Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Ammana Fintek Syariah Jembatani Muslim Zaman Now yang Ingin Berwakaf Digital

0 187

Selain melek teknologi, muslim milenial semakin sadar bahaya riba untuk urusan keuangan, termasuk wakaf. Mereka ingin bisa memanfaatkan wakaf untuk kepentingan banyak orang yang membawa berkah dunia dan akherat. Wakaf digital pun kini menjadi lahan bisnis yang sedang tren saat ini.

Perpaduan kepraktisan, transparansi dan bebas riba menjadi kunci wakaf digital mulai marak di Indonesia. Salah satu pelakunya adalah PT Ammana Fintek Syariah yang merupakan perusahaan teknologi finansial atau fintech penyedia platform investasi peer-to-peer atau P2P pembiayaan syariah pertama di Indonesia.

Setelah diresmikan oleh Otoritas Jasa Keuangan pada 23 Desember 2017, Ammana Fintek Syariah efektif beroperasi menawarkan solusi keuangan bagi pelaku Usaha Keuangan Menengah (UKM) serta mengajak masyarakat selaku Shahibul Maal menjadi mata rantai kebaikan dan menjauhkan pelaku usaha dari bahaya riba.

Sebagai negara dengan jumlah populasi muslim terbesar di dunia, Indonesia menyimpan jumlah potensi wakaf besar yang tersebar di penjuru negara sehingga dapat dikembangkan ke arah sektor produktif. Besarnya potensi wakaf di Indonesia yang belum dikelola dan diberdayakan secara profesional dan maksimal masih memerlukan perhatian banyak pihak, tidak hanya dari pemerintah, namun juga dari seluruh lembaga yang bergerak di sektor pengembangan ekonomi syariah.

Solusi wakaf digital yang ditawarkan oleh Ammana Fintek Syariah di tengah-tengah masyarakat Indonesia diharapkan dapat menjadi solusi berwakaf yang lebih mudah dan terpercaya karena seluruh kegiatannya dilaksanakan dalam platform digital.

Lutfi Adhiansyah selaku CEO dari Ammana Fintek Syariah mengatakan bahwa Ammana memiliki visi untuk memberi kemudahan bagi pemodal dan agar masyarakat dapat mengambil bagian dalam investasi dunia yang berkah akhirat.

“Ammana hadir untuk memudahkan kolaborasi pendanaan usaha secara digital yang menguntungkan dan berkah bagi masyarakat, terutama di Indonesia,” jelas Lutfi dalam soft-launching di Jakarta Selatan pekan ini.
Sejak 14 tahun yang lalu, pemerintah telah menaruh perhatian lebih tentang kondisi wakaf di Indonesia melalui dibentuknya Badan Wakaf Indonesia (BWI). BWI diberikan mandat melakukan pembinaan terhadap nazir dalam mengelola dan mengembangkan harta wakaf sehingga bisa dimanfaatkan menjadi produktif.

Untuk memfokuskan wakaf ke arah yang lebih produktif, BWI meluncurkan Forum Wakaf Produktif (WFP) yang beranggotakan lembaga dan organisasi non-pemerintahan yang diharapkan mampu meningkatkan pemahaman masyarakat Indonesia tentang wakaf serta mendorong wakaf untuk menjadi salah satu penggerak ekonomi negara.

“Kami mengapresiasi kehadiran Ammana di tengah-tengah masyarakat Indonesia. Dunia perwakafan diharapkan akan semakin berkah dan kesejahteraan masyarakat lokal maupun global dapat meningkat,“ kata Moeldoko, Wakil Dewan Pembina Masyarakat Ekonomi Syariah dalam kesempatan yang sama.

Baca juga: Melalui Festival Film, Startup Fintech Amartha Ajak Millenial Investasi di Usaha Mikro

Sejak efektif beroperasi hingga saat ini Ammana telah menjangkau lebih dari lebih dari seribu pengguna organik (organic users) dan 420 investor dengan perputaran uang mencapai lebih dari Rp1 miliar.

Kerjasama dengan BNI Syariah

Foto 3 Ammana Fintek Syariah
Soft-launching Ammana Fintek Syariah

Lebih dari 23 (dua puluh tiga) lembaga wakaf yang tergabung dalam Forum Wakaf Produktif,  ikut serta dalam event ini dan akan berkolaborasi dengan Fintech Syariah pertama yang terdaftar di OJK ini. Tujuan dari kolaborasi Forum Wakaf Produktif dengan Ammana Fintek Syariah ini adalah untuk mendorong partisipasi masyarakat terhadap wakaf produktif guna membangun Indonesia yang lebih baik.

Pada penyelenggaraan program ini, Amman Fintek bekerjasama dengan BNI Syariah dalam hal pemanfaatan produk dan jasa perbankan syariah terhadap penghimpunan dana wakaf. Dengan sinergi ini, penghimpunan dana wakaf oleh Ammana memanfaatkan BNIVirtual Account.

Dengan Virtual Account,  pembayaran dari wakif (orang yang berwakaf) otomatis akan terkonfirmasi dan tidak perlu melakukan input kode bank ataupun memasukan nominal pembayaran. Ammana juga akan dimudahkan dalam mengidentifikasi para wakif serta kemudahan dan kecepatan dalam proses rekonsiliasi.