Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Perkuat B2B Commerce, Bhinneka Tawarkan eProcurement Efisien & Bidik UKM

0 362

Di tengah kian ketatnya persaingan bisnis e-commerce di tanah air, Bhinneka memilih fokus di segmen B2B commerce. Strategi toko online besutan Hendrik Tio yang lahir saat krisis moneter 1999 ini membuahkan hasil. Layanan Bhinneka Bisnis menurut data dari Jakpat mendominasi segmen B2B e-commerce dengan pangsa pasar di atas 50 persen.

Hal itu membuat Bhinneka Bisnis semakin agresif memperkuat pangsa pasar. Heriyadi Janwar, Corporate Business Director Bhinneka mengungkapkan pihaknya terus melakukan improvisasi layanan, salah satunya melalui platform eProcurement yang dapat menghasilkan efisiensi biaya untuk proses belanja bisnis sekitar 25 persen per bulan. “Dengan improvisasi layanan seperti ini, kami yakin dapat memperkuat kepemimpinan kami di sektor B2B commerce,” ujar Heriyadi, dalam siaran pers yang diterima Gizmologi (6/9/2018).

Bhinneka Bisnis menjadi platform eProcurement yang menghubungkan kebutuhan pasar dengan banyak vendor terkemuka. Di antaranya adalah Microsoft, Lenovo, Integra Global Solusi dengan produk Synology dan Netgear, yang turut terlibat dalam program ini.

Melalui platform eProcurement tersebut, Bhinneka menghubungkan beragam penggunanya dengan akses pada hampir 30 kategori produk dan 150.000+ SKU (stock keeping unit). Mulai dari kebutuhan set up perusahaan hingga memenuhi kebutuhan operasional perusahaan sehari-hari.

Dijelaskan lebih lanjut, konsumen kini tak perlu menghubungi vendor satu per satu hingga melakukan kunjungan ke kantor vendor, mengingat jarak, waktu dan biaya yang harus dikeluarkan. Mereka cukup mendaftar di platform Bhinneka Bisnis, lalu bisa membandingkan harga secara transparan.

Selanjutnya, konsumen bisa memilih metode pembayaran dengan pilihan jangka waktu yang tidak mengganggu cashflow perusahaan, sistem approval bertingkat, serta pembelian per grup sesuai struktur organisasi. Selain itu platform eProcurement Bhinneka Bisnis memiliki fungsi pengawasan internal yang sangat membantu pelanggan.

GM Sales B2B Bhinneka, Hong Ik Cing, sedang berbincang Direktur PT Integra Global Solusi Adi Gunawan tentang Cloud Storage dan Data Center update

Bhinneka Bisnis Menyasar UKM

Selain itu, Bhinneka Bisnis juga menyasar korporasi, UKM, dan pelaku usaha lainnya. Untuk itu, menjelang kuartal 4 tahun ini, Bhinneka menggandeng beberapa mitra bisnisnya untuk menggarap delapan titik penting kawasan industri di Pulau Jawa yang sekaligus “rumah” bagi lebih dari 2.000 pabrik di Indonesia.

Roadshow Bhinneka Bisnis sendiri dijadwalkan berlangsung mulai 5 September di Jakarta, dan berlanjut ke Bandung (12 September), Surabaya (19 September), Cikarang (3 Oktober), Karawang (10 Oktober), Cilegon (24 Oktober), Purwakarta (7 November), dan Tangerang Selatan (21 November).

Di fase pertama ini, Bhinneka Bisnis menargetkan dapat melayani hingga 10 persen dari total kawasan industri seluruh Indonesia, yang secara keseluruhan sudah berjumlah 87 titik tersebar di Jawa, Sumatera, Kalimantan serta Sulawesi.

Momen roadshow, menurut Heriyadi, bisa menjadi momen perkenalan, dan menjembatani antara Bhinneka Bisnis dan para pebisnis di kawasan-kawasan industri. Ditambah lagi hadirnya sejumlah brand partners, membawakan solusi bisnis sesuai kebutuhan dan tema di masing-masing kota penyelenggaraan.

Memasuki kuartal keempat tahun 2018, Bhinneka Bisnis berencana memperluas kerja sama dan kemitraan strategis dengan industri yang beragam, dari perusahaan berskala kecil hingga besar, dan tersebar secara geografis. Dengan demikian, pilihan produk makin beragam dan dapat memenuhi permintaan pengguna yang lebih luas.
Baca juga: Ini Alasan Bhinneka Mendukung Perkembangan eSport di Indonesia