dengan program terbaru yang dicanangkan oleh Kemenkes, Alodokter masuk ke dalam 11 jajaran platform telemedisin yang menyediakan layanan telekonsultasi dokter dan paket obat isolasi mandiri secara gratis, khusus bagi pasien COVID-19 yang jalani isolasi mandiri di wilayah Jakarta.

Ya, untuk saat ini, program baru Kemenkes tersebut baru berlaku untuk warga yang berada di wilayah Jakarta. Di mana setelah mereka melakukan swab atau PCR di laboratorium yang juga tersambung dengan database Kemenkes dan muncul hasil positif, akan langsung menerima notifikasi WhatsApp dari Kemenkes RI (dengan centang hijau).

Suci Arumsari, co-founder dan Direktur Alodokter mengatakan bila pihaknya berharap agar program kolaborasi dengan Kemenkes dapat berikan manfaat nyata bagi masyarakat yang terdampak dan sedang jalani isoman. “Alodokter terus berupaya dalam memberikan pendampingan, edukasi dan layanan kesehatan kepada masyarakat, serta mendukung pemerintah dalam penanggulangan COVID-19,” tambahnya.

Sejak awal Juni kemarin, platform Alodokter telah terhubung dengan lebih dari 43 ribu dokter dan 1,500 rumah sakit serta klinik, bersama dengan jutaan pasien yang ada di Indonesia. Ke depannya, akan ditambah jumlah tenaga ahli, fitur serta fungsinya agar menjadi solusi yang semakin lengkap.

Telah Berpartisipasi Adakan Sentra Vaksinasi Bersama Kemenparekraf

Sentra Vaksinasi Alodokter - Kemenparekraf
(Kiri ke Kanan) Dr. Ivan Sini (Chief Commisioner PT Bundamedik), Dr. H. Sandiaga Salahuddin Uno (Menparekraf) & Suci Arumsari (Presdir ALODOKTER).

Selain membantu masyarakat yang terkena dampak dan menjalankan isolasi mandiri, Alodokter juga berkolaborasi dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Bundamedik, Neo Soho dan Danone untuk sukseskan program vaksinasi COVID-19. Yaitu dengan membuka program Sentra Vaksin COVID-19 yang menyasar pelaku parekraf area Jakarta.

Sandiaga Uno, Menteri Parekraf RI mengatakan, “vaksinasi COVID-19 para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif terus diprioritaskan, digencarkan dan diharapkan agar segera menyeluruh kepada 34 juta pelaku sektor pariwisata.” Menurutnya, perlu digandeng pigak lain untuk sediakan sarana dan prasarana vaksinasi yang lengkap.

Berlangsung pada 8 – 11 Juni lalu, program vaksinasi tersebut difokuskan kepada undangan dari Kemenparekraf serta atlit dan kontingen KONI DKI Jakarta yang akan bertanding di PON XX. “Semua usaha percepatan vaksinasi seperti hari ini penting dan memiliki dampak besar pada peningkatan kepercayaan pada dunia pariwisata, baik dari sisi wisatawan maupun pelaku usaha. Sektor ekonimi kreatif diharapkan segera stabil,” tutup Sandiaga.

Tinggalkan komen