Jakarta, Gizmologi – Perusahaan teknologi WIR Group, menggaet platform edutek Bahaso untuk mengembangkan ekosistem pendidikan digital di metaverse. Kolaborasi keduanya akan menghadirkan ekosistem Augmented Reality (AR), Virtual Reality (VR), hingga kecerdasan buatan (AI) untuk meningkatkan minat pengalaman belajar masyarakat Indonesia.
Chief of Marketing and Sales WIR Group Gupta Sitorus, menjelaskan potensi WIR Group dan Bahaso dalam mengembangkan dunia Metaverse yang berbeda, namun dapat meningkatkan pengalaman belajar pengguna serta memperkuat infrastruktur teknologi pada ekosistem pendidikan digital.
“Sebagai penggerak dari teknologi web 3.0, kami melihat ekosistem yang interaktif serta imersif dapat memberikan pengalaman yang menarik bagi siswa dalam mengakses serta mengaplikasikan pelajaran,” ujar Gupta Sitorus dalam siaran persnya, Senin (10/4/2023).
Mengenal Bahaso lebih jauh, sebenarnya perusahaan edutek tersebut sudah bergerak sejak 2015. Kini Bahaso tengah membangun metaverse berbasis Blockchain dan AI untuk menjadi marketplace pendidikan serta pusat pelatihan bagi para profesional.
Adapun teknologi web 3.0 melalui ekosistem Metaverse dengan dukungan blockhain dan AI memungkinkan siswa dapat menjelajahi lingkungan virtual dan berinteraksi dengan objek dan simulasi yang mungkin tidak dapat dilakukan di dunia fisik. Hal ini dapat meningkatkan pemahaman siswa tentang konsep-konsep kompleks dan membuat pembelajaran lebih menarik dan menyenangkan.
Baca Juga: Gandeng Universitas Telkom, Kominfo Dorong Metaverse Collaboration Initiative di Indonesia
Ekosistem Pendidikan Digital di Metaverse

“Sistem pembelajaran dengan menggunakan teknologi web 3.0 akan menjadi lebih personal bagi pengguna di mana metode ini akan bermanfaat dalam meningkatkan keinginan belajar siswa. Kami harap kerjasama yang dijajaki WIR Group dan Bahaso dapat memberikan kebermanfaatan pada inovasi pendidikan di Indonesia,” tutup Gupta.
Platform Metaverse juga dapat memperkuat dan meningkatkan interaksi di antara guru dan murid menjadi menarik karena sifat imersifnya tersebut. Kolaborasi itu pun diharapkan dapat mendorong transisi dunia pendidikan dari teknologi web 2.0 ke web 3.0 lebih cepat di Indonesia.
“Bahaso melihat potensi Metaverse dalam bidang pendidikan terutama dalam menciptakan platform yang lebih imersif dan interaktif. Untuk itu, kami menggabungkan ekosistem metaverse dengan WIR Group untuk memperkuat platform Metaverse kami agar lebih solid dan terintegrasi,” papar Direktur Utama dan CEO dari Bahaso Allana Abdullah.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




