Jakarta, Gizmologi – Produksi global iPhone kini mulai menunjukkan perubahan arah. Laporan terbaru dari Bloomberg News menyebut bahwa sekitar 25 persen dari seluruh iPhone baru kini diproduksi di India, menandai langkah besar dalam strategi manufaktur global Apple.
Melansir dari Bloomberg, sepanjang tahun lalu saja, diperkirakan sekitar 55 juta unit iPhone diproduksi di India. Angka ini meningkat signifikan dibanding 36 juta unit pada 2024. Lonjakan tersebut memperlihatkan bagaimana India perlahan berkembang menjadi salah satu pusat produksi penting bagi Apple di luar China.
Perjalanan Apple memindahkan sebagian produksinya ke India sebenarnya sudah dimulai sejak 2017 ketika varian SE mulai dirakit di negara tersebut. Setahun kemudian, produksi juga mencakup versi 6s. Awalnya, langkah ini dilakukan untuk menghindari tingginya biaya impor di pasar India, namun dinamika geopolitik kemudian membuat strategi tersebut berkembang lebih jauh.
Dari Strategi Pajak hingga Diversifikasi Produksi

Pada tahap awal, Apple memanfaatkan produksi lokal di India untuk mengurangi beban tarif impor yang dikenakan pada produk yang dirakit di China. Kebijakan tersebut memungkinkan Apple menjaga harga iPhone tetap kompetitif di salah satu pasar smartphone terbesar di dunia.
Namun situasi berubah ketika ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat dan China mulai meningkat. Konflik dagang antara dua negara tersebut mendorong banyak perusahaan teknologi global, termasuk Apple, untuk mendiversifikasi rantai pasokan mereka agar tidak terlalu bergantung pada satu negara produksi.
Sejak saat itu, ekspansi manufaktur Apple di India berjalan lebih agresif. Sejumlah mitra utama Apple seperti Foxconn, Pegatron, dan Tata Electronics mulai merakit berbagai model iPhone tidak lama setelah perangkat tersebut diumumkan secara global.
iPhone 15 Jadi Titik Balik Produksi

Perubahan strategi ini terlihat jelas saat peluncuran iPhone 15. Model tersebut menjadi iPhone pertama yang dirakit di India dan langsung tersedia di pasar lokal sejak hari pertama peluncuran global, sesuatu yang sebelumnya jarang terjadi.
Langkah ini menunjukkan meningkatnya kepercayaan Apple terhadap kemampuan manufaktur di India. Dukungan dari pemerintah India melalui berbagai insentif produksi juga menjadi faktor penting yang mendorong perusahaan memperluas operasinya di negara tersebut.
Bahkan, laporan terbaru menyebut bahwa seluruh perangkat iPhone 17 series yang dijual di pasar Amerika Serikat kemungkinan akan dirakit di India. Jika rumor ini terbukti benar, peran India dalam rantai pasokan Apple akan semakin besar.
Meski demikian, China kemungkinan masih akan tetap menjadi pusat manufaktur terbesar Apple dalam waktu dekat. Infrastruktur industri yang matang serta jaringan pemasok yang sangat besar membuat pergeseran produksi secara penuh ke negara lain masih membutuhkan waktu yang tidak sebentar.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



