Jakarta, Gizmologi โ Kelangkaan pasokan chip masih menjadi perhatian Nintendo menyongsong tahun baru 2022. Disebabkan kesulitan produksi dan kacaunya rantai pengiriman chip semikonduktor elektronik selama masa Pandemi Covid-19 dua tahun terakhir, yang belum tampak akan kembali normal. Hal itu membuat Nintendo tidak yakin mampu memproduksi konsol sesuai permintaan pasar.
Dikutip dari Nintendolife.com, Shuntaro Furukawa selaku Presiden Nintendo mengungkapkan kegusarannya mengenai prospek penjualan perangkat konsol mereka di tahun 2022. โKami khawatir tidak dapat memproduksi sebanyak yang kami mau,โ ujar Shuntaro.
Bahkan beberapa waktu sebelumnya, Pat Gelsinger dari Intel, meyakini bahwa kelangkaan pasokan chip dapat berlangsung lebih lama hingga tahun 2023.ย โPertumbuhan bisnis semikonduktor sebelum pandemi covid mencapai angka 5% per tahun. Sampai akhirnya pandemi menghambat proses pengiriman,โ jelas Gelsinger. Nyatanya saat pandemi berlangsung, permintaan justru meningkat hingga 20% per tahun sehingga makin membuka gap yang besar dengan lini produksi.
Pembatasan saat pandemi yang dibarengi dengan kebiasaan untuk bekerja dan beraktivitas di rumah, memang mampu mendorong peningkatan pembelian produk gaming. Apalagi di waktu pandemi pula, dua produsen raksasa game yakni Sony dan Microsoft, turut merilis konsol generasi baru. Sementara Nintendo tidak mau ketinggalan melakukan peremajaan pada produk Switch OLED.
Baca juga: Super Langka, Nintendo DS Versi McD Terkuak ke Publik!
Penjualan Nintendo Switch OLED Memuaskan

Di tengah pesimisme menyambut tahun 2022, nyatanya Nintendo menutup tahun 2021 dengan sumringah berkat penjualan Switch versi OLED yang cukup memuaskan. Versi upgrade dari Switch sebelumnya ini, memang mampu memberikan impresi positif bagi para gamers yang belum memiliki atau hendak menambah koleksi konsol mereka.
Selama bulan November saja, Switch OLED mampu terjual hingga 1,3 juta unit hanya di Amerika Serikat. Kala itu, perusahaan menargetkan penjualan konsol angka menembus angka 24 juta unit hingga April 2022. Hal yang mungkin dicapai apabila perusahaan berhasil mencapai target produksi konsol mereka. Dan tidak ada kendala yang berkaitan dengan chip ataupun komponen lain dari pihak ketiga.
Tahun-tahun masa pandemi seperti ini memang menjadi tantangan tersendiri dalam industri elektronik, khususnya bisnis gaming.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



