Jakarta, Gizmologi โ Kenyataan berat harus dihadapi para penikmat Xbox di seluruh dunia setelah Phil Spencer memastikan akan ada kenaikan harga di masa mendatang. Hal tersebut dibeberkan oleh Tom Warren dari The Verge dalam konferensi Wall Street Journal (27/10) lalu.
Dalam cuitan di Twitter Tom Warren, Bill Spencer-CEO Microsoft Gaming berujar, โKami menahan harga konsol kami, kami menahan harga game, dan pelanggang kami. Saya pikir kami tidak dapat melakukan hal tersebut selamanya. Saya pikir pada beberapa poin kami akan menaikan beberapa harga untuk produk tertentu.โ
Dalam pernyataannya, Phil tidak menyebutkan secara rinci mengenai produk apa yang akan mengalami kenaikan. Bisa saja itu produk konsol utama Xbox, produk game, atau bahkan biaya langganan Xbox Game Pass yang belakangan mulai banyak digemari.
Segala kemungkinan tersebut mengundang tanya bagi penikmat layanan game dari Microsoft. Meskipun beberapa netizen berkomentar bahwa kenaikan harga merupakan hal lumrah mengingat kita hidup di sistem perekonomian yang terus mengalami inflasi.
Baca juga: Tarif Berlangganan Apple Music, Apple TV+ & Apple One Naik, Termasuk di Indonesia
Kenaikan Harga Xbox Dilakukan Setelah Musim Liburan

Kepastian soal kenaikan harga produk gaming dari Microsoft memang bukan hal yang bisa ditawar lagi. Keadaan ekonomi dunia yang belum stabil setelah pandemi Covid-19, kemudian disusul perang di Eropa, membuat beberapa perusahaan kesulitan untuk mencapai target penjualan yang diinginkan.
Pada awal tahun 2022 saja, Sony telah secara resmi mengumumkan kenaikan konsol Playstation 5 (PS5) hingga 10% dari harga awal. Kenaikan tersebut sempat membuat kekhawatiran bahwa penjualan PS5 akan menurun, meski nyatanya tetap dalam kondisi stabil hingga kini.
Maka tidak mengherankan apabila kemudian Microsoft melakukan hal yang sama terhadap produk konsol Xbox di masa mendatang. Hal tersebut memang sulit diabaikan agar perusahaan dapat tetap berjalan di atas roda bisnis yang positif.
Hal baiknya, Phil Spencer memastikan bahwa kenaikan harga pada produk-produknya tidak akan terjadi sampai musim liburan akhir tahun selesai. Besar kemungkinan kenaikan harga akan efektif mulai tahun 2023 mendantang. Apakah Gizmofriends sudah siap?
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



