Gizmologi
The Gizmo & Technology Universe. Situs teknologi dan gadget terkini.

Perayaan Cap Go Meh 2020 di Singkawang, Operator Seluler Perkuat Jaringan 4G LTE

Setelah Tahun Baru Imlek, warga keturunan China akan merayakan Cap Go Meh 2020. Perayaan Cap Go Meh paling meriah di Indonesia berlangsung di Pontianak dan Singkawang, Kalimantan Barat. Kawasan ini selalu didatangi oleh ribuan masyarakat tiap tahunnya.

Untuk mendukung penyelenggaraan perayaan budaya Cap Go Meh 2020 ke-2571, operator seluler pun telah menyiapkan jaringa ntelekomunikasi dan data sebagai antisipasi lonjakan trafik. Setidaknya dua operator terbesar yaitu Telkomsel dan XL Axiata telah melaporkan kesiapan jaringannya.

Kedua operator senada bahwa perayaan Cap Go Meh 2020 di Singkawang menjadi daya tarik wisatawan lokal dan mancanegara yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Salah satu cara efektif adalah dengan terus menerus mempromosikannya melalui jaringan internet dan media sosial. Sehingga dukungan jaringan yang memadai dari perusahaan telekomunikasi sangat diperlukan.

Maka, penambahan kapasitas jaringan dilakukan. Selain juga melakukan optimisasi di area-area yang menjadi lokasi perayaan, termasuk disepanjang jalur perjalanan darat Pontianak dan Singkawang.

Jaringan 4G LTE di Cap Go Meh 2020

BTS XL Axiata Singkawang Cap Go Meh 2020Moelky Furqan, Vice President Network Operation and Quality Management Area Pamasuka Telkomsel mengatakan nanti akan banyak jumlah pengguna layanan Telkomsel pada saat acara berlangsung. “Telkomsel menjaga kualitas layanan dengan menghadirkan teknologi 4,9G massive mimo di kota Singkawang, termasuk juga kegiatan pendukung lainnya,” ujarnya.

Teknologi jaringan 4,9G massive mimo mampu memberikan kapasitas pengguna yang lebih banyak serta customer experience yang lebih konsisten. Sehingga tepat untuk mendukung kenyamanan layanan data pada momen keramaian yang dipadati oleh pengunjung seperti acara Cap Go Meh 2020.

Telkomsel juga melakukan penambahan kapasitas pada jaringan broadband berteknologi 3G dan 4G di lebih dari 100 titik. Mereka menggelar tambahan 5 unit Compact Mobile BTS (COMBAT) dan 7 unit mini BTS dengan jaringan 4G di titik keramaian acara Cap Go Meh 2020 baik di kota Singkawang maupun Pontianak, serta jalur lintas dari Pontianak menuju Singkawang maupun sebaliknya.

Related Posts
1 daripada 69

Dengan dukungan tersebut, saat ini layanan broadband Telkomsel telah menjangkau 100% wilayah wilayah populasi di kota Singkawang dan Pontianak sehingga dapat memberikan kenyamanan pelanggan dalam mengakses layanan data serta berbagai layanan digital Telkomsel pada momen Cap Go Meh.

Sementara itu Francky Rinaldo Pakpahan, Group Head XL Axiata Regional Jabodetabek dan Kalimantan mengatakan demi perayaan ini, XL Axiata menyediakan jaringan data 4G dengan kapasitas yang telah diperbesar. “Agar siapa saja yang hadir di perayaan ini bisa leluasa membagikan foto-foto dan video-nya ke mana-mana, dengan demikian popularitasnya bisa terus meningkat,” imbuhnya.

Di Kota Pontianak, XL Axiata telah memiliki lebih dari 450 BTS, termasuk 350 BTS 3G/4G. Sementara itu di Kota Singkawang terlayani lebih dari 100 BTS, lebih dari 80% di antaranya adalah BTS 3G/4G. Sementara pada level provinsi, Kalimantan Barat terdapat lebih dari 1.500 BTS, dan 1.200 di antaranya merupakan BTS 3G/4G. XL Axiata telah melakukan optimasi jaringan tersebut untuk mengantisipasi lonjakan trafik semua layanan, baik voice, SMS, dan terutama data.

Cap Go Meh 2020 di Singkawang

Cap Go Meh 2020 Singkawang
Suasana Cap Go Meh di Singkawang (Foto: singkawangkota.go.id)

Tahun ini, perayaan Cap Go Meh 2020 di Kota Singkawang menjadi salah satu event yang masuk dalam “Calendar of Events Wonderful Indonesia 2020” yang dirilis oleh Kementerian Pariwisata RI. Perayaan ini digelar selama 15 hari di kota Singkawang.

Cap Go Meh 2020 menghadirkan sejumlah aktivitas seperti pawai Tatung yang menjadi tontonan utama dan daya tarik wisatawan. Kemudian ada festival lampion, ritual sembahyang, ritual buka mata replika 12 naga dan pembakaran 12 naga, serta pertunjukan seni budaya dan hadirnya beragam kuliner khas lokal.

Pemerintah kota bersama panitia penyelenggara juga menyelenggarakan gelaran budaya daerah, atraksi tarian naga, karnaval mobil hias, pameran pembangunan, pemilihan Hakka Ako dan Amoi Kota Singkawang hingga, pemecahan Rekor MURI atas replika pagoda setinggi 20,2 meter.