John Ternus baru sekitar satu bulan menjabat sebagai CEO Apple setelah resmi menggantikan Tim Cook pada 1 September 2026. Kini, John Ternus dikabarkan mulai menyiapkan perubahan terhadap cara Apple mengembangkan dan meluncurkan produk, dengan fokus pada proses yang lebih cepat serta struktur perusahaan yang lebih ramping.
Menurut laporan Bloomberg yang ditulis Mark Gurman, Ternus disebut ingin Apple tidak terlalu terpaku pada pola peluncuran produk selama ini, terutama jendela rilis pada musim semi dan musim gugur. Mantan kepala hardware engineering Apple itu juga dikabarkan mendorong tim produk untuk lebih eksperimental dan mengembangkan lebih banyak perangkat dalam waktu yang lebih singkat.
Perubahan tersebut disebut mulai terasa di internal perusahaan. Sejumlah karyawan menggambarkan situasi sebagai cukup sibuk, sementara Apple juga dilaporkan telah melakukan pemangkasan posisi di divisi hardware engineering dalam beberapa pekan terakhir. Meski begitu, laporan tersebut belum menjelaskan secara pasti bagaimana perubahan ini akan memengaruhi strategi produk Apple dalam jangka panjang.
Baca Juga: Apa saja yang Baru dari macOS 27 Golden Gate? Liquid Glass Beri Penyempurnaan
Apple Mulai Pangkas Sejumlah Posisi di Hardware Engineering

Dalam dua pekan terakhir, Apple bersama dengan John Ternus dilaporkan memberhentikan sejumlah engineering program manager di divisi hardware engineering, termasuk sekitar enam direktur. Beberapa karyawan yang terdampak disebut masih mendapatkan waktu terbatas untuk mencari posisi lain di dalam Apple. Mereka yang tidak mendapatkan posisi baru diperkirakan akan meninggalkan perusahaan pada akhir tahun.
Apple juga sempat mempertimbangkan pemangkasan sekitar 5.000 posisi di AppleCare pada musim panas lalu. Namun, rencana tersebut akhirnya disebut dibatalkan setelah perusahaan mempertimbangkan penggunaan agen AI untuk menangani sebagian layanan dukungan pelanggan.
Laporan tersebut menyebut karyawan Apple memperkirakan masih akan ada pemangkasan posisi lain dalam beberapa bulan mendatang. Namun, perubahan struktur perusahaan dan cara Apple mengembangkan produk diperkirakan tidak akan terjadi secara instan. Sejumlah karyawan juga menilai perubahan semacam ini bisa membutuhkan waktu hingga beberapa tahun sebelum dampaknya benar-benar terlihat.
Perubahan Strategi Bisa Berdampak ke Jadwal Produk
Belum diketahui apakah reorganisasi di bawah kepemimpinan John Ternus akan berdampak langsung terhadap produk Apple yang diperkirakan meluncur pada Oktober. Beberapa perangkat yang disebut dalam laporan termasuk iPad mini dengan layar OLED, HomePod mini generasi kedua, dan Apple TV 4K terbaru.
Dorongan untuk mempercepat peluncuran produk juga menjadi perubahan menarik mengingat Apple selama ini dikenal memiliki siklus pengembangan dan peluncuran yang relatif terstruktur. Jika laporan tersebut akurat, pendekatan Ternus dapat membuat jadwal peluncuran Apple menjadi lebih fleksibel, meski belum ada konfirmasi resmi bahwa pola tersebut benar-benar akan ditinggalkan.
Di sisi lain, mempercepat pengembangan produk juga membawa tantangan tersendiri. Perubahan organisasi, pengurangan tenaga kerja, serta eksperimen dengan jadwal rilis baru perlu berjalan bersamaan dengan proses pengujian dan pengembangan hardware. Untuk saat ini, belum ada keterangan resmi dari Apple mengenai rencana reorganisasi tersebut maupun sejauh mana perubahan yang direncanakan Ternus akan diterapkan.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

