Jakarta, Gizmologi – Cloudflare, Inc. Perusahaan cloud konektivitas, baru saja mengumumkan pencapaian penting dengan menghadirkan platform Secure Access Service Edge (SASE) lengkap pertama di dunia yang telah mendukung standar enkripsi pasca-kuantum (PQ) modern. Langkah inovatif ini dirancang untuk memberikan perlindungan tingkat lanjut terhadap ancaman komputasi generasi berikutnya di seluruh internet tanpa membebankan biaya tambahan kepada pengguna.
Melihat urgensi dan risiko eskalasi tersebut, Institut Standar dan Teknologi Nasional AS (NIST) telah merilis peringatan keras kepada seluruh ekosistem digital. Lembaga pemerintah tersebut mendesak setiap organisasi agar segera meningkatkan algoritma kriptografi mereka sebelum tahun 2030. Jika imbauan ini diabaikan, perusahaan berisiko besar menjadi korban dari kecanggihan peretasan berbasis teknologi kuantum yang luar biasa cepat.
Lebih mengkhawatirkannya lagi, para pelaku ancaman siber tidak sekadar berdiam diri menunggu hingga teknologi kuantum tersebut benar-benar matang. Mereka telah mulai memanfaatkan celah waktu saat ini melalui metode serangan berbahaya yang dikenal dengan istilah “kumpulkan sekarang, dekripsi nanti” (“harvest now, decrypt later”). Lewat taktik pencurian ini, peretas secara aktif mengumpulkan data terenkripsi bernilai tinggi seperti rahasia negara dan catatan keuangan, untuk kemudian dibuka paksa di masa depan ketika komputer kuantum sudah beroperasi penuh.
Untuk menjawab tantangan masif tersebut, Cloudflare mengambil langkah proaktif dengan mengintegrasikan enkripsi pasca-kuantum mutakhir di seluruh konfigurasi jaringan utamanya. Melalui pendekatan komprehensif ini, platform Cloudflare One SASE kini mampu menyediakan jembatan paling aman yang menghubungkan lingkungan internal perusahaan dengan jaringan global. Ini memungkinkan organisasi untuk melindungi data paling sensitif mereka dari ancaman siber generasi terbaru sekaligus memastikan kelancaran transisi menuju standar kriptografi baru.
Baca juga: Laporan Cloudflare 2025, AI Generatif Berkembang Beriringan dengan Peningkatan Kejahatan Siber
Cloudflare Lanjutkan Pemetaan Teknologi Sebelumnya

Inovasi perlindungan keamanan ini sebenarnya merupakan kelanjutan dari peta jalan teknologi Cloudflare sebelumnya. Pada tahun 2025 lalu, perusahaan telah meluncurkan solusi Secure Web Gateway (SWG) dan Zero Trust pasca-kuantum berbasis cloud asli yang pertama di industri. Kini, pengumuman terbaru melengkapi kemampuan SASE tersebut dengan menambahkan dukungan pasca-kuantum (PQ) untuk berbagai kasus penggunaan jaringan area luas (WAN) menggunakan teknologi Cloudflare IPsec dan Cloudflare One Appliance.
“Mengamankan internet dari ancaman masa depan seharusnya tidak menjadi beban yang kompleks, ataupun alasan untuk melakukan fragmentasi terhadap web. Sejak 2017, kami telah melakukan upaya besar untuk mengintegrasikan standar pasca-kuantum langsung ke dalam struktur dasar jaringan kami,” ujar Matthew Prince.
Matthew juga menambahkan, “Dengan menghadirkan perlindungan ini ke seluruh platform SASE kami, kami menjadikan keamanan pasca-kuantum sebagai standar bawaan-tanpa perlu peningkatan perangkat keras, tanpa konfigurasi yang rumit, dan tanpa biaya tambahan.” Kami memastikan bahwa koneksi aman yang diandalkan oleh para pelanggan kami saat ini akan tetap aman dalam jangka panjang.”.
Penerapan standar baru melalui IPsec dari Cloudflare ini tidak hanya menghentikan ancaman peretasan masa depan, tetapi juga membawa efisiensi kinerja operasional. Teknologi ini memungkinkan perutean dengan ketersediaan tinggi (High-Availability Routing), di mana lalu lintas jaringan akan otomatis dialihkan ke pusat data optimal lainnya jika terjadi gangguan. Selain itu, implementasinya juga dipastikan mematuhi standar Internet terbaru demi mendukung interoperabilitas lintas vendor serta kolaborasi keamanan dalam skala besar.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



