Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Apple Rilis Program Ganti Baterai MacBook Pro 2016 – 2017 Gratis

0 1.759

Menjadi salah satu laptop paling popular dan bertenaga, tak berarti bebas dari isu baik software maupun hardware. Kali ini Apple kembali mengadakan sebuah program khusus untuk melakukan perbaikan baterai MacBook Pro, yang memiliki masalah hingga tingkat perangkat keras, alias harus diganti.

Ya, MacBook Pro dikenal sebagai laptop paling powerful dari Apple. Apalagi dengan adanya keberadaan cip M1 yang akhirnya membuat Apple dapat merilis daya tahan baterai MacBook Pro paling awet hingga lebih dari 15 jam. Namun ternyata, rilisan beberapa tahun lalu dilanda dengan isu terkait pengisian daya yang cukup mengganggu.

Isu tersebut membuat beberapa pemilik laptop Apple seri mewah tersebut tidak bisa mengisi daya baterai MacBook Pro mereka. Namun jangan khawatir, karena Apple mengadakan program khusus untuk menyelesaikan isu ini. Dengan begitu, konsumen bakal tetap dapat gunakan laptop mereka tanpa harus mengeluarkan biaya tambahan untuk lakukan reparasi.

Baca juga: MacBook Pro M1 & Air M1 Dijual di iBox, Harga Mulai Rp17 Jutaan

Isu Baterai MacBook Hanya Terdampak ke Sejumlah Pengguna

MacBook Pro M1Lewat sebuah halaman dukungan dari situs resminya, Apple menyebutkan bila isu ini tidak dialami oleh seluruh pengguna, melainkan hanya segelintir pengguna MacBook Pro rilisan tahun 2016 dan 2017. Disebutkan jumlahnya hanya sedikit, meski Apple tak sebutkan berapa persisnya unit yang baterainya bermasalah.

Program penggantian baterai ini tersedia secara gratis bagi baterai MacBook Pro 2016/2017 yang tak bisa diisi melewati 1%. Bila memang bermasalah, indikator kesehatan baterai bakal tampilkan status “Service Recommended”. Sebaliknya, bila statusnya tertulis “Normal”, maka unit tidak terdampak alias berfungsi dengan baik. Status ini bisa diakses lewat menu System Preferences di macOS Big Sur, atau menahan tombol Option dan klik logo baterai di Catalina.

Baterai MacBook Pro yang terkena adalah beberapa unit rilisan 2016 & 2017, baik layar 13 maupun 15 inci, dengan 2 maupun 3 port USB Thunderbolt 3. Apple sendiri telah merilis software macOS Big Sur 11.2.1 atau macOS Catalina 10.15.7 untuk cegah hal ini. Pengguna yang terdampak bisa melakukan update terlebih dahulu.

Selain Baterai, MacBook Pro Pernah Alami Isu Keyboard

MacBook Pro 13 (2020)

Kalau sudah menggunakan software terbaru dan masih tak bisa diisi daya melewati 1%, konsumen dapat menghubungi pihak Apple langsung atau mendatangi toko ritel resminya untuk melakukan penggantian baterai MacBook Pro. Unit akan dicek terlebih dahulu apabila layak dan bisa diklaim untuk penggantian secara gratis alias free of charge.

Isu ini bukan yang pertama kali dilanda oleh pengguna MacBook Pro. Dilansir dari Engadget, pada 2018 lalu Apple sempat menjalankan program replacement atau penggantian unit untuk MacBook Pro 13 inci rilisan antara Oktober 2016 – Oktober 2017, karena masalah pada baterai yang bakal berbahaya bisa malfungsi. Juga dengan isu tombol papan keyboard yang lengket serta kurang responsif.

Sementara MacBook Pro M1 yang baru saja dirilis belakangan cukup laris di pasaran, berkat performanya yang tergolong tinggi serta daya baterai prima. Namun untuk konsumen yang tak terlalu mementingkan performa, tentunya MacBook Air M1 bakal lebih menarik, dan sudah tersedia resmi di Indonesia.