Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Wow! GO-JEK Rogoh US$500 Juta untuk Ekspansi Bisnis ke 4 Negara Asia Tenggara

0 181

Rumor ekspansi bisnis GO-JEK ternyata bukan isapan jempol. Pekan ini perusahaan startup­ unicorn nasional resmi mengumumkan pelebaran usahanya. Dana hingga US$500 juta siap digelontorkan untuk melancarkan operasi di empat negara tetangga.

Ekspansi bisnis GO-JEK akan merambah Vietnam, Singapura, Thailand dan Filipina, dalam beberapa bulan ke depan. Investasi sebesar US$500 juta tersebut akan dipakai, di antaranya untuk menghadirkan layanan ride-hailing yang selanjutnya akan terus dikembangkan ke berbagai layanan on-demand lainnya. Kesemuanya mereplikasi model bisnis yang terbukti sukses dan menjadikan GO-JEK sebagai pemimpin pasar di Indonesia.

Sampai saat ini, ekspansi bisnis GO-JEk masih dalam tahap koordinasi dan komunikasi dengan pemerintah negara setempat dan para pemangku kepentingan lainnya untuk memastikan kesiapan operasionalnya. Bisnis di masing- masing negara akan dijalankan oleh tim lokal yang akan didukung oleh teknologi dan keahlian dari GO-JEK. Pengelola GO-JEK lokal pun mempunyai hak untuk merk dan identitasnya sendiri.

Strategi ekspansi bisnis GO-JEK muncul setelah firma ini memperoleh kucuran triliun rupiah dari investor, mulai dari Astra, Google, Tencent, JD.COM, Meituan dan lainnya.

GO-JEK CEO dan Founder Nadiem Makarim, mengatakan: “Konsumen paling puas dan senang saat mereka punya lebih banyak pilihan. Saat ini, masyarakat di Vietnam, Thailand, Singapura dan Filipina merasa bahwa mereka tidak memiliki cukup pilihan atas layanan transportasi ride-hailing.”

“Kami berharap dengan hadirnya GO-JEK di negara-negara tersebut, kami bisa menjadi aplikasi gaya hidup utama, pilihan masyarakat. Itu aspirasi kami,” kata Nadiem.

Ia mengatakan cara terbaik untuk melakukan ekspansi bisnis GO-JEK adalah dengan bermitra dengan tim lokal yang bertalenta dengan visi sama serta memahami cara terbaik untuk melayani kebutuhan negara mereka.

Baca juga: Go-Jek Go International: Rambah Pasar Singapura?

Ekspansi bisnis GO-JEK“Peranan GO-JEK adalah sebagai penasihat, berbagi pengalaman kami dalam hal operasional serta pengembangan bisnis. Sehingga, mereka (para mitra dan tim lokal-red) dapat menciptakan dampak positif yang GO-JEK ciptakan, dengan cara-cara terbaik dan sesuai dengan karakter dan kebutuhan negara mereka,” tambahnya.

Kabar ekspansi bisnis GO-JEK ke luar Indonesia bocor ke media dari memo internal perusahaan yang sempat dilihat oleh ReutersTechcrunch.com pernah menulis ComfortDelGro, operator taksi terbesar di Singapura, dikabarkan telah mengadakan pertemuan dengan GO-JEK tentang potensi kerjasama yang bisa menggantikan kesepakatan yang sebelumnya telah batal dilakukan bersama Uber.

Bangkrutnya Uber di Asia Tenggara membuka peluang GO-JEK mengambil lahan usaha yang sedianya digarap oleh Uber.

Go-Jek kini bernilai lebih dari US$4,5 miliar dan sudah menggalang investasi melampaui $2 miliar dari investor, seperti Google, Tencent, JD.com, Allianz, Astra International dan Meituan Dianping. Awalnya, Go-Jek memulai bisnis sebagai penyedia ojek saja tetapi merambah ke pengiriman barang dan pemesanan makanan.