Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

AMD Perkenalkan Prosesor Server EPYC Generasi Kedua

0 425

Memperkuat portofolio produk kelas enterprise, AMD mengembangkan jajaran lini produk AMD EPYC prosesor generasi kedua mereka dengan tiga prosesor baru. Ketiganya mengkombinasikan arsitektur efisiensi dari AMD Infinity, serta keseimbangan lewat chip “Zen 2” yang berikan kecepatan lebih tinggi.

Seri baru prosesor AMD EPYC ini didesain optimal untuk kebutuhan basis data, high-performance computing (HPC) komersial serta infrastruktur beban kerja yang tinggi. Berbagai macam OEM memberikan tambahan dukungan agar prosesor baru ini kompatibel di berbagai macam platform.

Ketiga prosesor tersebut adalah AMD EPYC seri 7F32 (8-core), EPYC 7F52 (16-core) & EPYC 7F72 (24-core), mengekspansi kemampuan performa dari AMD EPYC kedalam beban kerja yang bisa ditingkatkan hingga 500 MHz pada frekuensi dasarnya. Ditambah jumlah cache yang besar, membuat AMD EPYC generasi kedua ini menjadi server CPU tercepat di dunia, dengan performa per core-x86.

Keunggulan AMD EPYC 7Fx2 Series

Prosesor AMD Epyc

“AMD EPYC memaknai kembali data center modern, dan dengan tambahan tiga prosesor bertenaga, kami memungkinkan pelanggan kami untuk mendapatkan hasil lebih baik di pasar enterprise,” kata Dan McNamara, Senior VP & General Manager, Server Business Unit, AMD dalam sebuah rilis. Ia mengatakan, dengan partner terpercaya, akan bersama-sama mendorong batas performa per core dan nilai dalam infrastruktur beban tinggi, HPC komersial serta beban kerja database.

Hyperconverge adalah sebuah infrastruktur yang mengkombinasikan penyimpanan, komputasi dan jaringan kedalam sebuah sistem untuk mengurangi kompleksitas data center. Prosesor dari AMD EPYC seri 7Fx2 mampu berikan performa olahdata SQL Server 17% lebih tinggi dibandingkan kompetitor, serta nilai VMMark untuk infrastruktur hyperconverge 47% lebih baik. Plus nilai HPC komersial hingga 94% lebih tinggi untuk performa aplikasi dinamis individual.

Dengan dirilisnya prosesor baru AMD EPYC 7Fx2, AMD juga terus menumbuhkan kerjasama dengan berbagai ekosistem OEM, penyedia cloud dan pihak lainnya. Beberapa diantaranya adalah Dell Technologies, Lenovo serta Microsoft, mendukung prosesor ini pada server-server terbaiknya.

Baca juga: Office 365 Berubah Menjadi Microsoft 365, Bawa Fitur Editor Canggih

Mengingat kemampuannya yang handal untuk proses SQL Server, Microsoft mengapresiasi peningkatan yang dibawa oleh AMD. “Bagian penting dari proses memberikan solusi platform data Microsoft adalah memastikan bahwa basis data memiliki akses ke prosesor yang efisien, bertenaga dan cepat. Itulah yang prosesor AMD EPYC 7Fx2 baru berikan pada solusi platform data Microsoft pelanggan,” ujar Jamie Reding, SQL Server Program Manager, Microsoft.

Dengan peningkatan performa signifikan, AMD membanderol prosesor terbarunya seharga USD 2100 untuk seri 7F32, USD 2450 untuk 7F72 dan USD 3100 untuk seri 7F52. McNamara menambahkan, AMD telah bekerja sama dengan Oak Ridge National Laborartory dan Lawrence Livermore National Lab untuk mensuplay prosesor AMD EPYC, dan mengklaim setidaknya lebih dari 140 platform server akan menggunakannya pada akhir tahun ini.