Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Fokus Tambah Layanan, DANA Enggan Berkomentar Soal Merger dengan OVO

0 1.429

Selama pandemi Covid-19 berlangsung, masyarakat cenderung memilih untuk melakukan pembayaran secara non-tunai atau metode pembayaran digital, tanpa gunakan uang dalam bentuk fisik. Dengan begitu, mereka tak perlu melakukan kontak fisik melalui media uang kerta dengan orang lain, memperkecil risiko penularan virus. Salah satu media alternatif adalah dengan menggunakan dompet digital, dari penyedia yang sudah sangat umum seperti DANA.

Dirancang sebagai platform teknologi yang terbuka dan adaptif, DANA terus mengembangkan aplikasi dan layanannya agar dapat memberikan benefit yang lebih, baik dalam situasi pandemi saat ini. Dimana masyarakat telah mengubah pola aktivitasnya dari semula interaksi tatap muka menjadi virtual, secara daring melalui internet.

Untuk capai tujuannya agar adaptif, DANA tidak hanya berfungsi sebagai metode pembayaran non-tunai, namun ingin juga menyajikan solusi yang mudahkan masyarakat untuk beradaptasi dengan situasi, termasuk di masa peralihan atau Normal Baru saat ini. Mereka terus berupaya kembangkan teknologi yang tepercaya (trusted), mudah digunakan (friendly) serta dapat diakses oleh siapapun (accessible).

Baca juga: Gandeng PasarPolis, DANA Tawarkan Produk Asuransi Mikro

Ajak Pengguna Siaga Pandemi & #BelanjadiWarungTetangga

Fitur aplikasi DANA
Beberapa fitur yang sudah diluncurkan DANA hingga saat ini.

Pada sesi konferensi video yang diadakan Jumat (19/6), Vincent Iswara, CEO DANA menyampaikan beberapa informasi perihal apa saja yang sudah dikembangkan oleh DANA selama pandemi saat ini. Sebagai bentuk inisiatif yang bisa membantu dan menjadi solusi untuk masyarakat di masa pandemi maupun Normal Baru. Salah satunya adalah miniprogram Siap Siaga Covid-19.

Pertama kali diluncurkan pada 28 Maret 2020, miniprogram ini berikan fitur-fitur untuk memungkinkan pengguna aplikasi DANA agar peduli terhadap diri sendiri dan sekitar. Hadir sebagai menu tersendiri, pengguna dapat mengetahui jumlah kasus terbaru, termasuk nilai aktif, sembuh serta lainnya. Mereka juga dapat mengecek peta sebaran Covid-19 agar lebih mengerti tentang persebarannya. Juga informasi berita terkait, agar pengguna dapat mengetahui info lengkap tanpa harus meninggalkan aplikasi DANA.

DANA juga meluncurkan sebuah gerakan dengan tagar #BelanjadiWarungTetangga. Gerakan tersebut diluncurkan guna mendukung langkah pemerintah untuk menjaga keberlangsungan perekonomian rakyat. Khususnya pedagang kecil di tengah masa pandemi. DANA ajak masyarakat untuk daftarkan warung-warung di sekitarnya, agar nantinya mendapat bantuan dari pemerintah. Bantuan dapat digunakan untuk membeli bahan pokok dari BUMN yang menjadi mitra pemerintah.

Selain itu, DANA juga luncurkan program metode Home Shopping, agar UMKM dan perekonomian bisa terus bergulir di tengah pandemi. Tujuan lainnya untuk membantu para mitra merchant DANA, khususnya mitra luring agar dapat tetap beroperasi. Meski pengembangannya sedikit terhambat karena situasi yang tidak memungkinkan.

Enggan Berkomentar Atas Rumor Merger DANA & OVO

Ketika ditanya perihal isu merger antara DANA dan OVO, Vincent enggan berkomentar. “Soal kabar DANA merger dengan OVO, kami tidak berkomentar dari market rumor,” jelasnya. DANA sedang fokus membuat produk dan layanan yang membantu masyarakat Indonesia.

“TIM DANA sangat komitmen untuk lakukan itu semua. Selama masa pandemi, kami lakukan PSBB, kami semua WFH, namun produktivitas kami masih tetap naik sampai 20%,” tambah Vincent.

Hingga akhir Mei kemarin, sudah ada lebih dari 20 produk dan fungsionalitas yang DANA kembangkan, dengan transaksi pembayaran melonjak hingga 50%.