Jakarta, Gizmologi – ASUS kembali memperluas lini mini PC mereka lewat peluncuran NUC 16 Pro. Perangkat ini diposisikan sebagai PC Copilot+ berukuran ringkas yang dirancang untuk menangani berbagai kebutuhan komputasi modern, terutama yang berkaitan dengan pemrosesan AI dan komputasi edge.
Mini PC ini dibekali prosesor generasi terbaru dari Intel, yakni Intel Core Ultra Series 3, lengkap dengan GPU Intel Arc terintegrasi. ASUS mengklaim perangkat ini mampu menghadirkan peningkatan pemrosesan grafis 3D hingga 1,5 kali lipat, performa lebih cepat hingga 20 persen, serta efisiensi daya yang diklaim 50 persen lebih baik dibanding generasi NUC sebelumnya.
Dengan ukuran chassis hanya sekitar 0,7 liter, NUC 16 Pro dirancang untuk lingkungan kerja yang membutuhkan perangkat komputasi ringkas namun tetap bertenaga. Namun seperti kebanyakan mini PC, performa nyata di lapangan tetap akan sangat bergantung pada konfigurasi spesifik serta skenario penggunaan yang dijalankan.
Baca Juga: Review ASUS Expertbook P5 (P5405CSA): Laptop Bisnis Kokoh dengan Intel Core Ultra 7
Fokus pada AI dan Komputasi Edge

Salah satu fokus utama NUC 16 Pro adalah kemampuan pemrosesan AI di perangkat lokal. Mini PC ini dapat dikonfigurasi hingga prosesor Intel Core Ultra kelas tertinggi dengan dukungan GPU Intel Arc serta NPU hingga 50 TOPS. Secara keseluruhan, platform ini disebut mampu menyediakan hingga 180 platform TOPS untuk menjalankan inferensi AI secara real-time.
Kemampuan tersebut membuat NUC 16 Pro diposisikan sebagai perangkat yang siap untuk skenario edge AI, seperti analitik video, penerjemahan bahasa secara langsung, hingga kolaborasi berbasis AI. ASUS juga menyertakan software ASUS AI SuperBuild yang memungkinkan pengguna menjalankan model AI atau Large Language Model (LLM) secara lokal tanpa koneksi internet, sesuatu yang bisa menarik bagi organisasi yang membutuhkan privasi data lebih ketat.
Meski demikian, adopsi AI lokal di perangkat edge masih sangat bergantung pada ekosistem software yang tersedia. Tanpa dukungan aplikasi yang optimal, kemampuan komputasi AI yang tinggi di perangkat seperti ini berpotensi belum dimanfaatkan secara maksimal oleh sebagian pengguna.
Konektivitas Lengkap dalam Form Factor Kecil

Di sisi konektivitas, NUC 16 Pro dirancang untuk lingkungan kerja yang sangat terhubung. Mini PC ini dilengkapi dua port LAN 2.5G, dukungan Intel WiFi 7, serta Bluetooth 6.0. Konfigurasi ini memungkinkan perangkat tetap memiliki cadangan koneksi jaringan, sesuatu yang penting untuk skenario bisnis atau komputasi edge yang berjalan terus-menerus.
Perangkat ini juga mendukung pengaturan multi-monitor melalui dua port HDMI 2.1 dengan opsi DisplayPort tambahan. Beberapa port modern seperti Thunderbolt 4 dan USB 3.2 Gen2 turut disertakan untuk mendukung berbagai kebutuhan periferal dan ekspansi.
Untuk menjaga stabilitas performa, ASUS menyematkan sistem pendingin baru dengan dua kipas exhaust, tiga heat pipe, serta desain thermal dual-fan. Sistem ini diklaim mampu menjaga suhu tetap stabil sekaligus mempertahankan tingkat kebisingan yang lebih rendah dibanding generasi sebelumnya. Namun dalam chassis sekecil ini, performa pendinginan tetap akan menjadi faktor krusial ketika perangkat digunakan untuk beban kerja berat secara terus-menerus.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



