Jakarta, Gizmologi – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) baru saja menggelar ajang Anugerah Karya Festival Film Pendek SOS (Save Our Socmed) 2023, di mana diumumkan sejumlah pemenang yang menjadi puncak rangkaian program yang telah diselenggarakan sejak Oktober 2023 lalu. Diikuti oleh sejumlah kalangan terutama anak muda.
Tercatat lebih dari 2500 anak muda dari kalangan mahasiswa ikut serta dalam campus roadshow Festival Film Pendek SOS 2023 tersebut, diadakan di 8 kampus ternama di berbagai wilayah mulai dari Kota Meda, Jember, Pontianak, hingga Makassar. Acara ini merupakan bagian dari program SOS dan kampanye anti hate speech dari Indosat.
Festival Film Pendek SOS 2023 diadakan dengan tujuan untuk memberdayakan generasi muda Indonesia, melalui peningkatan literasi digital supaya semakin bijak dalam bermedia sosial. Tema yang diangkat kali ini adalah “Bicara Baik di Digital, Hindari Emosi Tanpa Substansi”. Ditujukan agar dapat menginspirasi ribuan anak muda untuk terus menyampaikan pesan positif.
Baca juga: Indosat Raih Pengakuan Internasional untuk Kualitas Jaringan Terbaik di MWC 2024
Karya Finalis Capai Lebih dari 15 Juta Views

Membuka acara puncak, Steve Saerang, SVP Head of Corporate Communications Indosat Ooredoo Hutchison mengatakan bila kampanye dari hasil-hasil karya Festival Film Pendek SOS 2023 telah berhasil meraih perhatian warganet dengan cukup masif, mencapai lebih dari 15,6 juta organic views. Sementara nilai reach-nya mencapai lebih dari 12,2 juta, semua tercapai dalam waktu kurang dari 5 bulan saja.
Ajang tersebut juga turut dihadiri oleh para juri dan pihak yang terlibat. Beberapa di antaranya juga termasuk pembuat film sekaligus komedian, Ernest Prakasa, serta penulis Ika Natassa. Founder Narasi, Najwa Shihab juga turut mengatakan bila Festival Film Pendek SOS 2023 ikut menjadi bagian dari langkah Narasi untuk berbagi komitmen bersama Indosat, dalam mengurangi penyebaran ujaran kebencian dalam ruang digital.
Secara total, ada sekitar 273 karya film pendek yang berhasil terdaftar dalam Festival Film Pendek SOS 2023. Seluruh karya film pendek tersebut kemudian dinilai secara independen oleh dewan juri, lalu terpilih 24 finalis untuk kategori Mahasiswa dan Umum. Baru setelahnya dilakukan penjurian tahap akhir untuk penentuan pemenang Gold, Silver, dan Bronze untuk masing-masing kategori.
Indosat juga mengadakan kegiatan sosialisasi di enam kota lainnya, yakni Palembang, Bandung, Semarang, Surabaya, Bali, dan Mataram. Setidaknya ada kurang lebih 1400 peserta dari beragam komunitas yang terlibat dalam pelatihan workshop secara daring.
Festival Film Pendek SOS Sudah Mencapai Tahun Kedua

Program Festival Film Pendek SOS sendiri sudah diselenggarakan sejak 2022 lalu, merupakan bagian dari CSR Indosat dalam bidang pendidikan digital. Di mana perusahaan berkomitmen untuk meningkatkan literasi digital dan kesadaran generasi muda Indonesia akan pentingnya berbicara dengan baik di dunia digital.
Ahmad Zulfikar, Director and Chief Strategy & Execution Officer, Indosat Ooredoo Hutchison mengatakan bila media sosial merupakan panggung bagi kreativitas dan sarana menyampaikan pesan positif. Sehingga Indosat mengajak generasi muda untuk bijak berkreasi tanpa batas, termasuk dengan membuat karya film pendek secara kreatif.
“Kami mengundang semua pihak untuk bergandengan tangan, menjadikan media sosial sebagai wadah yang aman untuk berekspresi. Melalui Festival Film Pendek SOS, kita dapat saling menginspirasi untuk membangun lingkungan media sosial yang lebih positif dan bermakna bagi sesama,” tutupnya.
Secara berurutan, Pemenang Festival Film Pendek SOS 2023 kategori Mahasiswa berhasil diraih oleh film PALSUBUUK (Gold), LAMBEMU (Silver), dan INI KISAH SI JEMPOL PEDAS DAN SI JEMPOL BIJAK (Bronze). Lalu untuk kategori Umum, berhasil dimenangkan oleh film DELETE! (Gold), disusul oleh film HATE ATTACK (Silver) dan A STORY BEHIND (Bronze).
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




